AYOJAKARTA.COM – Setelah dibebaskan dari tuduhan sebagai tersangka oleh Hakim Eman Sulaiman, kini nama Pegi Setiawan semakin banyak dikenal publik.
Dalam sebuah podcast bersama jurnalis senior Insan Sadono dan Ahli Psikologi Forensik Reza Indragiri, Pegi Setiawan menceritakan kronologi penangkapan dirinya hingga dinyatakan bebas.
Pegi Setiawan bercerita dari banyaknya penyidik yang menuduhnya sebagai pelaku kasus pembunuhan Vina dan Eki beberapa waktu lalu, ada satu orang dari pihak kepolisian yang memberikan nasihat kepada dirinya untuk terus bersikap jujur.
Disebutkan Pegi Setiawan, orang yang memberi nasihat tersebut merupakan Wakil Direktur Tahanan dan Barang Bukti (Wadir Tahti) Polda Jawa Barat.
Mantan tersangka dalam kasus Vina ini mengaku mengetahui ia adalah Wadir Tahti karena diperkenalkan pihak penyidik saat pertama kali masuk sel tahanan.
Pegi Setiawan mengatakan bahwa orang pertama yang mengabarkannya bebas dari sel tahanan yaitu Wadir Tahti Polda Jabar yang bernama Agus.
“Namanya Agus tapi saya nggak tau nama lengkapnya siapa, dia perkenalkan diri sebagai Wadir Tahti,” ucap Pegi Setiawan dikutip ayojakarta.com dari YouTube Diskursus Net, pada Sabtu, 13 Juli 2024.
Diakui Pegi Setiawan, Wadir Tahti ini merupakan orang yang selalu memberikan motivasi pada semua tahanan.
Baca Juga: Meninggal 8 Tahun Lalu, Facebook Lama Vina Cirebon Tiba-tiba Muncul Lagi, Bikin Status Begini
Bahkan saat ia dinyatakan bebas, Wadir Tahti memberikan pesan-pesan kepada seluruh tahanan untuk terus bersikap jujur.
“Untuk yang lain kalau kalian benar tetap pertahankan kebenaran dan untuk yang salah kalian harus akui kesalahan kalian,” kata Pegi Setiawan menirukan perkataan Wadir Tahti.
Reza Indragiri yang mendengar cerita tersebut mengatakan bahwa Wadir Tahti menjadi salah satu contoh pihak penyidik yang jujur dan harus mendapatkan apresiasi.
Di tengah banyaknya tudingan negatif yang ditujukan pada Polda Jabar, diungkapkan Reza Indragiri ini bisa menjadi bukti masih ada pihak penyidik dari Polda Jabar yang baik.
“Orang kayak (Wadir Tahti) harus mendapatkan penghargaan, polisi-polisi yang bandel dan tidak profesional harus dapat sanksi,” kata Reza Indragiri.
“Tapi sebaliknya, polisi-polisi yang memotivasi para tahanan memanusiakan para tahanan harus mendapatkan penghargaan,” jelas Reza Indragiri.***

Share this article
Kebaikan Wadir Tahti Polda Jabar dibongkar Pegi Setiawan, selalu beri nasihat agar ia bersikap jujur.