AYOJAKARTA.COM - Bantuan Sosial PKH dan BPNT Tahap 1 terus dicairkan kepada keluarga penerima manfaat yang terdaftar di DTKS Kemensos RI dan dinyatakan layak sebagai penerima bantuan.
Bansos PKH tahun 2024 diberikan kepada 10 juta KPM sedangkan BPNT disalurkan kepada 18,8 juta keluarga penerima manfaat.
Bansos Program Keluarga Harapan dan Bantuan Pangan Non Tunai dicairkan melalui KKS ATM Merah Putih Bank Himbara dan PT Pos Indonesia.
Pencarian bansos PKH dan BPNT sudah memasuki tahapan pertama di tahun 2024 dengan periode salur berbeda tergantung agen pencairannya.
Jika dicairkan melalui KKS ATM Merah Putih Bank Himbara (BRI, BNI, Mandiri dan BSI khusus untuk wilayah Provinsi Aceh) maka periode salur PKH Tahap 1 adalah bulan Januari-Februari 2024.
Jika dicairkan melalui PT Pos Indonesia maka periode salur PKH Tahap 1 adalah bulan Januari-Maret 2024.
Sedangkan untuk bansos BPNT 2024, periode penyaluran Tahap 1 yang dicairkan melalui PT Pos Indonesia maupun KKS adalah sama yaitu bulan Januari.
Untuk nominal pencairan bansos PKH Tahap 1 tahun 2024 ini dibagi menurut komponen pencairan, sebagai berikut:
1. Komponen anak SD Sederajat
- Pencairan KKS : Rp150 ribu
- Pencairan PT Pos Indonesia: Rp225 ribu
2. Komponen anak SMP Sederajat
- Pencairan KKS: Rp225 ribu
- Pencairan PT Pos Indonesia: Rp375 ribu
Baca Juga: HORE! Sebanyak 13.414 KPM Cair Bansos PKH BPNT Tahap 1 Hari Ini 19 Februari 2024, Daerah Mana Saja?
3. Komponen anak SMA/SMK Sederajat
- Pencairan KKS: Rp334 ribu
- Pencairan PT Pos Indonesia: Rp500 ribu
4. Komponen Lansia 60 tahun ke atas
- Pencairan KKS: Rp400 ribu
- Pencairan PT Pos Indonesia: Rp600ribu
5. Komponen Penyandang disabilitas berat
- Pencairan KKS: Rp400 ribu
- Pencairan PT Pos Indonesia: Rp600 ribu
6. Ibu Hamil
- Pencairan KKS: Rp500 ribu
- Pencairan PT Pos Indonesia: Rp750 ribu
Baca Juga: HORE! 13.414 KPM Bansos PKH dan BPNT Bahagia, Bansos Cair Double di Daerah Ini Lewat Pos Indonesia!
7. Anak Usia Dini (0-6 tahun)
- Pencairan KKS: Rp500 ribu
- Pencairan PT Pos Indonesia: Rp750 ribu
Sedangkan untuk pencairan bansos BPNT Tahap 1, nominal yang diterima KPM baik BPNT murni maupun KPM PKH+BPNT sebesar Rp200 ribu baik yang dicairkan melalui KKS maupun PT Pos Indonesia.
Dilansir AyoJakarta.com melalui unggahan video di kanal YouTube Diary Bansos (19/2/24), terpantau ada dua daerah yang menerima pencairan kembali dana bansos PKH dan BPNT Tahap 1 tahun 2024 melalui PT Pos Indonesia
Seperti contohnya di wilayah Kabupaten Banyuwangi, sebelumnya di tanggal 17 Februari 2024 ada 32.953 KPM menerima bansos PKH dan BPNT Tahap 1.
Rinciannya sebagai berikut:
- Kecamatan Kalibaru: 5.515 KPM
- Kecamatan Kalipuro: 6.419 KPM
- Kecamatan Genteng: 6.429 KPM
- Kecamatan Purwoharjo: 4.655 KPM
- Kecamatan Songgon: 6.027 KPM
- Kecamatan Sempu: 3.908 KPM
Untuk di hari Senin, 19 Februari 2024 juga ada pencairan kembali di beberapa kecamatan di wilayah Kabupaten Banyuwangi untuk lebih dari 13 ribu KPM PKH dan BPNT.
Selain di wilayah Kabupaten Banyuwangi, di Kabupaten Cirebon juga sudah menerima pencairan bansos PKH dan BPNT Tahap 1.
Ada beberapa KPM yang memposting telah menerima bansos PKH dan BPNT Tahap 1 melalui kantor pos dan titik komunitas baik di kantor kelurahan atau desa.
Untuk KPM BPNT murni menerima bansos sebesar Rp 200 ribu sedangkan KPM PKH menerima nominal bansos yang lebih bervariasi.
KPM ada yang menerima Rp600 ribu berarti memiliki komponen lansia 60 tahun ke atas satu orang atau penyandang disabilitas berat satu orang.
Ada juga KPM PKH+BPNT yang menerima uang tunai Rp950 ribu berarti memiliki komponen ibu hamil atau anak usia dini masing-masing satu orang sebesar Rp750 ribu dan pencairan bansos BPNT Tahap 1 Januari sebesar Rp200 ribu.
Pencairan PKH dan BPNT ini juga memberikan fasilitas pengantaran bansos kepada KPM yang berhalangan untuk mengambil bantuan misalnya lansia dengan sakit menahun dan penyandang disabilitas berat melalui transporter PT Pos Indonesia.
Selain pencairan di PT Pos Indonesia, KPM PKH murni, BPNT murni, dan PKH+BPNT yang pencairan bantuan melalui KKS juga banyak mendapatkan saldo masuk bansos PKH dan BPNT Tahap 1.
Nominal yang diterima bervariasi mulai dari Rp150 ribu hingga Rp500 ribu dan besaran yang diterima akan semakin tinggi apabila komponen yang dimiliki oleh KPM juga banyak (maksimal empat komponen untuk masing-masing KPM).
Apakah pencairan PKH dan BPNT Tahap 1 ini akan dicairkan bersama dengan BLT Mitigasi Risiko Pangan?
Informasi terkait kapan pencairan BLT dengan nominal Rp600 ribu ini belum diketahui secara pasti.
Akan tetapi Pemerintah sudah memberikan sinyal positif terkait dengan estimasi pencairan BLT Mitigasi akan disalurkan mulai akhir Februari atau awal Maret 2024.
Baca Juga: Banjir Bansos! Bantuan Sosial Cair Double Lagi Hari Ini, Bagaimana Soal BLT Mitigasi Risiko Pangan?
Oleh karena itu, bagi KPM PKH murni, BPNT murni dan PKH + BPNT sudah dinyatakan sebagai penerima bantuan PKH dan BPNT yang cair KKS tetapi belum menerima saldo bantuan maka dapat sesekali mengecek KKS bank Himbara Anda.
Jika sudah ada dana masuk melalui KKS maka segera transaksikan tarik tunaikan bisa melalui mesin ATM bank terdekat atau agen bank Himbara terkait.
Sedangkan Anda menerima pencairan bansos melalui PT Pos Indonesia maka dapat menunggu undangan resmi barcode pengambilan bantuan karena masih dilakukan secara bertahap.
Untuk mengambil dana pencairan bansos di kantor pos atau titik komunitas yang ditentukan maka jangan lupa untuk membawa undangan pencairan PT Pos Indonesia resmi barcode, KTP-el asli dan fotokopi KK.
Bagi KPM yang ingin mengetahui daftar penerima dan status pencairan bansos PKH dan BPNT Tahap 1 dapat memantau melalui laman Cek Bansos Kemensos RI yaitu https://cekbansos.kemensos.go.id.
Bisa juga bertanya kepada pendamping PKH atau operator desa terkait update daftar penerima dan status pencairan di SIKS-NG***

Share this article
Ada dua daerah yang bansos PKH BPNT cair hari ini 200-950 ribu, apakah termasuk wilayahmu? COba langsung cek.