AYOJAKARTA.COM – Sempat menghiasi layar kaca melalui tayangan Misteri Gunung Merapi 3 dan Angling Dharma, artis pemeran Sekar Arum kembali muncul ke media.
Ratu Anisa atau pemeran karakter Sekar Arum, selain dikenal sebagai artis laga kolosal juga sempat membintangi sejumlah tayangan film televisi.
Kemunculan kembali Sekar Arum setelah lama vakum, sontak mengejutkan para penggemar wanita kelahiran Jakarta pada 4 Maret 1985.
Pasalnya Sekar Arum diketahui berurusan dengan polisi setelah kedapatan diduga menggunakan uang palsu saat berbelanja di sebuah pusat perbelanjaan di Kemang, Jakarta Selatan.
Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan, petugas mendapati uang palsu pecahan Rp100,000 yang jumlahnya mencapai 2,235 lembar atau sekitar Rp223 juta.
Baca Juga: Marak Sindikat Uang Palsu: Viral Uang Goban dengan Pesan Sindir Koruptor Bikin Geger Warganet!
Terungkapnya kasus ini dimulai saat Sekar Arum menggunakan uang palsu untuk berbelanja pada Rabu, 2 April 2025 di sebuah toko.
Di toko berbeda, Sekar Arum kembali menggunakan uang serupa untuk berbelanja namun usahanya tidak berjalan sesuai dengan rencana.
Melalui mesin pemindai yang tersedia di toko, kasir kemudian mendapati uang yang digunakan Sekar adalah uang palsu.
Meski sempat mengelak dan berusaha melakukan transaksi di toko berbeda, ulah Sekar justru mendapat penanganan dari petugas keamanan serta kepolisian.
Dari hasil pemeriksaan, Iptu Teddy Rohendi selaku Kanit Ranmor Satreskrim Polres Metro Jakarta Selatan menemukan ribuan lembar uang palsu di tempat tinggal pelaku.
“Pelaku sekarang ini sudah kami amankan, jumlahnya sekitar 2,235 lembar pecahan seratus ribu Rupiah,” jelas Iptu Teddy, dikutip dari kanal YouTube KOMPASTV, Senin, 14 April 2025.
Guna pendalaman lebih lanjut, hingga saat ini Sekar yang telah berstatus sebagai tersangka masih terus menjalani pemeriksaan terkait kepemilikan uang palsu.
Atas tindakannya yang menyimpan dan mengedarkan uang palsu tersebut, Sekar terancam hukuman maksimal 15 tahun penjara.
Menurut Kompol Nurma Dewi selaku Kasie Humas Polres Metro Jakarta Selatan, pendalaman kasus peredaran uang palsu masih akan terus dilakukan.
Dari temuan ribuan lembar uang palsu yang ditemukan tim Ranmor di tempat kost, akan dilakukan pendalaman.
Baca Juga: Dedi Mulyadi Bongkar Pihak yang Potong Uang Kompensasi Sopir Angkot, Ternyata Bukan Dishub?
“Ini yang masih didalami unit Ranmor, darimana dia dapat dan kenapa bisa sampai menyebarkan atau membelanjakan, itu masih dikembangkan,” jelas Kompol Nurma.
Namun demikian, Nurma memastikan akan terus memberikan laporan terkait hasil pengembangan kasus penyebaran uang palsu yang dilakukan Sekar.
Penemuan mesin pencetak, lokasi pembuatan, serta pihak-pihak yang terlibat, menurut Kompol Nurma tengah menjadi prioritas anggota kepolisian.
Untuk kasus peredaran uang palsu, Nurma menyebut biasa dilakukan oleh lebih dari satu orang orang atau melibatkan sebuah jaringan sindikat.***

Share this article
Sekar Arum diketahui berurusan dengan polisi setelah kedapatan menggunakan uang palsu saat berbelanja di sebuah pusat perbelanjaan.