AYOJAKARTA.COM — Bansos pemerintah MRP (Mitigasi Risiko Pangan) tahun 2024 sekarang menjadi bantuan sosial paling ditunggu pencariannya.
MRP Mitigasi Risiko Pangan 2024 menjadi bantuan sosial tambahan selain bansos reguler seperti PKH dan BPNT.
Bansos MRP disalurkan dalam bentuk barang dengan agen penyalur adalah PT Pos Indonesia atau bertempat di titik komunitas yang telah ditentukan.
Update terbaru sampai 23 Februari 2024, pemerintah terus mencairkan dan menyalurkan bansos baik bantuan berupa uang dan maupun bahan pokok pangan.
Selain penyaluran Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tahap 1 mulai akhir Januari 2024, pemerintah juga akan mencairkan bansos tambahan untuk periode salur Januari-Maret.
Baca Juga: Kabar Buruk, Satu Jenis Bansos Kemungkinan Akan Dihentikan Setelah Juni Karena Faktor Ini
Bansos tambahan tersebut terdiri bansos Mitigasi Kerawanan Pangan berupa beras 10 kg dan BLT Mitigasi Risiko Pangan berupa dana bantuan Rp600 ribu.
Sebagai informasi, BLT Mitigasi Risiko Pangan merupakan bansos tambahan Kemensos yang disalurkan kepada 18,8 juta KPM di untuk kuartal pertama tahun 2024.
Sedangkan, bansos MRP Cadangan Beras Pemerintah 10 kg dikelola oleh Bapanas dan Perum Bulog yang disalurkan kepada 22 juta KPM
Bansos BLT Mitigasi Risiko Pangan dicairkan saat memasuki Ramadhan di bulan Maret 2024 seperti penjelasan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Erlangga Hartanto.
Sedangkan untuk akhir bulan Februari ini, pemerintah sudah resmi menyalurkan bansos MRP Cadangan Beras Pemerintah 10 kg tahap 2 kepada KPM yang terdata di desil P3KE Kemenko PMK.
Mengingat, dampak buruk sangat dirasakan pasca Fenomena El Nino, sehingga mengubah masa tanam komoditas pangan dan waktu panen serta sehingga banyak lahan pertanian uang gagal panen.
Selain itu, lonjakan harga pangan di pasaran yang kian signifikan misalnya harga beras per kilogram mencapai Rp16 ribu, membuat sebagian besar masyarakat kurang mampu mengalami kesulitan di dalam mencukupi kebutuhan pangan.
Oleh karena itu, Kemensos berkoordinasi dengan Bapanas dan Perum Bulog kembali menyalurkan bansos mitigasi kerawanan pangan, bukan dalam bentuk uang tunai senilai Rp600 ribu seperti BLT Mitigasi, melainkan berupa bantuan beras 10 kg.
Dilansir AyoJakarta.com melalui unggahan video di kanal YouTube Diary Bansos (23/2/24), program bantuan Mitigasi Kerawanan Pangan berupa Cadangan Beras Pangan 10 kg untuk tahap 2 di bulan Februari 2024 sudah disalurkan di beberapa daerah.
Seperti contohnya di Kabupaten Cilacap. Pemerintah Desa Panisihan, Kecamatan Maos, Kabupaten Cilacap telah menyalurkan bansos Cadangan Beras Pemerintah (CBP) 10kg alokasi bulan Februari 2024 pada Rabu,21 Februari 2024.
Bertempat di halaman Balai Desa Panisihan, tercatat ada 309 KPM (Keluarga Penerimaan Manfaat) yang menerima bantuan ini.
MRP berupa CBP 10 kg ini dibagikan oleh PT Pos Indonesia melalui kantor pos atau titik komunitas (kantor kelurahan atau balai desa).
Mekanisme penyalurannya dari pihak transporter PT Pos Indonesia mengambil CBP 10 kg di Gudang Bulog wilayah setempat, kemudian pihak transporter akan membagikan kepada KPM baik di kantor pos maupun titik komunitas di daerah domisili masing-masing.
Jika penerima bansos MRP berhalangan hadir karena sudah lansia dengan penyakit menahun atau penyandang disabilitas berat, pihak transporter PT Pos Indonesia akan mengantarkan bantuan langsung berupa CBP 10 kg ke alamat rumah domisili masing-masing.
Oleh karena itu, bagi KPM yang tercatat dalam data P3KE (Percepatan Pensasaran Penghapusan Kemiskinan Ekstrem) Kemenko PMK yang belum menerima undangan penyaluran bansos MRP berupa CBP 10 kg, harap bersabar karena masih dilakukan secara bertahap.
Jika sudah menerima undangan PT Pos Indonesia resmi barcode, bisa segera mengambil bansos MRP berupa cadangan beras pemerintah 10 kg, dengan membawa undangan resmi pos, KTP asli dan Kartu Keluarga. ***

Share this article
Bansos pemerintah MRP (Mitigasi Risiko Pangan) tahun 2024 sekarang menjadi bantuan sosial paling ditunggu terkait pencariannya.