AYOJAKARTA.COM – Ketua Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) RI Heddy Lugito, menjatuhkan sanksi kepada Ketua KPU Hasyim Asy'ari dan enam anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) lainnya.
DKPP memberikan sanksi kepada Hasyim dan rekan, terkait pelolosan Gibran Rakabuming Raka menjadi calon wakil presiden (cawapres) pada Pilpres 2024.
Capres nomor urut 1 Anies Baswedan memberikan respon terkait sanksi yang diberikan DKPP kepada beberapa anggota KPU tersebut.
Anies menyampaikan bahwa setiap kebaikan akan terlihat, begitu pula dengan keburukan yang nantinya akan terungkap.
"Prinsip yang kita semua sadari, sejak lama, becik ketitik olo ketoro, semua yang sifatnya baik nantinya akan terlihat, tapi semua yang sifatnya buruk nanti terlihat," ujar Anies, dikutip dari kanal YouTube METRO TV, Selasa, 6 Februari 2024.
Anies menilai bahwa keputusan DKPP adalah hal yang benar, dan ia juga mengingatkan terkait pentingnya menjaga etika.
"Kami berulang kali menyatakan pentingnya menjaga etika dan jangan dianggap enteng, karena itu saya menyampaikan apresiasi DKPP yang sudah berani untuk mengungkap senyatanya dan ini sebagai alarm,” ucap Anies.
Menurut Anies, hal seperti ini jangan sampai terulang kembali, baik itu saat pemilu maupun pasca pemilu.
"Sembilan hari lagi pemilu jangan sampai nanti di hari pemilu dan sesudah pemilu muncul masalah-masalah seperti ini lagi karena tidak bisa disembunyikan lagi," ucap Anies.
Selanjutnya, Anies juga mengatakan bahwa peringatan sudah banyak terlihat, terlebih dari petisi dan kritik yang disampaikan oleh berbagai universitas.
"Peringatan semua dan ini peringatan jangan sampai ada pelanggaran. Di kampus-kampus sudah menyuarakan dilucutinya demokrasi dan ini saatnya koreksi apa sedang terjadi supaya tidak kebablasan", ujar Anies.***

Share this article
Capres nomor urut 1 Anies Baswedan memberikan respon terkait sanksi yang diberikan DKPP kepada beberapa anggota KPU.