Alasan Mahfud MD Kritik Penyidik hingga Sebut Penanganan Kasus Vina Cirebon Serampangan, Ada yang Tak Sesuai?

Mahfud MD, mantan Menko Polhukam yang sebut penyidik telah serampangan dalam menangani kasus Vina (Tangkap Layar YouTube Mahfud MD Official)

Mahfud MD, mantan Menko Polhukam yang sebut penyidik telah serampangan dalam menangani kasus Vina (Tangkap Layar YouTube Mahfud MD Official)

AYOJAKARTA.COM - Mahfud MD, mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) baru-baru ini memberikan kritik pedas soal kasus Vina Cirebon.

Mahfud MD menyebut bahwa dalam menangani kasus Vina Cirebon, para penyidik telah serampangan atau asal-asalan.

Tentu saja Mahfud MD mengatakan hal tersebut bukan tanpa alasan mendasar.

Mahfud MD mengungkap ada beberapa alasan yang membuatnya begitu lantang menyebut bahwa penyidik memang telah serampangan dalam menangani kasus Vina.

Baca Juga: 5 Taktik Cerdas Dedi Mulyadi Ungkap Kasus Vina Cirebon, Ini Langkah Besar Bebaskan Vonis Hukuman 7 Terpidana

Seperti diketahui, kasus Vina merupakan salah satu kasus yang hingga saat ini begitu menarik perhatian masyarakat dari berbagai kalangan.

Banyak masyarakat yang antusias mengikuti perkembangan kasus Vina dan penasaran siapa sebenarnya otak yang kerap disebut sebagai pelaku pembunuhan.

Apalagi kasus Vina ini memang telah berlangsung cukup lama.

Setelah putusan pengadilan keluar di tahun 2016, kasus ini seolah lenyap begitu saja tanpa ada kabar atau informasi lanjut.

Baca Juga: Soal Dugaan Dirinya Bisa Jadi Tersangka Kasus Vina Cirebon Lagi, Begini Kata Pegi Setiawan

Padahal putusan pengadilan menyatakan bahwa masih ada tiga DPO tersisa dalam kasus Vina.

Namun hingga kini tahun 2024, tiga DPO tersebut tak kunjung ditemukan sehingga kasus Vina belum menemukan titik terang.

Berkenaan dengan hal tersebut, mantan Menko Polhukam Mahfud MD memberikan tanggapan.

Menurutnya, tak kunjung terungkapnya kasus Vina disebabkan kinerja serampangan penyidik dalam melakukan penanganan.

Baca Juga: Pegi Setiawan Ungkap Kebaikan Wadir Tahti Polda Jabar, Selalu Beri Nasihat Agar Bersikap Jujur!

"Menurut saya penyidik dalam menangani kasus Vina ini sudah serampangan," kata Mahfud MD dikutip AyoJakarta.com dari YouTube Mahfud MD Official pada Sabtu, 13 Juli 2024.

Lebih lanjut, Mahfud MD juga mengungkapkan beberapa alasan yang membuatnya berani mengkritik dan menyebut penyidik serampangan.

Alasan pertama adalah karena penyidik tak segera melakukan pencarian tiga DPO setelah keluarnya putusan pengadilan.

Penyidik seolah baru bergerak setelah ditayangkannya film Vina: Sebelum 7 Hari di bioskop yang kemudian viral.

"Karena awalnya dikatakan ada buron A, B, C. Lalu hilang kasus ini, baru muncul lagi setelah ada film Vina: Sebelum 7 Hari. Kalau tidak serampangan kan begitu diputus itu langsung dicari," ucap Mahfud MD.

Baca Juga: Sempat Pesimis, Pegi Setiawan Ungkap Alasan Tak Yakin Bisa Bebas dari Status Tersangka Kasus Vina Cirebon

Tak hanya itu, ia juga menyinggung soal pengurangan jumlah DPO yang diumumkan pihak kepolisian.

Awalnya disebut ada tiga DPO, tiba-tiba diumukan bahwa dua DPO lainnya adalah fiktif.

Hal itulah yang kemudian juga menjadi alasan Mahfud MD menyebut penyidik serampangan dalam menangani kasus Vina.

"Kemudian katanya ada tiga DPO, lalu diumumkan yang dua itu fiktif. Padahal itu kan dakwaan jaksa yang kemudian dicantumkan di putusan pengadilan," ungkap Mahfud MD menjelaskan.

"Di dalam proses persidangan tahun 2016 kan juga disebut (3 DPO), nah ini kan serampangan namanya," pungkasnya.

Baca Juga: Meninggal 8 Tahun Lalu, Facebook Lama Vina Cirebon Tiba-tiba Muncul Lagi, Bikin Status Begini

Seperti diketahui, sebelumnya memang sempat viral film dengan genre horor bertajuk Vina: Sebelum 7 Hari.

Film yang disutradarai Anggy Umbara ini kabarnya memang diangkat atau terinspirasi dari kisah nyata yang terjadi pada kasus Vina.

Alih-alih dibuat sebagai film horor biasa, ternyata baik secara langsung atau tidak film ini memberi pengaruh pada kasus Vina di kehidupan nyata.

Setelah film tersebut viral dan kasus Vina mendapat perhatian masyarakat, penyidik kembali bergerak mencari tiga DPO yang belum ditemukan.

Penyidik sempat menangkap satu orang tersangka yang dianggap sebagai DPO kasus Vina, meski putusan praperadilan pada akhirnya membebaskan lantaran terjadi kesalahan prosedur penangkapan hingga penetapan status tersangkanya.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

News Update

Nasional 07 Jun 2026, 13:08 WIB

Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Jasa Marga Tegaskan Aksi Nyata Kurangi Emisi Karbon

Jasa Marga memperkuat komitmen iklim melalui Roadmap Net Zero Emission dan berbagai aksi pengurangan emisi.

Nasional 07 Jun 2026, 12:56 WIB

PNM Dorong Pemberdayaan dan Kenaikan Pendapatan Nasabah untuk Lawan Rentenir

PNM Mekaar hadir dengan pembiayaan dan pendampingan untuk membantu nasabah berkembang serta menjauhi rentenir.

Bisnis 07 Jun 2026, 12:46 WIB

HR Asia Anugerahkan BNI Predikat Best Companies to Work for in Asia 2026

BNI kembali meraih Best Companies to Work for in Asia 2026 dari HR Asia berkat budaya kerja dan SDM unggul.

News 07 Jun 2026, 12:36 WIB

Pertamina Patra Niaga JBB Tegaskan Distribusi BBM Publik Normal usai Kecelakaan Mobil Tangki Industri di Cipali

Pertamina memastikan pasokan dan distribusi BBM masyarakat tetap aman pascainsiden mobil tangki industri di Tol Cipali.

Metropolitan 07 Jun 2026, 12:34 WIB

CFD Rasuna Said Bukan Hanya Tempat Olahraga, Turut Jadi Ruang Sosialisasi Pilah Sampah!

Selain menjadi tempat baru untuk berolahraga, CFD Rasuna Said menjadi tepat untuk memberikan informasi terkait Gerakan memilih sampah.

Metropolitan 07 Jun 2026, 12:23 WIB

CFD Rasuna Said Resmi Dibuka, Pramono Anung: Potensi Jadi Landmark Baru

Resmi dibuka rutin tiap minggu, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung hadir di Car Free Day (CFD) dengan berolahraga di Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Minggu (7/6).

Sport 07 Jun 2026, 11:38 WIB

Raymond-Joaquin ke Final Indonesia Open 2026, BNI Tegaskan Pentingnya Pembinaan

BNI mengapresiasi Raymond-Joaquin yang lolos ke final Indonesia Open 2026 sebagai hasil pembinaan berkelanjutan.

Metropolitan 07 Jun 2026, 10:43 WIB

Pemprov DKI Bekerjasama dengan BMKG Siapkan EWS, Ini Deretan Fungsinya!

Upaya menjadi sistem peringatan dini kualitas udara, Pemprov DKI Jakarta bekerjasama dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sedang menyiapkan early warning system (EWS).

Metropolitan 07 Jun 2026, 10:14 WIB

Imbauan Gunakan Masker! Kualitas Udara DKI Jakarta Terburuk ke 2 di Dunia, Bisa Picu Penyakit ISPA

Imbauan bagi masyarakat yang akan beraktivitas di luar rumah pada Minggu, 7 Juni 2026 untuk menggunakan masker.

Metropolitan 07 Jun 2026, 09:58 WIB

Dipastikan Cerah! BMKG Prediksi Cuaca DKI Jakarta Minggu 7 Juni Tidak Ada Hujan, Suhu Capai 35 Derajat!

Informasi prediksi cuaca DKI Jakarta dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) pada Minggu, 7 Juni 2026.

Ekonomi 07 Jun 2026, 06:31 WIB

Satu Dekade, Public Gold Indonesia Targetkan 10 Juta Pelanggan di 2030

Public Gold Indonesia tidak hanya dipercaya menjadi layanan penyedia logam mulia bagi individu maupun korporasi, tetapi secara aktif mengedukasi masyarakat untuk memahami emas

Internasional 06 Jun 2026, 23:15 WIB

Iran Balas Serang Pangkalan Militer AS di Kuwait dan Bahrain, Selat Hormuz Terancam Ditutup Total

Iran menyerang pangkalan militer AS di Kuwait & Bahrain dengan rudal balistik. Dampaknya, pasar energi global terguncang, Selat Hormuz terancam ditutup, dan Rupiah sempat anjlok ke Rp18.095 per dolar

Metropolitan 06 Jun 2026, 21:16 WIB

Info Lengkap Reading Hours Jakarta Future Festival 2026: Lokasi, Jadwal, dan Cara Ikut

Jakarta Future Festival (JFF) 2026 di TIM gelar sesi gratis "Reading Hours" bersama Silent Book Club Jakarta pada Minggu, 7 Juni, jam 09.00-10.00 WIB. Cukup bawa buku sendiri ke Lobi Gedung Trisno.

Ekonomi 06 Jun 2026, 19:40 WIB

Makan Bergizi Gratis Bikin APBN Jebol? Ini Jawaban Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa

Menkeu Purbaya tegaskan program Makan Bergizi Gratis tak ancam APBN, defisit aman 2-3%. Meski ada sentimen negatif, ekonomi kuat. Program libatkan UMKM & disinergikan dengan BI demi stabilitas Rupiah.

Jakarta Selatan 06 Jun 2026, 17:20 WIB

Jadwal HBKB Rasuna Said Minggu Ini, Ada Cinta Laura hingga Bazar Murah!

HBKB Rasuna Said dimulai Minggu, 7 Juni 2026 pukul 05.30-09.00 WIB. Acara dimeriahkan Cinta Laura, parade sampah, bazar pangan murah, festival UMKM, ondel-ondel, dan pendaftaran KLG lansia/disabilitas

Bisnis 06 Jun 2026, 16:49 WIB

PNM Bangun Budaya Kerja Apresiatif Lewat PNM Excellence Awards 2026

27 tahun PNM bareng 70 ribu insan luncurkan PNM Excellence Awards 2026. Simak langkah besar bangun budaya kerja apresiatif di sini!

Ekonomi 06 Jun 2026, 16:35 WIB

PNM Siapkan Langkah Transformasi Berbasis Kebermanfaatan yang Berkelanjutan

PNM mulai babak baru transformasi berbasis kebermanfaatan. Temukan strategi pemberdayaan UMKM dan komitmen sosiokultural untuk Indonesia maju!

Gadget 06 Jun 2026, 15:31 WIB

Bocoran Galaxy Z Fold 8 Ultra Muncul di Bluetooth SIG, Samsung Siap Rilis HP Lipat Kasta Tertinggi!

Samsung rilis Galaxy Z Fold 8 standar (desain paspor 201g) & Z Fold 8 Ultra (Snapdragon 8 Elite Gen 5, kamera 200MP) pada 22 Juli 2026 di London guna hadapi Huawei & Apple.

Gadget 06 Jun 2026, 14:42 WIB

Xiaomi 17T, HP Midrange Rasa Flagship yang dengan Sistem Operasi Bersih Tanpa Iklan

Xiaomi 17T rilis Rp8-9 juta dengan Dimensity 8500 (AnTuTu 2M+) & periskop Leica 5x. Diulas GadgetIn, HP 6,59 inci ini punya baterai jumbo 6.500 mAh serta OS bersih tanpa iklan.

Metropolitan 06 Jun 2026, 13:51 WIB

Nggak Hanya di Kalender, Nama-nama Hari ini Juga Jadi Nama Pasar di Jakarta, Ada yang Sudah Tutup

Penamaan pasar di Jakarta ini berdasarkan hari merupakan tradisi yang berkembang sejak masa kolonial.