AYOJAKARTA.COM – Gencatan senjata antara Iran dan Israel yang diumumkan pada 24 Juni 2025 oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump menandai berakhirnya perang selama 12 hari yang memuncak dengan serangan-serangan rudal dan serangan udara di kedua belah pihak.
Trump mengumumkan bahwa gencatan senjata sudah "in effect" (berlaku) dan dengan tegas meminta kedua belah pihak untuk tidak melanggarnya.
“CEASEFIRE IS IN EFFECT. PLEASE DO NOT VIOLATE IT! (Gencatan Senjata SEDANG BERLAKU. JANGAN MELANGGARNYA!),” tegas Donald Trump Presiden Amerika Serikat yang dikutip dari Kompas TV Rabu (25/06/2025).
Baca Juga: Isu Kenaikan Gaji PNS 16 Persen Masih Simpang Siur, Ini Klarifikasi Resmi Menpan RB
Presiden AS tersebut juga menegaskan agar Israel untuk tidak melanjutkan serangan udara ke Iran dan memerintahkan semua pesawat tempur Israel kembali ke pangkalan dengan salam persahabatan kepada Iran.
“turn around and head home, while doing a friendly ‘Plane Wave’ to Iran. Nobody will be hurt (berbalik dan pulang, sambil melakukan salam persahatan yang ramah ke Iran. Tidak akan ada yang terluka),” ujar Trump.
Presiden Iran Masoud Pezeshkian juga telah menyatakan perang 12 hari itu telah berakhir dan menegaskan kesiapan Iran untuk kembali berunding dengan Amerika Serikat, meskipun Iran tetap menegaskan haknya atas program nuklir damai.
Sementara itu, Israel mengklaim telah mencapai tujuan militernya dan siap menanggapi setiap pelanggaran gencatan senjata dengan tegas.
Meski secara resmi gencatan senjata telah diberlakukan, fakta dilapangan berbeda, insiden-insiden serangan rudal dan serangan udara masih terjadi di lapangan, menunjukkan bahwa ketegangan dan konflik belum sepenuhnya mereda.
Situasi di lapangan tetap dinamis dan rapuh, dengan tuduhan pelanggaran gencatan senjata dari kedua pihak yang saling bertukar serangan, termasuk serangan udara Israel ke Teheran dan serangan rudal Iran ke wilayah Israel.
Hal ini menimbulkan kekhawatiran bahwa gencatan senjata ini hanya bersifat sementara dan perdamaian yang lebih stabil masih sulit dicapai dalam waktu dekat.
Singkatnya, meskipun gencatan senjata Iran-Israel telah disepakati secara resmi dan perang 12 hari dinyatakan berakhir, kenyataan di lapangan menunjukkan bahwa konflik masih berlanjut dalam bentuk serangan sporadic.
Sehingga perdamaian yang benar-benar langgeng masih menjadi tantangan besar bagi kedua negara dan kawasan Timur Tengah secara keseluruhan. ***

Share this article
Presiden Iran Masoud Pezeshkian juga telah menyatakan perang 12 hari itu telah berakhir dan menegaskan kesiapan Iran berunding dengan AS