Jamin Ginting Sebut Penetapan Tersangka Pegi Setiawan dalam Kasus Vina Cirebon Tidak Sah Karena Tidak Ada Bukti Ini

Jamin Ginting berikan tanggapan tidak sahnya penetapan tersangka Pegi Setiawan dalam kasus Vina Cirebon, simak selengkapnya disini.
Jamin Ginting berikan tanggapan tidak sahnya penetapan tersangka Pegi Setiawan dalam kasus Vina Cirebon, simak selengkapnya disini.

AYOJAKARTA.COM -- Pakar hukum pidana, Jamin Ginting menyatakan bahwa penetapan Pegi Setiawan sebagai tersangka dalam kasus Vina Cirebon bisa dianggap tidak sah.

Menurut Jamin Ginting, penetapan tersangka ini bisa dinilai cacat prosedur dan tidak didukung oleh bukti yang cukup.

Merujuk pada Pasal 77 KUHAP dan Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 21/PUU-XII/2014 yang menegaskan bahwa penetapan tersangka harus berdasarkan dua alat bukti yang sah.

Baca Juga: Janggal! Saksi Kunci Kasus Vina Cirebon Akui Dapat Intimidasi 3 Oknum Mengaku Aparat, Pengacara Pegi Akan Tetap Ambil Langkah Ini...

Dalam kasus ini, Ginting menilai dua alat bukti yang digunakan untuk menjerat Pegi Setiawan tidak memiliki validitas yang memadai.

“Contohnya dalam menetapkan tersangka dia perlu dua alat bukti sebagaimana dimaksud dalam pasal 184 ternyata 2 alat bukti yang ditetapkan untuk menyertakan tersangka tersebut tidak mempunyai validita,” ujar Jamin Ginting dikutip Ayojakarta.com dari kanal YouTube KOMPASTV pada Senin, 1 Juli 2024.

Secara jumlah, alat bukti yang digunakan tidak cukup dan secara kualitas buktinya juga tidak cukup.

Lebih lanjut, Ginting mempertanyakan bukti ilmiah yang digunakan untuk menghubungkan Pegi Setiawan dengan kasus tersebut.

Baca Juga: Praperadilan Kasus Vina Cirebon Dimulai, Nasib Pegi Setiawan Cianjur Terpojok Usai Dilaporkan Herwanto Nurmansyah

“Apakah ada scientific evidence yang menunjukkan bahwa mohon maaf ya waktu dilakukan pemerkosaan itu ada sperma yang bisa sama dengan sperma milik Pegi Setiawan?,” terangnya.

Ginting menyebut bahwa harus ada scientific evidence yang menunjukkan bahwa DNA sperma tersebut dari Pegi Perong atau sama dengan Pegi Setiawan sekarang.

Ketidakadaan bukti ilmiah ini, menurut Ginting, memperkuat argumen bahwa Pegi Setiawan bukan pelaku sebenarnya.

“Ada enggak spermanya kalau enggak ada berarti tidak terbukti selama ini kalau dia melakukan pemerkosaan dan dia bukan Pegi Setiawan, pelaku yang harus dicari lagi adalah Pegi Perong yang sebenarnya ada dalam keputusan tersebut,” tegas Ginting.

Baca Juga: Jalani Sidang Perdana Praperadilan, Berikut Jadwal Sidang Pegi Setiawan Tersangka Kasus Vina Cirebon

Ginting menekankan pentingnya investigasi ilmiah dalam kasus-kasus seperti ini, terutama yang melibatkan tindak pidana pembunuhan.

Penetapan tersangka yang tidak didasarkan pada bukti yang kuat dapat berakibat fatal bagi orang yang tidak bersalah.

Kasus ini menjadi pengingat bagi penegak hukum untuk selalu berhati-hati dalam menetapkan tersangka.

Baca Juga: Soal Terduga Pelaku Kasus Vina Cirebon, Herwanto Nurmansyah Ungkap Lebih Yakin ke Pegi Setiawan Cianjur! Kenapa?

Penetapan tersangka harus didasarkan pada bukti yang kuat dan sah, dan tidak boleh dilakukan secara serampangan.

“Jadi kalau enggak bisa dibuktikan maka penetapan tersangkanya dianggap tidak sah,” pungkasnya.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Pegi Setiawan
# Vina Cirebon
# Jamin Ginting

News Update

Metropolitan

Soal Sekolah Rusak di Jakarta, Pramono Anung Buka Opsi Perbaikan Pakai Dana CSR hingga KLB!

Pemprov DKI Jakarta tengah menyiapkan langkah taktis untuk mempercepat perbaikan gedung sekolah yang rusak di ibu kota.

Metropolitan

Dominasi 63 Persen Mobil Listrik Nasional Ada di Jakarta, Bapenda DKI: Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Insentif Pajak

Secara total, potensi kehilangan penerimaan pajak daerah Jakarta dari sektor ini diperkirakan mencapai Rp 2 triliun

Metropolitan

Partisipasi Angkatan Kerja Meningkat, Pemprov DKI: 5,2 Juta Warga Kini Sudah Bekerja

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencatatkan tren positif pada sektor ketenagakerjaan di tahun 2026.

Metropolitan

Jakarta Makin Terkoneksi! Pengguna Transportasi Umum Tembus 230 Juta Orang, Ekonomi Ikut Melejit

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah pengguna Transjakarta, MRT, dan LRT mencapai angka 230,8 juta orang.

Jakarta Timur

Cegah Kemacetan Parah, Sudinhub Jaktim Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI Cakung

Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas sementara di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI, Cakung.

Bisnis

Kenalkan Dunia Aviasi Sejak Dini, Intip Aksi Seru Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Hari Anak Nasional 2026

Pertamina Patra Niaga Regional JBB sambut Hari Anak Nasional 2026 lewat Program TAMASYA di Bandung! Kenalkan dunia aviasi dan profesi CRO.

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.