AYOJAKARTA.COM - Selain mendapat dukungan penuh dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), pasangan nomor urut 3 Pramono Anung-Rano Karno mendapat banyak dukungan dari pendukung partai ini.
Hal tersebut terungkap dari hasil survei terbaru Litbang Kompas tentang preferensi pemilih pada Pilkada Jakarta 2024.
Survei yang dilakukan pada 20-25 Oktober 2024 ini menyasar preferensi pemilih dari berbagai partai besar terhadap tiga pasangan calon yang bertarung, yaitu Ridwan Kamil-Suswono (nomor urut 1), Dharma Pongrekun-Kun Wardana (nomor urut 2), dan Pramono Anung-Rano Karno (nomor urut 3).
Di antara pemilih PKB, pasangan Pramono-Rano berhasil meraih dukungan terbanyak dengan 60,5% suara, menjadikannya pilihan utama di kalangan pemilih partai ini.
Pasangan Ridwan Kamil-Suswono hanya mendapat dukungan 11,6%, sementara Dharma Pongrekun-Kun Wardana memperoleh 4,7% suara. Sebanyak 23,2% pemilih PKB tidak menjawab atau memilih untuk merahasiakan pilihannya.
Pemilih PDIP juga cenderung mendukung pasangan Pramono-Rano dengan persentase dukungan mencapai 66,4%.
Dukungan untuk Ridwan Kamil-Suswono di kalangan pemilih PDIP berada di angka 13,6%, sementara Dharma Pongrekun-Kun Wardana didukung oleh 6,4% pemilih.
Sejumlah 13,6% responden dari PDIP tidak mengungkapkan pilihannya.
Menariknya, pasangan Pramono-Rano juga mendapat dukungan besar dari pemilih Partai NasDem, dengan 45,5% suara yang memilih pasangan ini.
Ridwan Kamil-Suswono memperoleh 27,3% dukungan dari pemilih NasDem, sementara Dharma Pongrekun-Kun Wardana tidak mendapat dukungan sama sekali.
Sisanya, sebesar 27,2%, memilih untuk merahasiakan pilihan mereka.
Di sisi lain, dukungan pemilih Partai Demokrat untuk pasangan Pramono-Rano cukup signifikan, yakni sebesar 40,5%, diikuti oleh Ridwan Kamil-Suswono dengan 26,2%.
Dharma Pongrekun-Kun Wardana hanya memperoleh 2,4% suara dari pemilih Demokrat. Sisanya, 30,9%, tidak memberikan jawaban.
Dukungan untuk Ridwan Kamil
Sementara itu, pasangan Ridwan Kamil-Suswono mendapat dukungan terbesar dari pemilih Partai Gerindra, dengan persentase dukungan mencapai 44,8%.
Pramono-Rano berada di posisi kedua dengan 37,2%, sedangkan Dharma Pongrekun-Kun Wardana hanya meraih 1,4% dukungan dari pemilih Gerindra. Sebanyak 16,6% pemilih Gerindra memilih untuk tidak menjawab.
Dari kalangan pemilih Golkar, Ridwan Kamil-Suswono juga mendominasi dengan dukungan sebesar 45,8%.
Pramono-Rano memperoleh dukungan 29,2% dari pemilih Golkar, sementara Dharma Pongrekun-Kun Wardana hanya didukung oleh 2,8% responden Golkar.
Sebanyak 22,2% responden dari Golkar tidak mengungkapkan pilihannya.
Dukungan pemilih Partai Keadilan Sejahtera (PKS) terlihat cukup besar untuk Ridwan Kamil-Suswono dengan 36,9%.
Sementara itu, Pramono-Rano mendapat dukungan 30,6%, dan Dharma Pongrekun-Kun Wardana memperoleh 4,5% suara. Sebanyak 28% responden PKS memilih untuk merahasiakan pilihan mereka.
Secara keseluruhan, survei ini menunjukkan dominasi Pramono Anung-Rano Karno di antara pemilih PKB, PDIP, NasDem, dan Demokrat. Sebaliknya, dukungan bagi Ridwan Kamil-Suswono terfokus pada pemilih Gerindra, Golkar, dan PKS, di mana pasangan ini mendapatkan persentase dukungan yang cukup tinggi.
Dengan hasil survei yang menunjukkan pola dukungan yang cukup beragam di antara partai-partai besar, dinamika Pilkada Jakarta 2024 diperkirakan akan berlangsung ketat.
Kekuatan dukungan dari pemilih partai tertentu menjadi faktor penting yang dapat mempengaruhi peluang kemenangan masing-masing pasangan calon dalam pilkada ini.***

Share this article
Dengan hasil survei yang menunjukkan pola dukungan yang cukup beragam di antara partai-partai besar, dinamika Pilkada Jakarta 2024