AYOJAKARTA.COM - Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto memberi tanggapan tegas mengenai isu akun Fufufafa yang diduga milik Gibran Rakabuming Raka.
Akun ini menjadi perbincangan publik setelah dikaitkan dengan sejumlah komentar kontroversial yang menghina Prabowo Subianto.
Menurut Hasto, banyak pihak yang terlibat dalam politik kotor dengan taktik 'lempar batu sembunyi tangan'.
"Ada yang memiliki agenda politik, tapi lebih suka menggunakan tangan-tangan lain untuk melancarkan aksinya. Ketika ditanya, jawabannya selalu 'saya tidak tahu' atau 'bukan saya yang melakukan',” ujar Hasto Kristiyanto dikutip ayojakarta.com dari YouTube KOMPASTV, Minggu (15/9/2024).
Pernyataan ini dilontarkan saat menanggapi dugaan keterlibatan Gibran dalam pengelolaan akun Fufufafa yang viral.
Selain itu, Hasto menekankan bahwa politik seperti ini merusak peradaban demokrasi.
“Kita harus menyadari bahwa peradaban demokrasi kita tergerus oleh perilaku yang tidak bertanggung jawab. Ini adalah bentuk manipulasi politik yang harus kita lawan bersama,” lanjutnya.
Isu ini mencuat setelah banyak pihak mencurigai bahwa akun Fufufafa yang dikenal aktif di platform Kaskus sering melontarkan komentar provokatif.
Baca Juga: Batal Diusung PDIP di Pilgub Jakarta, Anies Baswedan Ungkap Komunikasi Sudah Serius
Namun, hal yang menarik perhatian banyak orang termasuk akademisi dan pengamat politik Rocky Gerung adalah penghapusan sejumlah postingan dari akun tersebut setelah isu ini menjadi viral.
Rocky dalam kanal YouTube-nya, memberikan analisis terkait penghapusan konten tersebut.
Ia menyebut bahwa penghapusan postingan lama dari akun Fufufafa di Kaskus justru menimbulkan jejak baru.
"Setiap kali ada penghapusan, maka spekulasi baru akan muncul," ungkap Rocky.
Ia mempertanyakan mengapa baru setelah dua minggu viral, jejak digital akun tersebut mulai dihapus.
Baca Juga: Pengamat Politik Ungkap Alasan PDIP Usung Pramono Anung dan Rano Karno di Pilgub Jakarta
Menurut Rocky, tindakan penghapusan ini memicu kecurigaan baru di kalangan publik.
Publik yang sebelumnya fokus pada isi postingan kini mulai mempertanyakan motif di balik penghapusan itu.
“Kenapa dihapus? Bukankah penghapusan itu artinya ada sesuatu yang ingin disembunyikan?”, tambah Rocky.
Rocky juga menyoroti dampak isu ini terhadap politik Indonesia.
Menurutnya, komentar akun Fufufafa yang dianggap menghina Prabowo Subianto telah menambah ketegangan di kalangan elite politik.
Baca Juga: Anies Baswedan Batal Maju Pilgub Jabar, PDIP Sebut Ada 'Tangan Tak Setuju'
“Ini bukan hanya soal akun media sosial, tapi bisa memengaruhi dinamika politik nasional,” ujar Rocky.
Dalam pandangan Rocky, meski isu ini tampak sederhana, dampaknya bisa sangat besar.
Mengingat Prabowo adalah tokoh sentral dengan pendukung setia, setiap komentar yang menyerang dirinya pasti akan memicu reaksi.
Rocky menegaskan bahwa situasi ini tak boleh dianggap remeh terutama dengan semakin banyaknya pihak yang terlibat dalam perdebatan ini.
Baca Juga: Anies Tolak Pinangan untuk Pilgub Jabar, PDIP Usung Pasangan Kurang Dikenal
Sementara itu, Hasto menambahkan bahwa PDIP tetap akan bersikap hati-hati dalam menghadapi isu ini.
Menurutnya yang terpenting adalah menjaga agar isu ini tak mengganggu stabilitas politik.
"Kami akan terus memantau perkembangan ini, tapi kami juga tidak akan terjebak dalam permainan politik kotor semacam ini," pungkas Hasto.***

Share this article
Begini sindiran Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto terkait pemilik akun Kaskus Fufufafa yang belakangan viral.