AYOJAKARTA.COM - Hanya 30 persen dari total peserta CPNS yang akan lolos, simak skema penentuan kelulusannya.
Begini skema penentuan kelulusan CPNS 2024, karena hanya 30 persen dari total pendaftar yang akan lolos.
Jumlah pelamar CPNS 2024 di seluruh Indonesia mencapai 3,9 juta orang. Baik yang mendaftar di instansi pusat maupun daerah.
Baca Juga: 7 Hp Samsung A Series Ini Turun Harga di Akhir Tahun 2024, Ada yang hingga Rp1,5 Juta Loh!
Dari jumlah tersebut, 500 lebih pendaftar sudah gagal di tahap seleksi administrasi.
Artinya ada 2 juta lebih yang lanjut ke tahap Seleksi Kompetensi Dasar (SKD).
Hingga pelaksanaan SKD berakhir, yang lolos dan masuk dalam passing grade ada 741.711 peserta.
Mereka bisa melanjutkan ke tahap selanjutnya, yakni Seleksi Kompetensi Bidang (SKB).
Jika melihat kuota, maka hanya 30 persen dari total pelamar yang akan lolos CPNS 2024.
Begini skema penentuan kelulusan CPNS dan solusi jika ada skor akhir yang sama seperti yang dikutip Ayojakarta.com dari Instagram @studicpns.id, Sabtu 23 November 2024.
Dalam seleksi CPNS, nilai akhir adalah kombinasi antara nilai SKD (40%) dengan nilai SKB (60%).
Baca Juga: Awas Gagal Cair! KPM Bantuan Ini Harus Segera Cairkan Bansos Sebelum 30 November, Kamu Sudah?
Ini berarti, SKB memiliki bobot yang lebih besar dan menentukan dalam kelulusan akhir peserta.
Jika ada skor penilaian akhir yang sama dari peserta, maka akan ditentukan berdasarkan ketentuan berikut :
- Nilai SKD yang tertinggi
- Penentuan kelulusan akhir didasarkan secara berurutan. Mulai dari TKP, TIU dan TWK yang tertinggi
- Jika masih sama, penentuan didasarkan pada IPK atau rata-rata nilai ijazah
- Jika masih tetap sama, maka penentuan kelulusan didasarkan pada usia pelamar yang tertinggi.***

Share this article
Hanya 30 persen dari total peserta CPNS 2024 yang akan lolos, simak skema penentuan kelulusannya di sini