AYOJAKARTA.COM – Pil KB masih mendominasi dan jadi tren alat kontrasepsi yang masih jadi favorit di Indonesia.
Keluarga Berencana (KB) sudah menjadi program yang cukup penting dalam upaya meningkatkan kesejahteraan keluarga kecil di Indonesia.
Keluarga Berencana ini juga memiliki tujuan untuk mengatur kelahiran, meningkatkan kesejahteraan ibu dan anak serta mewujudkan Norma Keluarga Kecil Bahagia Sejahtera (NKKBS).
Program KB ini sendiri diharapkan bisa dimanfaatkan untuk membantu para keluarga dalam mengendalikan jumlah kelahiran dan bisa menjamin terwujudnya keluarga yang sejahtera.
Data terbaru dari Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) pada maret 2023 telah memberikan gambaran menarik tentang tren dalam penggunaan alat kontrasepsi di Indonesia.
Hasil dari Susenas menunjukkan bahwa pil KB masih jadi pilihan yang utama bagi para perempuan dengan persentase hingga 46,01%.
Baca Juga: Raja HP Terkuat? Honor X9c Meluncur dengan Peningkatan Spesifikasi dan Ketahanan Lebih Tangguh
Metode alat kontrasepsi yang lain adalah sterilisasi Wanita (tubektomi/MOW) dengan persentase 19,37%.
Kemudian disusul IUD atau spiral sebesar 15,44%, susuk KB atau implant sebesar 11,39% serta suntikan di angka 7,78%.
Walaupun pil KB ini masih jadi pilihan yang utama bagi banyak keluarga, ternyata ada catatan bahwa penggunaan KB pada kepala rumah tangga perempuan biasa saja terjadi karena berbagai faktor.
Misalnya ketika perempuan bercerai atau ditinggal suami karena meninggal dunia, ada kemungkinan perempuan tersebut masih menggunakan KB saat pendataan.
Hal tersebut bisa saja terjadi karena alat kontrasepsi yang terpasang masih tertanam di dalam tubuh perempuan tersebut.
Tren dalam penggunaan dari salah satu metode KB di Indonesia menunjukkan bahwa pil tersebut telah berhasil meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya mengatur kelahiran.
Namun masih diperlukan upaya untuk meningkatkan akses serta informasi tentang metode KB yang ada, sehingga perempuan pun dapat memilih yang paling sesuai dengan kebutuhan dan kondisinya.
Peningkatan akses terhadap layanan dan edukasi tentang metode KB yang aman dan efektif akan dapat membantu para perempuan dalam merencanakan kehamilan.
Jadi, dalam menentukan Keluarga Berencana (KB) bisa menggunakan berbagai metode yang kamu sukai dan aman untuk digunakan para perempuan.

Share this article
Hasil dari Susenas menunjukkan bahwa pil KB masih jadi pilihan yang utama bagi para perempuan dengan persentase hingga 46,01%.