AYOJAKARTA.COM — Pendaftaran calon mahasiswa baru Universitas Brawijaya (UB) tahun akademik 2024/2025 sudah dibuka melalui seleksi SNPMB.
SNPMB UB dibuka melalui pendaftaran seleksi jalur SNBP tanggal 14-28 Februari 2024 dan jalur UTBK SNBT tanggal 21 Maret-5 April 2024.
Untuk penerimaan calon mahasiswa baru Universitas Brawijaya UB jalur Mandiri diprediksi dibuka mulai bulan Mei 2024.
Biasanya, sebelum mendaftar seleksi calon mahasiswa baru di Universitas Brawijaya, para pendaftar seleksi aktif mencari informasi terkait bagaimana peluang kelulusan peminatan jurusan, prospek kerja lulusan, hingga berapa biaya kuliah yang harus dibayar mulai dari masuk hingga lulus nantinya.
Salah satu jurusan dengan jumlah peminat terbanyak setiap tahunnya di Universitas Brawijaya adalah jurusan S1 Kedokteran.
Jurusan Kedokteran UB di bawah naungan Fakultas Kedokteran yang memiliki jurusan atau program studi dari S1 hingga S3 pada ilmu kedokteran.
Ada 18 program pendidikan dokter spesialis yang dapat ditempuh ketika telah mendapatkan gelar profesi dokter.
Beberapa program pendidikan di Jurusan S1 Kedokteran antara lain anestesiologi dan terapi intensif, ilmu bedah, orthopedi dan traumatology, obstetri dan ginekologi, ilmu kesehatan anak, dermatologi dan venereology, penyakit dalam, jantung dan pembuluh darah, ophthalmology, pulmonologi dan kedokteran respirasi, neurologi, dan lain sebagainya.
Jurusan Kedokteran UB memiliki biaya kuliah yang terbilang sangat tinggi. Walaupun demikian, Universitas Brawijaya memberlakukan sistem biaya kuliah UKT (Uang Kuliah Tunggal) bagi calon mahasiswa yang diterima baik melalui jalur SNBP, UTBK SNBT, maupun Mandiri.
Perbedaannya jika melalui seleksi jalur Mandiri maka calon mahasiswa masih diharuskan untuk membayar IPI (Iuran Pengembangan Institusi) saat awal masuk dan diterima menjadi mahasiswa UB.
Lalu berapakah biaya perkuliahan jurusan S1 Kedokteran UB baik melalui jalur SNBP, UTBK SNBT, maupun Mandiri?
Biaya perkuliahan jurusan S1 Kedokteran di Universitas Brawijaya terbagi menjadi 8 kelompok. Mulai dari biaya terendah Rp500 ribu hingga yang tertinggi mencapai Rp24 juta.
Penetapan rincian biaya perkuliahan jurusan S1 Kedokteran didasarkan dari biaya UKT Jalur SNBT (Seleksi Nasional Berdasar Tes) 2023.
Baca Juga: Prodi Baru, Segini Biaya Kuliah Jurusan Kedokteran Umum di IPB Tahun 2024, Lengkap UKT dan BPIF
Berikut biaya UKT per kelompok jurusan S1 Kedokteran Universitas Brawijaya (UB):
Kelompok 1 : Rp500.000
Kelompok 2 : Rp1.000.000
Kelompok 3 : Rp8.870.000
Kelompok 4 : Rp19.160.000
Kelompok 5 : Rp20.305.000
Kelompok 6 : Rp23.450.000
Kelompok 7 : Rp23.800.000
Kelompok 8 : Rp24.000.000
Sesangkan bagi mahasiswa yang mengikuti seleksi penerimaan calon mahasiswa baru melalui jalur Mandiri (SMUB), perlu menyiapkan biaya perkuliahan yang lebih banyak.
Salah satunya mahasiswa diwajibkan untuk membayar Iuran Pengembangan Institusi (IPI) yang dibayar satu kali saja saat masuk kuliah.
Besaran atau nominal IPI setiap mahasiswa yang masuk melalui jalur Mandiri berbeda dikategorikan menjadi empat kelompok yaitu dari kelompok 5 sampai kelompok 8.
Berikut biaya IPI per kelompok untuk jalur seleksi mandiri penerimaan mahasiswa baru di Universitas Brawijaya:
Kelompok 4 : Rp150.000.000
Kelompok 5 : Rp165.000.000
Kelompok 6 : Rp175.000.000
Kelompok 7 : Rp200.000.000
Kelompok 8 : Rp225.000.000
***

Share this article
Pendaftaran calon mahasiswa baru Universitas Brawijaya (UB) tahun akademik 2024/2025 sudah dibuka melalui seleksi SNPMB.