AYOJAKARTA.COM - Aldi, adik dari Eka Sandi berhasil lolos dari kasus pembunuhan Vina dan Eki di Cirebon.
Adik dari Eka Sandi itu pun menceritakan bagaimana dia akhirnya bisa lolos dari jeratan kasus pembunuhan Vina dan Eki.
Sama seperti yang lainnya, adik Eka Sandi, Aldi mengaku mendapatkan kekerasan saat diperiksa oleh penyidik dalam kasus Vina-Eki.
Baca Juga: Jualan di WhatsApp Makin Cuan! Pelajari 5 Strategi Jitu Ini untuk Pemula Tahun 2024
Dikutip Ayojakarta dari YouTube Uya Kuya TV, Aldi mengaku bahwa dirinya dipukul bahkan tahanan yang berada di dalam lapas sengaja dilepaksan untuk memukulinya.
Tak sampai disitu, Aldi bahkan mengaku matanya sampai dibalsem hingga dipukul menggunakan gembok tahanan agar mengaku bersalah.
“Dimassa lagi pak, tahanan aja sampai dilepasin dari sel buat mukulin, mata saya dikasih balsem sampai dibak*r rambutnya,” kata Aldi.
“Habis itu dimasukin ke penjara, gembok sel dipukulin ke kepala,” kata Aldi menambahkan.
Beruntung dirinya bisa lolos dari kasus tersebut, hanya saja sang kakak, Eka Sandi terpaksa harus mendekam di dalam penjara.
Adik Eka Sandi pun tak kuasa menahan tangis ketika mengingat kembali betapa pedihnya penyiksaan yang diterimanya saat itu.
“Saya sampai kaya mau mati, satu bulan baru saya sembuh makan aja saya nggak bisa, rumah sampai hilang,” kata Aldi.
Baca Juga: Binus Jadi PTS Terbaik, CEK! 26 Universitas Terbaik Indonesia Menurut Times Higher Education 2024
Tak hanya itu, rumah orang tuanya pun sampai harus dijual untuk membayar pengacara untuk menangani kasus tersebut.
“Jual rumah buat bayar pengacara,” kata Yunani ibu dari Eki Sandi.
Uang dari hasil penjualan rumah itu digunakan untuk membayar pengacara senilai Rp 40 juta.
Pengacara itupun menjanjikan akan membebaskan Eka namun nyatanya Eka Sandu dan terpidana lainnya justru divonis hukuman penjara seumur hidup.
"Nanti juga keluar, pasti keluar. Ternyata gak, hukuman seumur hidup. Saya gak nanya, orang miskin gak mungkin nanya orang kaya," kata Yunani.***

Share this article
Adik dari Eka Sandi itu pun menceritakan bagaimana dia akhirnya bisa lolos dari jeratan kasus pembunuhan Vina dan Eki.