Solusi Konkret Kasus Dugaan Ijazah Palsu, Pakar Hukum Pidana Berharap Sikap Negarawan Jokowi Lebih Dikedepankan

Kasus dugaan ijazah palsu Joko Widodo (Jokowi) yang hingga kini belum sepenuhnya tuntas, ditengarai memuat unsur politik.
Kasus dugaan ijazah palsu Joko Widodo (Jokowi) yang hingga kini belum sepenuhnya tuntas, ditengarai memuat unsur politik.

AYOJAKARTA.COM – Kasus dugaan ijazah palsu Joko Widodo (Jokowi) yang hingga kini belum sepenuhnya tuntas, ditengarai memuat unsur politik.

Selain bertujuan menyerang kebijakan Jokowi selama menjabat presiden, kasus dugaan ijazah palsu juga dinilai sebagian kalangan sebagai akses ke persoalan lain.

Terkait dengan adanya anggapan muatan politik dalam kasus dugaan ijazah palsu Jokowi, Roy Suryo selaku salah satu pihak terlapor membantah.

Meski sempat berada di jajaran kementerian dan bersinggungan dengan dunia politik, Roy mengaku kebenaran sebagai akademisi menjadi latar perjuangan.

Karenanya, meski mendapat beragam tanggapan Roy dan sederet nama yang ikut menjadi terlapor siap mempertanggung-jawabkan pendapatnya secara hukum.

Baca Juga: Tak Ambil Pusing, Jawaban Santai Jokowi Soal Isu Pemakzulan Gibran: Namanya Juga Demokrasi, Boleh Saja…

“Galileo dan copernicus itu sempat dihukum karena mempercayai bumi itu bulat, yang waktu itu dipercaya datar, ini tidak ada muatan politik,” tegas Roy.

Selain menyoroti kebenaran sebagai seorang akademik, ijazah palsu Jokowi juga dipercaya akan berdampak pada kebijakannya di masa lalu.

Sehubungan dengan pandangan tersebut, Mahfud MD memastikan kasus ijazah palsu tidak akan berpengaruh pada kebijakan-kebijakan Jokowi sebagai Presiden.

Disamping karena memang dibenarkan oleh konstitusi, kasus dugaan ijazah palsu menurut Mahfud terjadi akibat regulasi yang perlu disempurnakan.

Karena itu mantan Menko Polhukam di era Jokowi ini berharap agar kasus dugaan ijazah palsu tidak dibawa ke ranah lain yang lebih luas.

Baca Juga: Sebut Jokowi Lulusan Kedokteran, Apakah Perkataan Wakil Rektor UGM Soal Dugaan Ijazah Palsu akan Dipermasalahkan?

“Ini sebenarnya tidak akan menjadi pelanggaran kalau Undang-undangnya ketat, mengatur dan mengantisipasi serta apa dampaknya,” ujar Mahfud.

Terlepas dari keaslian atau pemalsuan ijazah yang digunakan oleh Jokowi saat menjadi peserta pemilu, Undang-undang tidak menyediakan klausul khusus.

Seluruh rangkaian kebijakan dan ketatanegaraan serta kebijakan yang diambil Jokowi saat masih menjabat, menurut Mahfud tidak otomatis batal jika memang ijazahnya palsu.

Terkait langkah hukum yang ditempuh oleh Presiden Ketujuh Republik Indonesia soal dugaan ijazah palsunya, Hibnu Nugroho selaku Pakar Hukum Pidana memberi tanggapan.

Menurut Profesor Hibnu, kepemimpinan Joko Widodo hingga bisa mencapai dua periode tidak lepas dari sikap kenegarawanan yang dimilikinya.

Baca Juga: Jokowi Soal Laporkan 5 Sosok Terkait Tudingan Ijazah Palsu ke Polda Metro: Memang Perlu Dibawa ke Ranah Hukum

Pelaporan yang dilakukan oleh seorang negarawan kepada rakyatnya, menurut Hibnu memiliki beragam alasan.

Di samping karena saat ini sudah memiliki posisi setara atau sama-sama warga sipil, peran Jokowi sebagai negarawan juga sangat dibutuhkan.

Salah satu cara terbaik untuk menyudahi perkara ijazah palsu ini di tengah masyarakat, menurut Hibnu dilakukan dengan menunjukkannya ke publik.

“Sebagai mantan seorang presiden, seharusnya Pak Jokowi legowo lah, buktikan ke publik kalau ijazahnya asli, selesai itu,” tegas Hibnu.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# negarawan
# Ijazah Palsu
# Jokowi

News Update

Bisnis

Kenalkan Dunia Aviasi Sejak Dini, Intip Aksi Seru Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Hari Anak Nasional 2026

Pertamina Patra Niaga Regional JBB sambut Hari Anak Nasional 2026 lewat Program TAMASYA di Bandung! Kenalkan dunia aviasi dan profesi CRO.

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.