Yakin Lolos Seleksi Administrasi PPPK 2024 Tapi Justru TMS? Ini Cara Ajukan Sanggahan, Jangan Sampai Salah!

PPPK 2024
PPPK 2024

AYOJAKARTA.COM - Pendaftaran seleksi PPPK 2024 periode pertama telah ditutup.

Bagi pelamar prioritas Guru dan D-IV Bidan Pendidik Tahun 2023), Eks Tenaga Honorer Kategori II (eks THK-II) tercatat di pangkalan data (database) THK-II di BKN, dan tenaga non-ASN yang terdata dalam database BKN sudah tidak bisa lagi mendaftar seleksi PPPK 2024.

Pendaftaran seleksi PPPK 2024 periode dua bagi tenaga non-ASN (lulusan PPG formasi guru di instansi daerah) dimulai tanggal 17 November-31 Desember 2024.

Pelamar bisa melakukan pendaftaran seleksi PPPK tahun 2024 melalui laman resmi https://sscasn.bkn.go.id.

Baca Juga: Gantikan Laptop! Huawei MatePad Pro 12.2 Tawarkan Performa Snapdragon 8 Gen 2 dengan Keyboard Premium

Dikutip AyoJakarta.com dari unggahan Instagram @bkngoidofficial, berikut hasil rekapitulasi jumlah pendaftar dan peserta yang dinyatakan MS atau TMS berdasarkan update tanggal 18 Oktober 2024 pukul 12.00 WIB.

1. Tenaga guru

Jumlah pendaftar: 247.251

Submit: 186.498

Verifikasi Memenuhi Syarat (MS): 63.108

Verifikasi Tidak Memenuhi Syarat (TMS): 2.963

2. Tenaga kesehatan

Jumlah pendaftar: 88.381

Submit: 47.477

Verifikasi Memenuhi Syarat (MS): 13.197

Verifikasi Tidak Memenuhi Syarat (TMS): 398

Baca Juga: Jangan Sampai Salah! Simak Tips Jitu Mengerjakan Soal Figural yang Sering Muncul dalam TIU SKD CPNS 2024

3. Tenaga teknis

Jumlah pendaftar: 949.997

Submit: 683.102

Verifikasi Memenuhi Syarat (MS): 180.303

Verifikasi Tidak Memenuhi Syarat (TMS): 8.111

Jika melihat hasil rekapitulasi pendaftaran, peserta yang dinyatakan Tidak Memenuhi Syarat (TMS) mencapai lebih dari 11 ribu pelamar.

Pelamar yang dinyatakan TMS masih dapat mengajukan sanggahan jika merasa tidak melakukan kesalahan dalam tahapan pendaftaran hingga pengunggahan dokumen yang dipersyaratkan.

Masa sanggah Seleksi Administrasi PPPK tahun 2024 akan diadakan tanggal 2-4 November 2024.

Dikutip AyoJakarta.com dari laman resmi @studicpns.id, berikut ketentuan pengajuan sanggahan PPPK 2024.

- Kesalahan TMS merupakan kesalahan dari sistem atau pihak verifikator bukan kelalaian pelamar.

- Ajuan sanggah dapat ditolak jika untuk memperbaiki kesalahan yang dilakukan karena kelalaian pelamar.

- Sanggahan dapat diterima apabila kesalahan dari sistem atau panitia.

- Peserta harus melampirkan alasan yang benar, realistis, dan tidak mengada-ada, dan hanya berdasarkan dokumen yang diunggah selama periode pendaftaran dalam membuat sanggahan.

- Jika peserta memiliki dokumen yang tidak valid lebih dari satu dan hanya ingin melakukan sanggah pada salah satunya saja atau tidak pada semua dokumen, maka tidak akan mengubah hasil.

Hal ini dikarenakan satu persyaratan saja tidak valid, maka hasilnya tetap akan TMS (Tidak Memenuhi Syarat).

Baca Juga: Fitur Spesial di HP Infinix: Bisa Ubah WhatsApp ORI Seperti WA GB, Cukup Klik Menu Ini

Berikut beberapa kesalahan yang dapat disanggah oleh pelamar seleksi PPPK 2024 yang dinyatakan TMS.

- Kasus transkrip nilai yang dinyatakan belum diunggah namun sudah diunggah

- Kasus ijazah tidak sesuai dengan formasi jabatan namun sebenarnya tidak sesuai

- Tanggal lahir di KTP melampaui batas usia namun sebenarnya masih dalam cakupan (eror oleh sistem saat membaca data angka).

- Kualifikasi pendidikan tidak sesuai dengan formasi yang dilamar namun sebenarnya sudah sesuai.

Lalu bagaimana cara mengajukan sanggahan jika dinyatakan TMS dan yakin bahwa kesalahan bukan dari pelamar?

Berikut cara mengajukan sanggahan seleksi administrasi PPPK tahun 2024.

1. Buka laman resmi sscasn.bkn.go.id

2. Login ke akun SSCASN dengan masukkan username atau email, serta password yang sudah didaftarkan.

3. Klik tab Resume

4. Lalu lihat hasil seleksi

5. Jika hasil seleksi muncul tulisan ‘Mohon Maaf, Anda tidak lolos tahap administrasi karena…’, cek kembali penyebab kamu dinyatakan tidak lolos tahap administrasi yang dijelaskan di sistem pengumuman

6. Klik Ajukan Sanggah

7. Jika muncul tampilan form sanggah, maka cek kembali informasi syarat yang tidak terpenuhi, meliputi dokumen yang sudah diunggah pelamar dan kolom isian alasan sanggah

8. Klik dan lihat dokumen yang diunggah.

9. Isi alasan sanggah, kemudian cek dokumen yang akan diunggah, misalnya ijazah asli

10. Centang kotak disclaimer yang berisi persetujuan atau kesediaan menanggung akibat hukum jika isian yang dibuat tidak sesuai dokumen

11. Klik Akhiri Proses Sanggah

12. Klik Baiklah jika di dalam kotak muncul ‘Anda hanya bisa melakukan sanggah bila semua persyaratan yang tidak memenuhi syarat disanggah’

13. Klik Iya jika di dalam kotak muncul ‘Apakah Anda yakin untuk mengakhiri dan memproses penyanggahan’

14. Lihat di dalam kotak akan muncul jawaban dari sanggahan misalnya 'Pengajuan sanggah berhasil’

15. Jika sanggahan diterima, kembali ke halaman Resume Pendaftaran maka muncul keterangan ‘Selamat! Anda lulus tahap administrasi berkas’

16. Jika berhasil sanggah, klik Cetak Kartu

Bagi peserta yang diterima pengajuan sanggahan dan dinyatakan lolos pasca masa sanggah maka akan lanjut ke tahap berikutnya yaitu Seleksi Kompetensi PPPK 2024.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# PPPK 2024
# TMS
# seleksi administrasi

News Update

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.