Viral! Diduga Voice Note Anies Baswedan dan Ketua DPW PKS DKI Jakarta, Isinya Singgung Pencalonan Pilgub Jakarta 2024?

Diduga Voice Note Anies Baswedan dan Ketua DPW PKS DKI Jakarta
Diduga Voice Note Anies Baswedan dan Ketua DPW PKS DKI Jakarta

AYOJAKARTA.COM - Sebuah voice note diduga suara dari Anies Baswedan yang ditujukan kepada Ketua DPW PKS DKI Jakarta, Khoirudin, beredar luas di media sosial dan menjadi perbincangan hangat.

Dalam rekaman yang dikirimkan pada 9 Agustus 2024 tersebut, Anies menyampaikan pesan penting terkait perjalanan pencalonannya bersama PKS untuk Pilkada mendatang.

Voice note ini diawali dengan salam dan penghormatan dari Anies kepada Khoirudin dan seluruh rekan-rekan di PKS yang telah bekerja sama dalam mendukung pencalonannya.

Baca Juga: Tes Psikologi: Coba Tebak Wanita Nomor Berapa yang Dicintai Pria Baju Putih, Apa Kamu Berbakat Jadi Psikolog?

Anies menjelaskan bahwa ia merekam pesan tersebut untuk memastikan komunikasi yang cepat, mudah, dan otentik.

Ia mengingatkan bahwa deklarasi PKS untuk mendukungnya dan MSI sebagai pasangan calon merupakan tanda bahwa mereka semua bekerja bersama menuju pendaftaran pada akhir Agustus.

Namun, Anies juga menyinggung soal pernyataan beberapa juru bicara PKS yang disampaikan di media terkait tenggat waktu yang diberikan kepadanya untuk mencari dukungan partai lain hingga tanggal 4 Agustus.

Anies merasa perlu meluruskan informasi tersebut, mengingat komunikasi resmi terkait Pilkada telah diarahkan melalui satu pintu, yakni melalui PIC yang ditunjuk.

Dalam voice note tersebut, Anies juga menjelaskan kronologi pertemuannya dengan pihak PKS pada akhir Juli. Ia mengungkapkan bahwa PKS sempat meminta kepastian terkait dukungannya terhadap MSI sebagai calon wakilnya.

Meskipun demikian, Anies menegaskan bahwa tidak pernah ada pembahasan mengenai tenggat waktu 40 hari atau tanggal 4 Agustus sebagai deadline untuk memperoleh dukungan partai lain.

Anies juga menekankan pentingnya menjaga soliditas dan tidak saling berbantah di depan publik, mengingat perjalanan mereka masih panjang.

Ia menyampaikan rasa hormatnya terhadap dinamika dan keputusan yang diambil oleh masing-masing partai, serta keyakinannya bahwa mereka akan terus bekerja bersama hingga pendaftaran nanti.

Voice note ini menjadi perhatian publik karena memberikan gambaran mengenai dinamika internal dalam proses pencalonan Anies Baswedan bersama PKS.

Baca Juga: Cocok untuk Lomba Anak-Anak! Cek 10 Ide Hadiah Perlombaan 17 Agustusan, Dijamin Menarik

Beredarnya rekaman ini di media sosial menimbulkan berbagai spekulasi dan tanggapan dari masyarakat, terutama terkait masa depan pencalonan Anies di Pilkada mendatang.

Terlebih PKS sendiri kemungkinan besar akan merapat ke Koalisi Indonesia Maju atau KIM seperti yang diamanatkan hasil Musyawarah Majelis Syuro ke-11 PKS.

Dalam amanat tersebut, DPP PKS diminta untuk menjalin komunikasi dengan Partai Gerindra dan partai-partai lainnya menjelang Pilkada serentak 2024.

Berikut adalah transkrip isi dari voice note Anies Baswedan yang dikirimkan kepada Ketua DPW PKS DKI Jakarta Khoirudin yang beredar luas di media sosial

"Asalamualaikum Pak Khoirudin dan semua teman-teman yang saya hormati dan saya cintai. Pak, ini saya rekam suara voice note aja ya supaya mudah, cepat, dan otentik. Jadi, kita ingat ya Pak, dulu ketika mendengar kabar bahwa PKS mendeklarasikan saya dan MSI sebagai pasangan calon, itu kan tandanya kita semua kerja bersama menuju tanggal pendaftaran nanti tanggal 27-29 Agustus.

Namun, dalam perjalanan ini, beberapa hari kemarin, kita dengar teman-teman jubir di PKS dalam media, di TV-TV juga, mengatakan bahwa Anies diberi deadline 40 hari kemudian diberi deadline mencari partai hingga tanggal 4 Agustus.

Nah, barangkali kita sama-sama tahu, Pak Khoirudin, bahwa dalam urusan Pilkada ini kita sudah diarahkan tidak boleh berkomunikasi langsung. Saya dan Pak Hairudin dan juga yang lain-lain, tapi semua pembicaraan soal Pilkada ini harus satu pintu dan Pak Hairudin mentaati, saya mentaati, semuanya hanya lewat PIC.

Nah, karena itu terkait dengan soal pernyataan jubir-jubir, saya juga sudah sampaikan kepada PIC, tapi rasanya saya perlu sampaikan juga kepada Pak Hairudin bahwa perlu diluruskan supaya teman-teman PKS di Jakarta, Pak Hairudin, dan teman-teman semua yang selama ini kita berjuang bersama, itu tahu dan teman-teman yang mendukung mengusulkan saya.

Saya ingin sampaikan kepada semua bahwa saya tetap berjuang bersama dan tidak ada deadline atau tenggat waktu yang dilewati. Ini perlu saya sampaikan juga agar teman-teman PKS di Jakarta itu tahu, dan bismillah, kita yakin untuk terus berjuang bersama ke depannya. Insyaallah sampai di akhir Agustus ini kita bisa sama-sama daftar.

Nah, tentang tanggal 4 Agustus, mungkin saya ceritakan aja ya Pak Khoirudin. Begini ceritanya: pada hari Sabtu, tanggal 27 Juli, PIC dari PKS itu menghubungi saya. Ini PIC tunggal ya soal Pilkada, beliau menanyakan apakah bisa jumpa dengan beliau dan Pak Presiden PKS. Saya sampaikan Insyaallah bisa, diatur, kita ketemu hari Minggunya, tanggal 28 Juli, sekitar jam 4 sore di rumah.

Nah, dalam pertemuan itu kita ngobrol panjang lebar, santai, rileks, suasana juga menyenangkan. Lalu beliau menyampaikan bahwa PKS memerlukan kejelasan apakah Pak Anies setuju dengan nama Pak MSI sebagai wakil. Beliau sampaikan juga bahwa diberi waktu seminggu karena disampaikan hari Minggu, maka seminggu sampai Minggu berikutnya, yaitu hari Minggu tanggal 4 Agustus.

Kenapa tanggal 4? Disampaikan karena tanggal 7 rencananya akan ada rapat DPTP untuk memastikan bahwa pasangan aman ini sudah aman, jadi pasangan ini akan ditetapkan. Nah, saya memang merasa perlu untuk ngobrol dan diskusi dengan Pak MSI karena sesudah pengumuman kami belum sempat ngobrol bareng.

Saya waktu itu sedang tidak di Indonesia, jadi setelah saya pulang dari Indonesia, belum sempat juga langsung ketemu karena saya dirawat, Pak MSI juga harus operasi sehingga dirawat juga, dan kita sudah janjian akan ketemu hari Selasa malam tanggal 30 Juli. Jadi waktu ketemu Pak Presiden dengan utusan khusus soal Pilkada itu hari Minggu ya, 28, dua hari kemudian kami jumpa.

Nah, hari Selasa malam itu ngobrol agak panjang hampir 3 jam dengan Pak MSI, ngobrol macam-macam, kita diskusikan soal Jakarta, soal Gubernur, Wakil Gubernur, dan lain-lain. Waktu itu beliau diantar oleh Mas Kholid.

Baca Juga: BERKAH JELANG HUT RI! 11 Bansos Dipastikan Cair Minggu Ini, BLT MRP Termasuk?

Nah, setelah ngobrol itu, besoknya saya langsung menghubungi PIC Pilkada yang selama ini ditugasi, karena memang harus satu pintu komunikasi. Saya sampaikan bahwa kalau bisa ingin ketemu Pak Presiden hari itu juga, jadi akhirnya hari Rabu sore, tanggal 31 Juli, saya berjumpa dengan Pak Presiden. Dalam pertemuan itu saya sampaikan bahwa saya siap untuk berjuang bersama Pak MSI sebagaimana yang diputuskan di DPTP. Jawaban itu disambut baik oleh Pak Presiden, disampaikan juga bahwa kira-kira dengan adanya keputusan ini maka mesin partai bisa mulai bergerak.

Jadi, itu pembahasannya. Sama sekali kita tidak membahas soal apa 40 hari dan lain-lain, cuma saya kaget aja mendengar jubir-jubir PKS di media mengatakan tenggat waktu 40 hari, lalu deadline 4 Agustus sebagai deadline si partai lain. Mengapa kaget? Karena memang tidak pernah dibahas, dan saya memang tidak pernah ada deadline soal SK dari partai lain. Yang ada adalah soal apakah setuju dengan Pak MSI sebagai pasangan, dan itu juga seperti saya bilang tadi ya Pak, sudah disampaikan 31 Juli, 4 hari lebih awal dari yang diminta.

Jadi, Pak Hairudin dan teman-teman semua yang saya hormati, itu kira-kira fakta yang sesungguhnya. Itu juga yang saya jelaskan kepada teman-teman DPTW pada hari Senin malam. Pak Sakir, Ketua DPTW, ada beberapa hadir juga termasuk Pak Aziz. Kami jelaskan secara detail kronologisnya. Jadi, perlu saya sampaikan bahwa kami ini komunikasi intensif dengan partai-partai lain, memang tidak diberitakan, tapi selalu kami sampaikan kepada penghubung apabila ada update-update. Nah, sejauh ini tidak ada perubahan di partai-partai lain. Jadi, memang mereka merasa belum perlu mengumumkan. Nah, tapi partai pendukung ini menerima, tapi menunggu waktu yang tepat untuk diumumkan.

Inilah yang menurut saya perlu disadari. Nah, selama ini kita siap-siap, saya selalu sampaikan bahwa dalam komunikasi dengan partai manapun, cawagub itu dari PKS dan kita bersiap-siap untuk bersama-sama memastikan langkah untuk maju bersama. Nah, di sisi lain, saya menghormati dinamika yang ada di tiap partai dan selalu hormat pada putusan yang dibuat oleh pimpinan partai.

Jadi, kita tahu ada partai yang bisa mengumumkan awal dan cepat, tapi ada juga partai yang belum bisa mengumumkan awal dan cepat, sambil kita mengharapkan bahwa dalam kita sama-sama berjuang ini, fakta sesungguhnya yang digunakan, apalagi di hadapan publik.

Bahkan, ketika muncul pernyataan-pernyataan dari teman-teman jubir, saya sampaikan kepada jubir-jubir kami, jangan saling berbantah di depan umum, kita ini teman seperjuangan, jangan saling berbantah. Jika ada yang berbeda, ya dibicarakan baik-baik. Perjalanan kita masih panjang, perjalanan kemarin juga perjalanan bersama-sama yang panjang, jadi jangan sampai hal-hal kecil ini kemudian menjadi keramaian di publik, padahal itu bisa kita obrolkan baik-baik untuk diluruskan.

Jadi, saya memilih untuk menyampaikan juga ini ke Pak Khoirudin dan teman-teman. Sekali lagi saya tegaskan, saya ini menghormati apapun keputusan partai, kita hormati, kita hargai, dan kita tahu masing-masing partai ini memiliki kendala, memiliki kesempatan yang berbeda-beda, punya kepentingan, punya misi yang khas partainya. Jadi, saya hormati keputusan-keputusan partai, saya hormati langkah-langkah partai.

Jadi, Pak Khoirudin, bismillah, Insyaallah kita terus kerja bersama ini menuju pendaftaran tanggal 27 sampai 29 Agustus. Itulah waktu di mana kita memasukkan formulir B1 KWK untuk pendaftaran agar bismillah berlayar, dan mudah-mudahan kita bisa tuntaskan apa yang waktu itu kita bahas dengan teman-teman DPW, para anggota legislatif, tentang hal-hal yang harus dilakukan di Jakarta.

Jadi, itu Pak. Bismillah, hari-hari ini, sekarang hari Jumat, tanggal 9, Insyaallah 20-an hari lagi kita bisa sama-sama menjemput proses awal untuk Pilkada Jakarta. Pak Khoirudin, itu titip salam untuk teman-teman semua di Jakarta, salam takzim, dan nanti kita jumpa pada waktu yang berikutnya ya. Terima kasih. Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh."

Namun, perlu jadi perhatian bahwa beredarnya voice note ini belum bisa dipastikan keasliannya. 

Masyarakat tetap harus bijak dalam menyaring segala informasi yang beredar.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Khoirudin
# pilgub jakarta
# pilkada jakarta
# PKS
# Anies Baswedan

News Update

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Metropolitan

Atasi Masalah Sampah, Pemprov DKI Jakarta Dorong Sekolah Manfaatkan Lahan untuk Urban Farming!

Pemprov DKI Jakarta kini tengah gencar mendorong seluruh sekolah di ibu kota untuk mengoptimalkan pemanfaatan ruang hijau dan lahan terbuka.

Nasional

Kemenkum Naikkan Tarif Lepas Status WNI, Apa Saja yang Berubah di PP No. 30 Tahun 2026?

Melalui PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, tarif lepas WNI naik jadi Rp3,5-5 juta & naturalisasi WNA Rp75 juta. Kenaikan ini ditujukan untuk modernisasi layanan digital Kemenkum.

Metropolitan

Pramono Anung Minta Warga Waspadai Kebakaran di Musim Kemarau, APAR Disiapkan di Setiap RW

Imbauan tersebut disampaikan menyusul prediksi BMKG yang menyebut musim kemarau tahun ini berlangsung lebih panjang dengan kondisi cuaca yang lebih

Gadget

Resmi Meluncur 22 Juli, Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra Bawa Layar Anti-Reflektif Bebas Silau!

Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra rilis 22 Juli 2026 dengan layar anti-reflektif khusus, kamera telefoto, dan lipatan minim. Varian standar dibanderol mulai Rp35 jutaan beserta lini Galaxy Watch 9.

Jakarta Selatan

Pramono Resmikan Bedah Rumah di Mampang Bekas Kebakaran, 22 KK Kini Miliki Hunian yang Lebih Layak

Program ini adalah wujud kolaborasi multipihak untuk mempercepat pemulihan warga yang terdampak kebakaran.