3 Tuntutan 1 Tekad! Mahasiswa Jakarta Tantang Presiden Prabowo Subianto Buktikan Keberpihakan Atas PPN 12 Persen

Mahasiswa Jakarta Lakukan Aksi Demo soal PPN 12 Persen
Mahasiswa Jakarta Lakukan Aksi Demo soal PPN 12 Persen

AYOJAKARTA.COM - Di tengah suasana malam yang kian larut di depan Istana Negara, koordinator wilayah BMSI (Badan Mahasiswa Seluruh Indonesia) untuk wilayah Jabodetabek, Sabit Syahidan dari Universitas Negeri Jakarta mengungkapkan kekecewaannya. 

Sabit Syahidan mengungkapkan kekecewaan mendalam atas sikap pemerintah yang belum memberikan tanggapan terhadap aksi demonstrasi mereka.

Berbicara dengan nada tegas namun terukur, Sabit Syahidan menegaskan bahwa sejak dimulainya aksi pada sore hari, tidak ada satupun perwakilan dari istana maupun pemerintah yang menemui para demonstran untuk berdialog.

Kondisi ini membuat massa aksi semakin kukuh dengan keputusan mereka untuk bertahan di lokasi, meskipun malam semakin larut dan tekanan dari berbagai pihak terus menguat.

Baca Juga: iPhone 16 Benarkah Tahun 2025 Masuk Indonesia? Intip Harganya di Sini

Dalam pernyataan yang disampaikan dengan sistematis, BMSI menguraikan tiga tuntutan konkret yang menjadi inti dari aksi mereka, sebagai berikut yang dikutip dari kanal YouTube Kompas TV, Sabtu (28/12/2024): 

1. Mendesak Presiden untuk segera mengeluarkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perpu) yang membatalkan kenaikan PPN menjadi 12 persen.

2. Menyoroti praktik yang mereka sebut sebagai "pemerasan rakyat" melalui berbagai kebijakan fiskal yang memberatkan, dengan menuntut pemerintah untuk menghentikan kebijakan-kebijakan tersebut.

3. Berfokus pada aspek pengelolaan keuangan negara, di mana mereka mendesak pemerintah untuk mengoptimalkan penggunaan dan pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) secara lebih efektif dan berorientasi pada kesejahteraan rakyat.

Baca Juga: Reseller Apple Bocorkan Harga iPhone 16 Series di Indonesia dan Tanggal Rilisnya

Meskipun menghadapi himbauan dari pihak kepolisian untuk membubarkan diri dan melanjutkan aksi di hari berikutnya, massa aksi menunjukkan keteguhan pendirian yang luar biasa.

Para demonstran, yang sebagian besar adalah mahasiswa, menyatakan dengan tegas bahwa mereka menolak tawaran untuk menunda aksi ke hari berikutnya.

Mereka berkomitmen untuk tetap bertahan di lokasi, bahkan jika harus menghadapi tindakan represif.

Tekad ini didasari oleh keyakinan bahwa momentum saat ini adalah waktu yang tepat untuk mendesak pemerintah mengambil tindakan konkret, bukan sekadar janji-janji yang ditunda.

Kekhawatiran mahasiswa terhadap dampak kenaikan PPN 12% didasarkan pada analisis mendalam tentang efek domino yang akan terjadi di masyarakat.

Kenaikan 1% yang tampak kecil secara nominal dinilai akan berdampak sistematik terhadap seluruh rantai ekonomi, mulai dari produksi hingga konsumsi.

BMSI menekankan bahwa dampak terberat akan dirasakan oleh masyarakat kelas bawah yang sudah berjuang dengan berbagai tekanan ekonomi.

Lebih jauh lagi, aksi ini juga menjadi semacam ujian awal bagi pemerintahan Presiden Prabowo Subianto yang baru dilantik.

Baca Juga: Otentikasi Pensiunan PNS Wajib Pakai Aplikasi Andal by Taspen Per Januari 2025, Sudah Tahu Caranya?

Hal ini guna untuk membuktikan apakah janji-janji kampanye tentang keberpihakan kepada rakyat akan benar-benar direalisasikan atau hanya menjadi retorika politik semata.

Para demonstran menegaskan akan terus memantau dan menuntut realisasi komitmen tersebut.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Sabit Syahidan
# PPN
# BMSI

News Update

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Metropolitan

Atasi Masalah Sampah, Pemprov DKI Jakarta Dorong Sekolah Manfaatkan Lahan untuk Urban Farming!

Pemprov DKI Jakarta kini tengah gencar mendorong seluruh sekolah di ibu kota untuk mengoptimalkan pemanfaatan ruang hijau dan lahan terbuka.

Nasional

Kemenkum Naikkan Tarif Lepas Status WNI, Apa Saja yang Berubah di PP No. 30 Tahun 2026?

Melalui PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, tarif lepas WNI naik jadi Rp3,5-5 juta & naturalisasi WNA Rp75 juta. Kenaikan ini ditujukan untuk modernisasi layanan digital Kemenkum.

Metropolitan

Pramono Anung Minta Warga Waspadai Kebakaran di Musim Kemarau, APAR Disiapkan di Setiap RW

Imbauan tersebut disampaikan menyusul prediksi BMKG yang menyebut musim kemarau tahun ini berlangsung lebih panjang dengan kondisi cuaca yang lebih

Gadget

Resmi Meluncur 22 Juli, Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra Bawa Layar Anti-Reflektif Bebas Silau!

Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra rilis 22 Juli 2026 dengan layar anti-reflektif khusus, kamera telefoto, dan lipatan minim. Varian standar dibanderol mulai Rp35 jutaan beserta lini Galaxy Watch 9.

Jakarta Selatan

Pramono Resmikan Bedah Rumah di Mampang Bekas Kebakaran, 22 KK Kini Miliki Hunian yang Lebih Layak

Program ini adalah wujud kolaborasi multipihak untuk mempercepat pemulihan warga yang terdampak kebakaran.