AYOJAKARTA.COM — Baru-baru ini, kabar mengenai gempa besar megathrust menghebohkan masyarakat Indonesia.
Pasalnya, di Selat Sunda dan Mentawai-Siberut berpotensi terjadi gempa megathrust ini.
Gempa megathrust adalah gempa yang memiliki kekuatan magnitudo sangat besar, sekitar 8 M.
Gempa megathrust belum lama ini terjadi di Jepang. Di Indonesia, hingga saat ini belum terjadi.
Bahkan, BMKG menyebutkan bahwa gempa megathrust terakhir di dua daerah yang disebutkan terjadi lebih dari 2 abad yang lalu.
BMKG melalui unggahan di Instagram @infobmkg telah mengingatkan bahwa Selat Sunda dan Mentawai-Siberut berpotensi terjadi gempa megathrust berdasarkan pendapat para ahli.
Hal ini disebabkan oleh kekosongan gempa besar atau seismic gap yang telah berlangsung selama ratusan tahun.
Ternyata, gempa besar di Selat Sunda terakhir terjadi pada tahun 1757, sedangkan di Mentawai-Siberut pada tahun 1797.
“Gempa besar terakhir di Selat Sunda terjadi pada 1757 (usia seismic gap 267 tahun) dan gempa besar terakhir di Mentawai-Siberut terjadi pada 1797 (usia seismic gap 227 tahun),” lanjut @infobmkg.***

Share this article
BMKG menyebutkan bahwa gempa megathrust terakhir di dua daerah yang disebutkan terjadi lebih dari 2 abad yang lalu.