Polemik Dugaan Ijazah Palsu Milik Joko Widodo Makin Bertambah Pelik, Psikolog Forensik Sumbang Gagasan Mencengangkan!

Polemik Dugaan Ijazah Palsu Milik Joko Widodo Makin Bertambah Pelik, Psikolog Forensik Sumbang Gagasan Mencengangkan!
Polemik Dugaan Ijazah Palsu Milik Joko Widodo Makin Bertambah Pelik, Psikolog Forensik Sumbang Gagasan Mencengangkan!

AYOJAKARTA.COM – Dianggap sebagai polemik paling pelik, perkara kasus dugaan Ijazah Palsu milik Joko Widodo masih belum berhenti menyita perhatian publik.

Terbaru, pada Rabu siang ini Polda Metro Jaya akan meminta keterangan dari Rismon Sianipar dan Roy Suryo Cs terkait dengan perkara Ijazah Palsu milik Joko Widodo.

Hadir sebagai Ahli untuk memberikan pandangan ilmiah, Rismon Sianipar berharap proses kasus dugaan Ijazah Palsu milik Joko Widodo dapat segera menemukan titik terang.

Baca Juga: Miliaran Dana Bansos untuk Para KPM Parkir di Rekening Anomali Pelaku Judol, Humas PPATK Anggap Ini Bukan Hal Wajar!

Menurut Rismon, pengujian secara ilmiah untuk melakukan pembuktian terhadap suatu benda merupakan metodologi yang akan dapat mengarah pada kebenaran.

Untuk memastikan kebenaran secara ilmiah, Rismon berharap masing-masing pihak yang berbeda pendapat berkenan mendatangkan Ahlinya, termasuk Bareskrim Polri.

“Kami ingin menantang secara ilmiah, karena kebenaran itu repeatable, dapat diluangi dan direkontruksi,” ujar Rismon dikutip Ayojakarta dari kanal Youtube Kompas TV.

Pandangan senada terkait metode pemeriksaan secara ilmiah, selain disinggung oleh Rismon Sianipar selaku Ahli Digital Forensik juga sempat disampaikan Reza Indragiri.

Baca Juga: Saatnya Berburu HP Oppo! Harga Turun Drastis di Bulan Juli Hingga Jutaan Rupiah, Jangan Sampai Terlewat

Menurut Psikolog Forensik, pemeriksaan dengan metode saintific secara berimbang terhadap suatu objek hukum memang penting untuk dilakukan.

Selain karena masing-masing pihak memiliki kesempatan untuk melakukan penelitian, hal tersebut juga berguna menghindari terjadinya bias informasi.

Dalam suatu perkara hukum, bias informasi menurut Reza merupakan salah satu kendala yang paling cukup sering terjadi di Indonesia.

Bercermin pada Kopi Sianida, Penembakan Brigadir Joshua, Vina Cirebon hingga Kilometer 50; integritas dan moralitas Puslabfor Polri justru semakin dipertanyakan.

Baca Juga: Penebalan Sembako Rp400 Ribu Tuntas Minggu Ini, Bantuan Beras 20 Kg Disalurkan Mulai Hari InI, Siapa yang Belum Terima?

Agar citra Polri sebagai Pelindung dan Pengayom Masyarakat tidak mengalami penurunan derajat kepercayaan, Reza berharap kepolisian mulai melakukan penataan ulang.

Pemeriksaan alat bukti hukum yang tidak hanya berada di satu pihak, menurut Reza akan membuat putusan Hakim menjadi lebih jernih.

Sebagaimana kasus OJ Simpson di Amerika Serikat, proses penyelidikan secara ilmiah yang berimbang dari kedua pihak memungkinkan keputusan Hakim lebih bervariasi.

Terkait dengan kasus ijazah milik Jokowi yang diduga palsu oleh sejumlah kalangan dan mendapat bantahan, menurut Reza perlu menerapkan pendekatan serupa.

Baca Juga: Jakarta Perkuat Kesehatan Kepulauan Seribu! Kapal P3KD 01 Dilengkapi Fasilitas Medis Terlengkap Mulai dari Ruang Bersalin hingga Lab Modern

Pembuktian keaslian secara ilmiah dari pihak-pihak yang berbeda pendapat, menurut Reza penting agar tidak terjadi Tiga C dalam alat bukti.

Ketiga C yang dimaksud oleh Psikolog Forensik tersebut antara lain Compromised atau Diatur, Contaminated atau Tidak Steril dan Corrupted atau Tidak Utuh.

“Andai kesempatan semacam ini sama-sama dilakukan Jokowi dan Roy Suryo, kita berharap kesimpulannya akan solid, palsu atau konon palsu?” ujar Reza dikutip Ayojakarta dari Fristian Griec Media. ***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Ijazah Palsu milik Joko Widodo
# kasus
# rismon sianipar

News Update

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Metropolitan

Atasi Masalah Sampah, Pemprov DKI Jakarta Dorong Sekolah Manfaatkan Lahan untuk Urban Farming!

Pemprov DKI Jakarta kini tengah gencar mendorong seluruh sekolah di ibu kota untuk mengoptimalkan pemanfaatan ruang hijau dan lahan terbuka.

Nasional

Kemenkum Naikkan Tarif Lepas Status WNI, Apa Saja yang Berubah di PP No. 30 Tahun 2026?

Melalui PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, tarif lepas WNI naik jadi Rp3,5-5 juta & naturalisasi WNA Rp75 juta. Kenaikan ini ditujukan untuk modernisasi layanan digital Kemenkum.

Metropolitan

Pramono Anung Minta Warga Waspadai Kebakaran di Musim Kemarau, APAR Disiapkan di Setiap RW

Imbauan tersebut disampaikan menyusul prediksi BMKG yang menyebut musim kemarau tahun ini berlangsung lebih panjang dengan kondisi cuaca yang lebih

Gadget

Resmi Meluncur 22 Juli, Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra Bawa Layar Anti-Reflektif Bebas Silau!

Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra rilis 22 Juli 2026 dengan layar anti-reflektif khusus, kamera telefoto, dan lipatan minim. Varian standar dibanderol mulai Rp35 jutaan beserta lini Galaxy Watch 9.

Jakarta Selatan

Pramono Resmikan Bedah Rumah di Mampang Bekas Kebakaran, 22 KK Kini Miliki Hunian yang Lebih Layak

Program ini adalah wujud kolaborasi multipihak untuk mempercepat pemulihan warga yang terdampak kebakaran.