AYOJAKARTA.COM – Jelang pelantikan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka pada 20 Oktober 2024 mendatang, banyak nama-nama yang digadang-gadang akan mengisi posisi menteri di dalam pemerintahan nanti.
Ada sekitar 46 kementerian dan nama-nama yang menguat untuk dilantik menjadi menteri setelah pelantikan presiden dan wakil presiden (wapres) terpilih nanti.
Diketahui, 46 kementerian tersebut merupakan hasil dari gabungan kementerian sebelumnya. Lalu, nama-nama tersebut apakah sudah pasti akan dilantik atau belum pasti?
Baca Juga: Perbandingan Kamera Xiaomi 14T Pro vs Google Pixel 9 Pro di Mulai! Menang Siapa Nih?
Menurut pengamat politik, Rocky Gerung daftar nama-nama tersebut masih mungkin bisa berubah dan yang tahu hanya Prabowo Subianto sendiri.
“Jurnalis berupaya untuk tahu apa ini, pasti atau tidak pasti, apa ini sebetulnya yang di situ sekedar ditempelkan statusnya hoax atau sekedar pemancing, kan tetap kita tahu bahwa Pak Prabowo sendiri mengatakan bahkan 5 menit sebelum diumumkan ini masih bisa berubah” ucapnya, dikutip Ayojakarta.com dari YouTube Rocky Gerung Official, pada Rabu, 16 Oktober 2024.
“Jadi tidak mungkin memverifikasi daftar itu, kecuali Prabowo sendiri yang menjelaskan kan itu soalnya” lanjutnya.
Rocky Gerung juga menjelaskan bahkan petinggi Partai Gerindra pun tidak tahu.
“Jadi bahkan petinggi Gerinda ya paling kasih kisi-kisi itu apalagi pengamat” ujarnya.
Ia juga mengatakan jadi nama-nama semua itu belum final sampai disitu saja karena masih banyak pertimbangan yang bisa saja berubah.
Baca Juga: Simak! Cara Membuat Channel di Telegram agar Bisa Dikomentari, Ternyata Mudah Loh..
“Jadi tidak ada yang final di situ dan tidak ada yang absolut dan karena tidak absolut maka orang menganggap masih banyak pertimbangan non politis bahkan yang memungkinkan nama-nama itu berubah” kata Rocky Gerung.
Menurut Rocky Gerung, dengan bisa berubahnya nama-nama yang mengisi kursi menteri tersebut menunjukkan bahwa Prabowo Subianto sebenarnya belum siap namun karena setelah pelantikan harus mengumumkan makanya ia melakukan hal itu.
“Jadi penantian ini justru menunjukkan bahwa persiapan Pak Prabowo sebetulnya belum matang itu. Tetapi harus diucapkan nanti juga diperbaiki itu yang saya duga. Nanti nama-namanya masuk tapi 100 hari kemudian reshuffle besar-besaran lagi itu” katanya.
“Karena untuk mengejar agenda kenegaraan maka mesti ada kabinet dan untuk mengejar pelantikan kabinet itu, mesti siap untuk diucapkan beberapa jam Setelah pelantikan Presiden kan” tutupnya.***

Share this article
Ada sekitar 46 kementerian dan nama-nama yang menguat untuk dilantik menjadi menteri setelah pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih