AYOJAKARTA.COM – Partai Amanat Nasional (PAN) baru saja menggelar penutupan Kongres ke-VI pada Sabtu, 24 Agustus 2024 kemarin.
Dalam kongres yang digelar di Hotel Indonesia Kempinski tersebut hadir sejumlah tokoh penting kenegaraan.
Salah satu tokoh penting yang turut hadir dalam kongres tersebut adalah presiden terpilih 2024-2029 Prabowo Subianto.
Baca Juga: Lagunya Dipakai Kaesang Pangarep dan Erina Gudono untuk Konten Instagram, Rio Clappy: Nggak Sudi!
Tidak hanya hadir sebagai tamu undangan, Prabowo Subianto juga turut mengisi acara tersebut dengan menyampaikan sebuah pidato.
Dalam pidato tersebut, banyak hal mengejutkan yang disampaikan oleh Prabowo Subianto salah satunya ketika menyinggung soal pihak-pihak yang dinilai haus kekuasaan.
“Mereka-mereka terlalu haus dengan kekuasaann, dan kadang-kadang kekuasaan hendak dibeli hendak diatur hendak dikendalikan oleh kekuatan-kekuatan lain,” ujar Prabowo dalam pidatonya yang dikutip dari YouTube KOMPASTV pada (27/8/24).
Publik kemudian banyak yang berspekulasi dengan isi pidato Prabowo Subianto tersebut, dan tidak sedikit yang mengkaitkan dengan polemik dinasti Jokowi.
Meski dalam pidatonya tersebut, Prabowo Subianto sama sekali tidak menyinggung atau menyebut oknum maupun pihak tertentu.
Namun anggapan jika isi pidatonya ditujukkan untuk menyinggung polemik dinasti Jokowi sepertinya terpatahkan oleh isi pidatonya yang lain.
Dimana Prabowo Subianto justru mengungkapkan kekesalannya soal tudingan jika hubungannya dengan Jokowi disebut-sebut retak.
Mulanya, Prabowo Subianto menyinggung orang-orang yang lebih banyak tampil di podcast daripada mencari solusi.
“Dan kita tidak naif lagi ada orang-orang yang pinter-pinter sedikit-sedikit podcast,” ujarnya.
“Saya mengerahkan semua daya yang ada di saya sebagai menteri pertahanan dimana rakyat susah air saya kerahkan tim air, kita cari air, kita beri air untuk rakyat yang susah air itu mengatasi kesulitan rakyat,” lanjutnya.
Prabowo juga menyampaikan rasa herannya terhadap orang-orang yang merasa tahu betul tentang dirinya selama ini.
“Bukan duduk di AC di podcast ngomong, ngomong, ngomong Pak Prabowo begini, Pak Prabowo begitu,” tuturnya sambil tertawa.
“Dia lebih tahu Pak Prabowo mikirnya apa dari saya sendiri gitu lho. Katakanlah kalau saya mau tahu apasih yang Prabowo pikir, aku cari podcast itu, dia lebih tahu dari aku,” lanjutnya lagi.
Kemudian Prabowo menegaskan soal kabar-kabar yang selalu menyebut jika hubungannya dengan Jokowi sudah retak merupakan sebuah adu domba.
“Ternyata Prabowo dan Jokowi sudah retak, retak gimana retak, selalu adu domba,” kata Prabowo dengan nada kesal.
Baca Juga: Awas Salah Kaprah! Ini Perbedaan Formasi SMA Sederajat Penjaga Tahanan Kejaksaan dan Kemenkumham
Hanya saja Prabowo menegaskan jika hal tersebut baginya sudah selesai dan dirinya saat ini tidak mau terpancing dengan hal tersebut.
“Tapi itu yang bagian sudah seleai ya, sekarang bagian yang menggembirakan, biar ajalah gak papa. Kalau ada yang gak mau move on yah udahlah, iya kan, gakpapa,” tutur Prabowo.
“Kita tidak mau terpancing, kita juga bukan anak kecil, jangan pakai alat yang dulu-dulu, pakai cara yang dulu-dulu, adu domba, ngintel-ngintelin orang ya, ngintel untuk rakyat, untuk bangsa bukan untuk ngintelin lawan politik, gak enak itu,” imbuhnya sambil tertawa.***

Share this article
Prabowo Subianto buka suara disebut hubungannya dengan Jokowi retak, benarkah? Usai singgung pihak haus kekuasaan