AYOJAKARTA.COM - Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD melihat ada hal konyol dalam kasus pembunuhan Vina.
Seperti yang diketahui, saat ini kasus pembunuhan Vina kembali diusut oleh pihak kepolisian lantaran hingga kini belum ditemukan siapa pelaku utama dalam perkara tersebut.
Mahfud MD mengatakan bahwa berdasarkan rilis yang diumumkan kepolisian bahwa DPO kasus pembunuhan Vina berjumlah tiga orang.
Sementara, saat ini pihak kepolisian telah menangkap satu orang terduga pelaku bernama Pegi Setiawan.
Baca Juga: Selamat! 3.622 Peserta SNBT 2024 di UM Berhasil Lolos, Ini 10 Jurusan S1 dengan Peminat Terbanyak
Akan tetapi, kemunculan Pegi Setiawan diragukan lantaran ada sosok lain yang juga diduga sebagai Pegi.
“Konyolnya lagi padahal dulu resmi di dalam berita acara, resmi di dalam rilis yang diumumkan bahwa buron 3 orang. Sekarang sudah mulai ketahuan ada dua masalah. Satu, Pegi ditangkap sementara mulai muncul kesaksian bahwa orangnya bukan itu dan Peginya sendiri mengaku nggak tahu Pegi yang sekarang ditangkap,” kata Mahfud dikutip dari kanal YouTube Mahfud MD Official pada Rabu (12/6/2024).
“Apakah Pegi ini namanya yang sekarang ada? Apakah ini bukan sekedar kambing hitam?” sambungnya.
Selain adanya keraguan terhadap Pegi Setiawan, Mahfud MD juga menyoroti dua DPO yang dikatakan salah sebut.
Mahfud pun heran mengapa bisa asal sebut jika kepolisian sudah menyelidiki kasus tersebut sejak lama.
Seperti yang diketahui, beberapa waktu lalu pihak kepolisian telah menghapus dua DPO dalam kasus Vina.
Sehingga kini polisi menetapkan hanya ada satu DPO dan sudah ditangkap yaitu Pegi Setiawan.
Akan tetapi, ia menyebut Pegi Setiawan yang sudah ditangkap pun diragukan apakah benar pelaku pembunuhan Vina atau bukan.
“Lalu yang kedua, dua orang yang buron ini kok sekarang dibilang dulu salah sebut. Mana ada orang sudah menyelidiki lama kok salah sebut? Sehingga lalu dianggap nggak ada, hanya satu hanya Pegi, itu pun diragukan,” ujarnya.***

Share this article
Mahfud MD mengatakan jika dari rilis yang diumumkan, DPO kasus pembunuhan Vina saat itu ada tiga orang.