AYOJAKARTA.COM - Jessica Wongso terpidana kasus pembuhan Wayan Mirna Salihin akhirnya dinyatakan bebas bersyarat.
Wanita yang biasa disapa Jessica Wongso ini bebas bersyarat setelah 58 bulan mendekap di balik jeruji besi.
Namun, pada saat Jessica Wongso keluar dari penjara, seorang pakar ekspresi meneliti senyuman Jessica.
Pakar ekspresi yang dimaksud adalah Kirdi Putra. Ia menyebut bahwa senykan yang diberikan Jessica Wongso adalah pencitraan.
"Yang saya lihat (Jessica) masih senyum sebagai pencitraan, ya. Jadi senyumnya gak ada tarikan lain yang artinya dia senyum lepas," mata Kirdi dikuti dari YouTube Intens Investigasi pada Rabu, 21 Agustus 2024.
Kirdi Putra menyebut bahwa senyum pencitraan yang dilakukan Jessica Wongso adalah hal normal sebagai bentuk kesopanan.
"Senyum sopan, senyum pencitraan, senyum imej yang setelah selesai ya sudah hilang cepat. Itu normal," ucapnya.
Selain meneliti senyuman Jessica, Kirdi Putra juga menilai ekspresi yang dilontarkan Jessica Wongso di salah satu podcast.
Kirdi menuturkan, bahwa ekspresi yang terlihat dari Jessica menunjukan kesedian, sebab saat bercerita ia menilai Jessica seperti ingin menangis.
Meski demikian, Kirdi mengungkapkan bahwa kesedihan yang ditunjukan oleh Jessica belum tentu benar.
"Jessica memang terlihat menunjukkan ekspresi ke arah kesedihan di podcast. Ketika dia mau cerita, dia mau nangis," tuturnya.
"Tapi, apa itu sedih beneran? Belum bisa dikasih tahu karena masih fifty-fifty. Bisa bohong? Bisa. Bisa benar? Bisa," tambahnya.
Jessica Wongsi dinyatakan bebas bersyarat terhitung sejak tanggal 18 Agustus 2024.
Dalam konferensi persnya, Jessica didampingi Otto Hasibuan selaku kuasa hukumnya.
Jessica menghaturkan rasa terima kasih kepada semua orang yang mendukungnya selama ini.
"Terima kasih untuk dukungannya semuanya, doa, support, dan segala macam hal-hal yang baik untuk saya," kata Jessica.***

Share this article
Benarkah senyuman Jessica Wongso usai bebas bersyarat hanyalah pencitraan? Begini kata pakar ekspresi Kirdi Putra.