AYOJAKARTA.COM – Partai Kebangkitan Bansa (PKB) resmi mengusung Acep Adang Ruhiyat dan Gitalis Dwi Natarina di Pemilihan Gubernur Jawa Barat (Pilgub Jabar) 2024.
Wasekjen PKB, Syaiful Huda menyampaikan pihaknya melihat ada fenomena partisipasi spontan dari masyarakat Jawa Barat yang tidak terduga dan telah terjadi beberapa kali di Pilgub Jabar.
Pihaknya meyakini fenomena spontanitas perubahan swing voters juga akan terjadi di Pilgub Jabar 2024.
Syaiful Huda mengatakan ini merupakan kesempatan pertama untuk PKB mengajukan kadernya sendiri untuk berkontestasi.
Ia memastikan pasangan Acep Adang Ruhiyat dan Gitalis Dwi Natarina mampu menawarkan berbagai program yang dibutuhkan masyarakat Jabar.
“Terkait dengan pilihan PKB internal-internal, sekaligus kami ingin ini baru pertama kalinya PKB bisa berkompetisi mengusung kader sendiri dan dengan modal 11,7 persen kita akan tawarkan berbagai program yang menjadi bagian dari kebutuhan masyarakat di Jawa Barat,” kata Huda dikutip dari kanal YouTube TV One News pada Minggu (1/9/2024).
Huda mengungkapkan Pilgub Jabar benar-benar akan dimulai dari titik nol karena tidak ada figur yang memiliki elektabilitas tinggi.
Baca Juga: Terpidana Kasus Vina Cirebon Siap Hadapi PK, Mungkinkah Akan Hadirkan Aep? Begini Kata Kuasa Hukum
Seperti yang diketahui, figur yang selama ini unggul di Jawa Barat adalah Ridwan Kamil.
Pada Pilkada serentak tahun ini, Ridwan Kamil ditugaskan untuk berkontestasi di Pilgub Jakarta.
Sebagai informasi, saat ini terdapat empat pasangan yang siap berkontestasi di Pilgub Jabar yaitu Dedi Mulyadi-Erwan Setiawan, Ahmad Syaikhu-Ilham Habibie, Jeje Wiradinata-Ronal Surapradja, dan Acep Adang Ruhiyat-Gitalis Dwi Natarina.
Menurutnya, keempat pasangan tersebut memiliki peluang dan potensi yang sama untuk memenangkan Pilgub Jabar.
Baca Juga: Waspada Penyebaran Mpox, Begini Langkah Pencegahan Terpapar Penyakit Cacar Monyet
“Pilkada tahun ini benar-benar pada titik nol, jadi tidak ada figur yang dominan secara elektabilitas ketika Kang Ridwan Kamil pindah ke Jakarta. Artinya keempat-empatnya punya potensi dan peluang yang sama untuk memenangkan Pilkada di Jawa Barat,” ungkapnya.
Lebih jauh, Huda menyebut pada kesempatan ini PKB mengusung dua kader sebagai bentuk ikhtiar.
Menurutnya, aspirasi spontanitas perubahan swing voters di Jawa Barat cukup tinggi dan bisa dimanfaatkan oleh pasangan yang diusung pihaknya.
“PKB mengambil pilihan untuk mengusung dua kader sendiri sebagai bagian dari ikhtiar untuk memastikan bahwa aspirasi spontanitas perubahan swing voters di Jawa Barat yang cukup tinggi semoga bisa ditanggung keuntungannya oleh pasangan yang didorong oleh kami,” tutupnya.
Share this article
PKB resmi mengusung Acep Adang Ruhiyat dan Gitalis Dwi Natarina di Pemilihan Gubernur Jawa Barat (Pilgub Jabar) 2024.