AYOJAKARTA.COM – Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan RI (Menko Polhukam) sekaligus cawapres 03 Mahfud MD turut menanggapi terkait program makan siang gratis yang telah didiskusikan.
Sebelumnya program makan siang gratis tersebut diusung oleh pasangan calon (Paslon) nomor urut 02 Prabowo-Gibran.
Namun program ini langsung dibahas dalam rapat RAPBN 2025 mendatang, sehingga dinilai kurang etis oleh pejabat publik.
Menyikapi hal tersebut, calon wakil presiden nomor urut 03, Mahfud MD turut berkomentar dimana seharusnya program tersebut tidak dibicarakan saat ini.
Mahfud MD mengatakan seharusnya program makan siang gratis tersebut dibahas saat presiden baru, baik itu Ganjar, Anies, maupun Prabowo telah dilantik.
“Ya kan saya sudah bilang waktu di peluncuran buku nya Budiman itu, seharusnya itu tidak dibicarakan sekarang, menunggu nanti presiden baru misalnya pak Ganjar yang dilantik, atau pak Anies, atau pak Prabowo gitu,” komentar Mahfud MD.
Baca Juga: Arti Kata Pejet dalam Bahasa Gaul yang Viral di TikTok, Tren Anak Paling Pejet Artinya Begini
Mahfud MD juga mengatakan bahwa program makan siang gratis tersebut dapat dibahas sesudah pelantikan, yakni sesudah tanggal 20 Oktober. Dalam Hal ini dikarenakan agar lebih etis jika dibahas setelah pelantikan Presiden baru nantinya.
“Menunggu itu artinya menunggu sesudah 20 Oktober agar lebih etis, kan itu,” kata mantan Ketua MK, Mahfud MD.
Disamping itu, Mahfud MD juga mengatakan kalau saat ini isu yang beredar sudah tidak terkoordinasi lagi.
Pasalnya antara Presiden RI Joko Widodo dengan para menterinya di kabinet berbicara sudah berbeda-beda dan sudah bermacam-macam, tidak satu arah lagi.
Baca Juga: Tes IQ: Asah Kemampuan Observasi, Cari 3 Perbedaan pada Gambar Ikan Ini, Ketemu Tidak?
“Jadi sekarang ini bicara udah beda-beda Presiden bilang enggak bicarakan itu, menterinya bilang iya, macam-macam sudah, karena ini sudah mulai tidak terkoordinasi lagi isu nya,” kata Mahfud MD.
Selain itu, Mahfud MD juga turut menanggapi terkait program makan siang gratis yang ditugaskan kepada Menteri Perekonomian nantinya.
Mahfud MD menyebutkan terkait Menteri mana yang akan ditugasi terkait makan siang gratis ini terserah kepada presiden terpilih, siapa saja bisa melaksanakan program tersebut.
“Ya terserah saja, kepada presiden terpilih,” tutup cawapres nomor urut 03, Mahfud MD.***

Share this article
Mahfud MD tanggapi persoalan simulasi makan siang gratis dari paslon Prabowo-Gibran yang sudah dibahas dalam RAPBN Tahun 2025.