AYOJAKARTA.COM – Beberapa instansi dalam seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2024 akan menyelenggarakan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) Non CAT.
Ada beberapa tahapan seleksi dalam SKB Non CAT, salah satunya adalah tes kesehatan yang wajib diikuti oleh seluruh peserta CPNS 2024.
Dikutip dari akun Instagram @aymangayu pada Kamis (24/10/2024), tes kesehatan merupakan SKB tambahan yang sifatnya menggugurkan.
Artinya, jika Nilai Akhir Kesehatan tidak sesuai dengan ketentuan syarat minimum penilaian instansi penyelenggara, tanpa melihat nilai lainnya termasuk SKD maka pelamar akan dinyatakan Tidak Memenuhi Syarat alias gugur.
Hasil seleksi ini bersifat status present, dimana hasil pemeriksaan yang digunakan adalah kondisi pemeriksaan peserta seleksi pada saat pelaksanaan tes dilakukan.
Pada pemeriksaan fisik, peserta akan melakukan anamnesis atau wawancara medis yang bertujuan untuk mengetahui:
1. Identitas pasien
2. Riwayat penyakit sekarang (didahului dengan keluhan utama)
3. Riwayat penyakit dahulu
4. Anamnesis sistem
5. Riwayat kesehatan keluarga (penyakit bawaan)
6. Riwayat pribadi terkait sosial, ekonomi, dan budaya
Baca Juga: Healing Tipis- Tipis, 5 Cafe Nuansa Alam di Jakarta Pusat yang Bisa Kamu Nikmati
Peserta juga akan melakukan pemeriksaan fisik diagnostik yang terdiri dari:
1. Pengukuran tinggi badan (harus sesuai syarat minimal tinggi badan masing-masing instansi) dan berat badan sesuai Indeks Masa Tubuh (IMT) dengan sistem perhitungan BB/(TB)^2
2. Pengukuran tensi, tidak kurang dari 90/60 atau tidak lebih dari 140/90
3. Pemeriksaan laboratorium (darah rutin, urin rutin, anti-HCV, HbsAg, fungsi hati, fungsi ginjal, metabolisme, HIV, VDRL, dan narkoba)
4. Pemeriksaan nadi, 50-100 per menit
5. Pemeriksaan telinga, hidung, dan tenggorokan
6. Pemeriksaan visus mata
7. Pemeriksaan gigi dan mulut
8. Pemeriksaan elektrokardiografi, rontgen dada, USG abdomen, audiometri, sit lamp dan refraksi
Baca Juga: Battle Spesifikasi Xiaomi 14T Pro 5G vs Samsung S24 FE 5G, Siapa Pemenangnya?
Terdapat instansi yang akan mengadakan pemeriksaan kesehatan jiwa yang bisa dilakukan secara tertulis atau wawancara.
Tes Minnesota Multiphasic Personality Inventory (MMPI) merupakan tes psikometri yang digunakan untuk mengukur psikopatologi orang dewasa di dunia.
MMPI dilakukan untuk memberikan gambaran tentang dimensi kepribadian dan psikopatologi yang penting dalam klinik psikiatri secara akurat.
Bobot penilaian tes kesehatan berupa Stakes 1 dengan nilai 80-100 (disarankan), Stakes 2 dengan nilai 60-79 (disarankan), Stakes 3 dengan nilai 55-59 (dipertimbangkan), dan Stakes 4 dengan nilai 1-54 (tidak disarankan).
Biasanya, jika peserta mendapatkan nilai Stakes 4 maka akan dinyatakan gugur, tetapi hal ini kembali lagi pada kebijakan masing-masing instansi.***

Share this article
tes kesehatan merupakan SKB tambahan yang sifatnya menggugurkan. Artinya, jika Nilai Akhir Kesehatan tidak sesuai dengan ketentuan syarat