Ditanya soal Bukti Kecurangan Pemilu 2024, Timnas AMIN: Kalau Kita Beberkan Sekarang Itu Namanya Bodoh

Timnas AMIN mengatakan bahwa pihaknya memiliki berbagai bukti terkait dugaan kecurangan pada Pemilu 2024.
Timnas AMIN mengatakan bahwa pihaknya memiliki berbagai bukti terkait dugaan kecurangan pada Pemilu 2024.

AYOJAKARTA.COM – Dugaan kecerungan pada Pemilu 2024 masih terus digaungkan oleh berbagai pihak.

Salah satu pihak yang menduga adanya kecurangan dalam Pemilu 2024 ialah kubu paslon 01 Tim Pemenangan Nasional Anies-Muhaimin (Timnas AMIN).

Timnas AMIN mengatakan bahwa pihaknya memiliki berbagai bukti terkait dugaan kecurangan pada Pemilu 2024.

“Kalau kita mau bertempur buktinya kita beberkan sekarang itu namanya bodoh,” ucap Refly Harun selaku Anggota Dewan Pakar Timnas AMIN, dikutip dari YouTube Official iNews, Kamis, 29 Februari 2024.

Baca Juga: AMIN dan GAMA Ungkap 5 Pernyataan Sikap, Mulai dari Pemilu hingga Menuntut Pemakzulan Terhadap Presiden Jokowi

Terkait bukti-bukti, Harun menyampaikan bahwa hal tersebut masih disimpan dan akan ditunjukan pada waktu yang tepat.

“Bukti itu kita kasih clue, nah nanti pada waktunya di Mahkamah Konstitusi, di Panitia angket, bukti itu dibeberkan,” ucap Harun.

Namun jika masyarakat menginginkan bukti-bukti kecurangan, maka bisa melihat dari berbagai media.

“Tapi kalau Anda penasaran sedikit-sedikit misalnya ya baca aja Majalah Tempo (edisi 19 Februari),” ucapnya.

Baca Juga: Hak Angket Cara Ungkap Kecurangan dalam Pemilu, Ganjar Pranowo: Kalau Merasa Benar Nggak Perlu Takut

Harun juga merekomendasikan video YouTube beberapa waktu lalu yang sempat ramai di bicarakan oleh berbagai pihak, yaitu Dirty Vote.

“Kemudian nonton saja Bocor Alus dan kemudian juga nonton saja Dirty Vote,” ujar Harun.

Menurut Harun, berbagai bukti tersebut sudah cukup untuk menunjukan adanya kecurangan pada Pemilu 2024.

“Itu kan sebuah indikasi bahwa yang namanya kecurangan Pemilu itu ada, dan itu tidak hanya soal saat pencoblosan ke atas, tapi sebelum pencoblosan, bahkan kalau kita tarik barangkali sejak 2020-2021 sudah ada nuansa seperti itu,” tuturnya.

Baca Juga: Pemilu 2024 Dinilai Banyak Kekurangan, Ganjar: Banyak Komplain, Mulai dari Persentase hingga Sirekap

Kemudian, Harun menilai bahwa yang disampaikan oleh Tempo sudah cukup menjelaskan kebenaran yang terjadi, dan ini semakin diperkuat lantaran tidak ada bantahan dari pihak yang dituduhkan.

“Kalau seandainya misalnya apa yang dituliskan itu tidak benar, dibantah mestinya kan, ada hak jawab, tapi kan kita tahu tidak ada bantahan selama ini ketika Tempo menulis tentang keterlibatan istana dalam pemenangan 02 misalnya,” ucapnya.

Untuk mengatasi permasalah ini Harun mengatakan akan menempuh dua jalur, yaitu melalui Mahkamah Konstitusi (MK) dan juga hak angket DPR.

Dengan adanya hak angket, Harun mengatakan dapat meminta dengan paksa para menteri untuk memberikan jawaban terkait penyelidikan.

“kalau dia tidak mau datang bisa dipaksa untuk datang, jadi ada hak untuk memaksa,” ucapnya.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Timnas AMIN
# kecurangan pemilu
# Pemilu 2024

News Update

News

Peringatan Serius! BMKG Sebut Es Abadi Puncak Jaya Papua Diprediksi Hilang Total pada Akhir 2026 Tersisa 2 Persen Saja

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memberikan peringatan serius bahwa lapisan es abadi di Puncak Jaya, Papua, berpotensi lenyap sepenuhnya pada akhir tahun 2026 atau awal 2027.

Tangerang

232 Warga Harus Mengungsi Akibat Kebakaran TPA Jatiwaringin yang Belum Padam Selama 6 Hari!

Kebakaran hebat yang melanda Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, masih belum berhasil dipadamkan sepenuhnya hingga Minggu, 5 Juli 2026.

Viral

Banyak Dikritik, Bakom RI Buka Suara Soal Penunjukan Komisaris BUMN: Strategi Pemerintah dan Perspektif Baru

Penunjukan sejumlah nama untuk mengisi kursi komisaris di beberapa Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tengah menjadi sorotan hangat.

Tangerang

Sempat Disanksi Tahun Lalu, KLH Bakal Usut Tuntas Penyebab Kebakaran TPA Jatiwaringin!

Kementerian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) memastikan akan melakukan penyelidikan mendalam terkait penyebab kebakaran hebat yang melanda Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kabupaten Tangerang.

Jakarta Selatan

WNA Kembali 'Camping' di Trotoar UNHCR Jaksel, Pramono Anung: Kami akan Segera Tertibkan!

tepat di belakang kantor Komisioner Perserikatan Bangsa-Bangsa Urusan Pengungsi (UNHCR), sejumlah WNA tampak menggelar tikar di pinggir jalan dan trotoar pada Minggu, 5 Juli 2026.

Tangerang

Sudah 6 Hari, Kebakaran TPA Jatiwaringin Baru Padam 40 Persen! Akan Tambah Helikopter Water Bombing

Memasuki hari keenam, kebakaran hebat yang melanda Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kabupaten Tangerang, masih belum sepenuhnya padam.

Metropolitan

Darurat Sampah! Pemprov DKI akan Tutup TPST Bantargebang Mulai 1 Agustus 2026

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta diketahui akan menghentikan sistem pembuangan terbuka (open dumping) di Bantargebang mulai 1 Agustus 2026.

Jakarta Selatan

Bukan di JPO! Pramono Anung Beberkan Alasan Lokasi Jembatan 'Gembok Cinta' Rasuna Said di Atas Kali Cideng

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, beberkan lokasi pasti pembangunan jembatan 'Gembok Cinta' yang akan menghiasi kawasan Rasuna Said, Jakarta Selatan.

News

Dukung Program Pemerintahan Pusat, Pramono Anung Siapkan 8 Hektare Lahan untuk Sekolah Rakyat di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyatakan kesiapannya untuk menyediakan lahan guna pembangunan sekolah rakyat berasrama.

Metropolitan

Puncak Kemarau Agustus 2026, Pemprov DKI Jakarta Jamin Stok Air Bersih Aman!

Memasuki musim kemarau, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta jamin ketersediaan stok air bersih bagi warga Ibu Kota.

Jakarta Selatan

Pengungsi WNA di Trotoar Setiabudi Jaksel Viral di Medsos, Pramono Anung Siap Tindak Tegas

Pramono mengatakan Pemprov DKI Jakarta siap menindak tegas 'markas' pengungsian yang dinilai mengganggu fasilitas pejalan kaki.

Metropolitan

Warga Depok Siap-siap! Transjabodetabek Direncanakan Tambah 5 Rute Perjalanan, Ini Bocorannya

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan, pihaknya bersama Pemkot Depok akan membahas rencana ini dalam waktu dekat.

Metropolitan

DTKJ Usulkan Kenaikan Tarif Transportasi Umum jadi 2 Kategori, Transjakarta Rp5 Ribu-Transjabodetabek Rp10 Ribu

Usulan ini sebagai langkah untuk menjaga keberlanjutan layanan transportasi umum sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan bagi masyarakat.

Nasional

Cara Daftar Program Magang Nasinal 2026 Angkatan 2 yang akan Dibuka pada 15 Juli 2026

Untuk daftar Magang Nasional 2026 kamu bisa buka sistus web siapkerja.kemnaker.go.id, jika belum memiliki silahkan daftar terlebih dahulu.

Metropolitan

Naik Mikrotrans Diusulkan Tak Gratis Lagi, Segini Bocoran Tarifnya

Ketua DTKJ Sugihardjo menyebut tarif Mikrotrans dapat dipatok sekitar Rp2 ribu per perjalanan.

Metropolitan

DTKJ Usulkan Tarif Langganan Transjakarta Rp200 Ribu per Bulan untuk Dorong Masyarakat Beralih ke Transportasi Umum

Skema ini dinilai dapat adi solusi untuk mengurangi ketergantungan warga terhadap kendaraan pribadi dan membantu mengatasi kemacetan di Ibu Kota.

Ekonomi

Bukan Lagi 200 Hari, Pendaftaran Bansos Kini Cuma Butuh Waktu 2 Menit Saja

Saat ini pemerintah sedang mempercepat Digitalisasi Perlindungan Sosial (Perlinsos) melalui Identitas Kependudukan Digital (IKD).

Metropolitan

Siap-siap! DKI Jakarta akan Punya Sejumlah Flyover Baru untuk Urai Kemacetan, Ini Lokasi yang Masuk Daftar Prioritas

Pemprov DKI Jakarta terus memperkuat upaya mengatasi kemacetan melalui pembangunan infrastruktur transportasi, salah satunya adalah flyover.

Metropolitan

Program Kesehatan dan Pendidikan jadi Prioritas Pemprov DKI, Pramono: Anggaran Tidak Dipangkas, Malah Harus Ditambah!

Pemprov DKI Jakarta berupaya agar anggaran untuk kedua program tersebut tidak dipangkas, justru harus ditambah.

Metropolitan

Pramono Anung Pastikan Pemprov DKI Dukung Penuh Sekolah Rakyat, Siapkan Asrama untuk 1.000 Siswa

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung berharap program Sekolah Rakyat ini nantinya bisa jadi investasi jangka panjang bagi anak-anak.