Pembukaan CPNS 2024 Hanya Tinggal Hitungan Hari! Ini Penyebab Berkas Gugur Saat Pendaftaran Administrasi CPNS

Ilustrasi. Seleksi CPNS
Ilustrasi. Seleksi CPNS

AYOJAKARTA.COM - Saat ini para pejuang Pegawai Negeri Sipil (PNS) sedang sibuk mempersiapkan diri untuk mengikuti seleksi CPNS 2024.

Meskipun hingga saat ini belum ada tanggal resmi kapan pendaftaran seleksi CPNS 2024 akan dibuka, namun Kemenpan RB bersama BKN telah merilis skenario pengadaan CPNS 2024.

Jika dilihat dari skenario tersebut, pendaftaran CPNS 2024 akan dilaksanakan pada minggu ke-3 di bulan Agustus.

Masih sama dengan pendaftaran di tahun sebelumnya, seleksi tahun ini juga mewajibkan para pelamar untuk melakukan pendaftaran administrasi terlebih dahulu.

Baca Juga: Daftar Ide-ide Usaha yang Jarang Pesaing dan Modal Kecil Beserta Cara Menentukan Peluang Usaha yang Tepat untuk Kamu yang Pemula!

Pendaftaran administrasi ini akan menggunakan beberapa dokumen atau berkas yang wajib disediakan oleh para pelamar.

Selain itu, pendaftaran administrasi atau seleksi administrasi ini menjadi gerbang pertama sebelum kamu mengikuti seleksi berikutnya.

Sayangnya, banyak sekali pelamar yang melakukan kesalahan di seleksi administrasi ini sehingga menyebabkan berkas gugur dan dinyatakan tidak lolos ke tahap berikutnya.

Untuk menghindari kemungkinan buruk ini, maka para pelamar wajib untuk mengetahui penyebab apa saja yang membuat berkas atau dokumen gugur saat pendaftaran CPNS 2024.

Dikutip dari akun Instagram @miliumri, Minggu (11/8/2024) berikut ini 5 penyebab berkas atau dokumen gugur saat pendaftaran administrasi CPNS 2024.

Baca Juga: KPM Kategori Ini Dapat Bansos Tambahan di Bulan Agustus 2024, Cek Status Juli-September lewat PT Pos!

1. Data diri antara KTP, KK, Ijazah dan Akte tidak sesuai

Penyebab pertama yang membuat berkas atau dokumen gugur saat pendaftaran seleksi CPNS 2024 yaitu ada data diri yang tidak sesuai antara KTP, KK, Ijazah hingga Akte.

Maka dari itu diperlukan ketelitian dari pelamar sebelum mendaftar dan pastikan kembali jika data diri yang ada di KTP, KK, Ijazah hingga Akte sudah sesuai mulai dari ejaan nama, tempat tanggal lahir dan dipastikan sama.

Apabila menemukan ketidaksesuaian pada data diri, maka perlu segera diperbaiki atau setidaknya meminta surat keterangan salah data dari instansi pembuat dokumen.

2. Dokumen surat sehat tidak sesuai ketentuan

Penyebab kedua yang membuat berkas atau dokumen gugur saat pendaftaran administrasi CPNS yaitu dokumen surat tidak sesuai ketentuan.

Sebelum mendaftar, cobalah untuk memperhatikan tentang ketentuan surat berbadan sehat yang dipersyaratkan oleh formasi atau instansi yang dilamar.

Bagi pelamar yang ingin mendaftar formasi Penjaga Tahanan Kemenkumham, maka wajib untuk membuat surat berbadan sehat dari Rumah Sakit Pemerintah / Rumah Sakit TNI / Rumah Sakit Polri dan bukan dari Puskesmas atau Klinik.

Baca Juga: 10 Jurusan ITB Paling Susah dengan Indeks Prestasi (IP) Lulusan Rata-rata Terendah dari Semua Program Studi

3. Ijazah dan transkrip nilai

Penyebab selanjutnya yang membuat berkas atau dokumen gugur saat pendaftaran administrasi CPNS yaitu ijazah dan transkrip nilai.

Pelamar wajib menyesuaikan ijazah yang diunggah dengan formasi yang akan dilamar. Apabila formasi meminta syarat ijazah D3 Keperawatan maka ijazah yang akan diunggah nantinya hanya ijazah D# Keperawatan saja bukan S1 Keperawatan.

Saat mengunggah ijazah maka cukup unggah bagian depan saja dan untuk transkrip nilai cukup unggah bagian belakang saja.

4. Surat lamaran dan surat pernyataan

Salah satu penyebab berkas atau dokumen gugur saat pendaftaran CPNS 2024 yaitu surat lamaran dan surat pernyataan yang tidak sesuai ketentuan.

Setiap masing-masing instansi sudah membuat format untuk surat lamaran hingga surat pernyataan.

Sehingga pelamar tidak perlu membuat sendiri format kedua surat tersebut, jangan lupa untuk selalu membaca ketentuan serta persyaratan dari masing-masing instansi yang dilamar apakah boleh tulis tangan atau ketik.

Jangan pernah mengubah format yang telah ditentukan untuk kedua surat tersebut.

5. Perhatikan penggunaan E-materai

Penggunaan e-materai menjadi salah satu penyebab berkas atau dokumen gugur saat pendaftaran CPNS 2024.

Mulai tahun 2023, pendaftaran CPNS sudah tidak lagi menggunakan materai fisik melainkan menggunakan e-materai.

Penggunaan e-materai untuk dokumen surat lamaran, surat pernyataan atau surat lainnya yang diminta.

Perlu diingat bahwa e-materai hanya bisa digunakan untuk satu surat saja.

Demikian informasi mengenai 5 penyebab berkas atau dokumen gugur saat pendaftaran CPNS 2024. Semoga bermanfaat.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# administrasi
# CPNS
# pendaftaran
# berkas

News Update

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Metropolitan

Atasi Masalah Sampah, Pemprov DKI Jakarta Dorong Sekolah Manfaatkan Lahan untuk Urban Farming!

Pemprov DKI Jakarta kini tengah gencar mendorong seluruh sekolah di ibu kota untuk mengoptimalkan pemanfaatan ruang hijau dan lahan terbuka.

Nasional

Kemenkum Naikkan Tarif Lepas Status WNI, Apa Saja yang Berubah di PP No. 30 Tahun 2026?

Melalui PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, tarif lepas WNI naik jadi Rp3,5-5 juta & naturalisasi WNA Rp75 juta. Kenaikan ini ditujukan untuk modernisasi layanan digital Kemenkum.

Metropolitan

Pramono Anung Minta Warga Waspadai Kebakaran di Musim Kemarau, APAR Disiapkan di Setiap RW

Imbauan tersebut disampaikan menyusul prediksi BMKG yang menyebut musim kemarau tahun ini berlangsung lebih panjang dengan kondisi cuaca yang lebih

Gadget

Resmi Meluncur 22 Juli, Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra Bawa Layar Anti-Reflektif Bebas Silau!

Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra rilis 22 Juli 2026 dengan layar anti-reflektif khusus, kamera telefoto, dan lipatan minim. Varian standar dibanderol mulai Rp35 jutaan beserta lini Galaxy Watch 9.

Jakarta Selatan

Pramono Resmikan Bedah Rumah di Mampang Bekas Kebakaran, 22 KK Kini Miliki Hunian yang Lebih Layak

Program ini adalah wujud kolaborasi multipihak untuk mempercepat pemulihan warga yang terdampak kebakaran.