Sekjen NasDem Bantah Pernyataan Istana tentang Surya Paloh Minta Bertemu Jokowi, Mana yang Jujur?

Pertemuan antara Ketua Umum Partai Nasdem, Surya Paloh, dengan Presiden Joko Widodo mendadak mencuri perhatian publik.
Pertemuan antara Ketua Umum Partai Nasdem, Surya Paloh, dengan Presiden Joko Widodo mendadak mencuri perhatian publik.

AYOJAKARTA.COM - Pertemuan antara Ketua Umum Partai Nasdem, Surya Paloh, dengan Presiden Joko Widodo mendadak mencuri perhatian publik.

Pasalnya penghitungan suara masih berlangsung, dan manuver-manuver ini memunculkan pertanyaan.

Apakah pertemuan elite politik ini untuk mencari teman koalisi untuk memastikan posisi mereka setelah hasil resmi diumumkan atau akan beroposisi

Terlebih pertemuan Surya Paloh dengan Jokowi ini menjadi sorotan karena hubungan keduanya sempat merenggang saat kontestasi pilpres beberapa waktu lalu.

Hubungan mereka sempat diwarnai ketegangan setelah deklarasi sepihak Anies Baswedan oleh Nasdem.

Meski pertemuan ini menimbulkan spekulasi, baik dari publik maupun pihak terkait, mengenai topik pembicaraan mereka, namun secara resmi disebutkan sebagai pertemuan silaturahmi.

Koordinator Staf Khusus Presiden, Ari Dwipayana, menjelaskan bahwa pertemuan ini adalah atas permintaan Surya Paloh.

Ari mengatakan betul presiden menerima Surya Paloh di Istana Merdeka. Sebelumnya Surya Paloh menyampaikan permohonan untuk menghadap Presiden.

Baca Juga: Beredar Gambar Daftar Menteri Kabinet Indonesia Emas: Ada nama Ridwan Kamil, AHY, Budiman Sudjatmiko, dan Maruarar Sirait

Sebagai tanggapan atas permohonan tersebut, presiden mengalokasikan waktu untuk menerima Surya Paloh malam hari di Istana Merdeka

Namun, pernyataan dari Sekretaris Jenderal Partai Nasdem, Hermawi Taslim, mengklaim bahwa Surya Paloh diundang oleh Jokowi untuk memenuhi undangan makan malam di Istana Negara.

Hal ini mengundang kebingungan terkait siapa yang sebenarnya menginisiasi pertemuan.

Berbagai tanggapan muncul dari berbagai pihak terkait pertemuan ini.

Jubir Tim Nasional Amin, Billy David, menyebut pertemuan ini tidak mengubah misinya sebagai agen perubahan.

"Mungkin Pak Surya Paloh yang beruntung nih dapat giliran yang pertama ya dan itu dilakukannya di ruang publik. Kita enggak diundang makan siang, enggak diundang makan malam, tapi dilakukan secara resmi. Kita tetap pada prinsip bahwa koalisi 01 adalah partai-partai yang berintegritas melihat bahwa partai koalisi ini tetap solid, tetap dalam arahan semangatnya ada di jalur perubahan," jelasnya dikutip dari Kompas TV, Selasa 20 Februari 2024.

Sementara Anies Baswedan, menilai pertemuan ini sebagai hal yang biasa-biasa saja.

"Saya tidak melihat ada perubahan sikap sikap tetap konsisten berada di dalam koalisi perubahan atau tidak. Saya selalu berkomunikasi, sama tidak ada tidak pergeseran pertemuan. Pertemuan itu sesuatu yang biasa-biasa," ujarnya.

Presiden Jokowi sendiri mengonfirmasi pertemuan ini dan menyatakan bahwa pertemuan ini merupakan langkah positif untuk menyatukan berbagai pihak.

Namun, ia menolak berkomentar lebih lanjut mengenai siapa yang menginisiasi pertemuan tersebut.

"Yang terpenting pertemuan Minggu malam itu bermanfaat untuk politik di Indonesia. Itu pertemuan politik biasa. Saya kira dua-duanya tidak perlu siapa yang mengundang, siapa yang diundang. Nggak perlu, yang paling penting memang ada pertemuan dan itu akan sangat bermanfaat bagi perpolitikan," jelas dia.

Ketua DPD PKB, Cucun Ahmad Syahrijal, mengungkapkan keheranannya terhadap pertemuan ini karena tidak ada koordinasi dengan ketua-ketua partai koalisi pendukung Anies Muhaimin.

Hingga saat ini, PKB belum menentukan sikap apakah akan bergabung dengan koalisi atau menjadi oposisi.

"Sampai sekarang rekapitulasi terkait Pilpres pun masih berjalan. Jadi tidak ada pembicaraan atau misalkan bicara dengan partai-partai koalisi kami untuk berbicara bagaimana terkait loncat ataupun bisa mengambil sikap sampai sekarang tidak ada pembicaraan terkait itu," tukas David.

Baca Juga: Hari Ini Hari Terakhir Pencairan PKH dan BPNT lewat Pos Indonesia, Segera Kunjungi Cabang Terdekat!

Dengan masih berlangsungnya proses rekapitulasi hasil pemungutan suara, keputusan partai-partai politik untuk menentukan posisi mereka di panggung politik Indonesia belum sepenuhnya terwujud.

Semua pihak masih menunggu hasil resmi dan terkait dengan itu, pembicaraan terkait koalisi atau oposisi belum dapat dilakukan secara pasti.

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# SURYA PALOH
# NasDem
# Joko Widodo
# Jokowi

News Update

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.