Wacana Penyesuaian Tarif KRL Berbasis NIK Tuai Protes, Pengamat Khawatirkan Masyarakat Kelas Menengah

Wacana Penyesuaian Tarif KRL Berbasis NIK Tuai Protes
Wacana Penyesuaian Tarif KRL Berbasis NIK Tuai Protes

AYOJAKARTA.COM - Diskusi seputar penyesuaian tarif Kereta Rel Listrik (KRL) di Jabodetabek semakin hangat dibicarakan.

Wacana Kementerian Perhubungan yang rencananya menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) sebagai basis tarif KRL, mulai mendapatkan perhatian publik.

Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, memastikan bahwa pembahasan mengenai penyesuaian tarif KRL ini masih terus berjalan.

Baca Juga: Berikut 6 Instansi Pusat yang Membuka Formasi CPNS 2024 untul Lulusan SMA Sederajat

Apakah langkah ini akan membawa dampak positif atau justru memunculkan masalah baru?

Rencana kebijakan ini pelaksanaannya akan dilakukan pada tahun 2025, di mana tarif KRL akan disesuaikan berdasarkan NIK penumpang.

Pemerintah beralasan bahwa langkah ini bertujuan agar subsidi transportasi umum lebih tepat sasaran, dengan mengutamakan masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

Dokumen buku nota keuangan RAPBN Tahun Anggaran 2025 mencatat bahwa anggaran subsidi kewajiban pelayanan publik untuk transportasi, termasuk KRL, direncanakan mencapai 7,96 triliun rupiah.

Namun, bukan malah mendapat tanggapan baik, wacana ini justru langsung menuai kritik.

Pengamat kebijakan publik, Trubus Rahadiansyah, menilai bahwa kebijakan ini diskriminatif dan dapat membebani masyarakat kelas menengah.

“Kita kan selama ini memang mendorong agar masyarakat lebih prefer menggunakan transportasi umum, sehingga keberadaan KRL ini adalah salah satu moda transportasi yang menjadi pilihan masyarakat untuk bermobilitas,” ujar Trubus dikutip Ayojakarta.com dari kanal YouTube METRO TV pada Minggu, 1 September 2024.

Menurutnya perbedaan harga yang diberikan sesuai dengan NIK akan berdampak pada masyarakat menengah ke atas.

“Namun demikian kalau kemudian ini ada perbedaan harga nanti rencananya misalnya yang pakai NIK hanya 4.000, atau yang kaya atau menengah ke atas itu nanti rata-rata 10.000 sampai 15.000, berarti kan itu akan berdampak kepada masyarakat menengah ke atas untuk tidak menggunakan ini, moda transportasi umum KRL,” jelasnya.

Baca Juga: KPM PKH dan BPNT Sumringah! Saldo Masuk KKS Rp150 ribu-Rp500 Ribu Awal Bulan, Bansos Reguler September-Oktober Cair?

Kebijakan ini akan membuat masyarakat beralih kembali menggunakan kendaraan pribadi, yang justru berlawanan dengan tujuan awal kebijakan transportasi umum yang ramah lingkungan.

“Menurut saya ini kebijakan ini harus dikasih lebih mendalam lagi jangan sampai dampaknya adalah membawa masyarakat berpindah lagi ke moda transportasi pribadi,” tutupnya.

Pemerintah diharapkan dapat menimbang dampak kebijakan ini secara lebih mendalam agar tidak menimbulkan ketidakadilan bagi kelompok masyarakat tertentu.

Sebagai moda transportasi vital bagi banyak penduduk Jabodetabek, penyesuaian tarif KRL perlu dilakukan dengan bijak agar tetap mendukung mobilitas masyarakat secara luas.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Tarif KRL
# pengamat
# kelas menengah
# nik

News Update

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Metropolitan

Atasi Masalah Sampah, Pemprov DKI Jakarta Dorong Sekolah Manfaatkan Lahan untuk Urban Farming!

Pemprov DKI Jakarta kini tengah gencar mendorong seluruh sekolah di ibu kota untuk mengoptimalkan pemanfaatan ruang hijau dan lahan terbuka.

Nasional

Kemenkum Naikkan Tarif Lepas Status WNI, Apa Saja yang Berubah di PP No. 30 Tahun 2026?

Melalui PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, tarif lepas WNI naik jadi Rp3,5-5 juta & naturalisasi WNA Rp75 juta. Kenaikan ini ditujukan untuk modernisasi layanan digital Kemenkum.

Metropolitan

Pramono Anung Minta Warga Waspadai Kebakaran di Musim Kemarau, APAR Disiapkan di Setiap RW

Imbauan tersebut disampaikan menyusul prediksi BMKG yang menyebut musim kemarau tahun ini berlangsung lebih panjang dengan kondisi cuaca yang lebih

Gadget

Resmi Meluncur 22 Juli, Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra Bawa Layar Anti-Reflektif Bebas Silau!

Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra rilis 22 Juli 2026 dengan layar anti-reflektif khusus, kamera telefoto, dan lipatan minim. Varian standar dibanderol mulai Rp35 jutaan beserta lini Galaxy Watch 9.

Jakarta Selatan

Pramono Resmikan Bedah Rumah di Mampang Bekas Kebakaran, 22 KK Kini Miliki Hunian yang Lebih Layak

Program ini adalah wujud kolaborasi multipihak untuk mempercepat pemulihan warga yang terdampak kebakaran.