AYOJAKARTA.COM - Baru-baru ini, sebuah kasus menjadi sangat ramai diperbincangkan tentang seorang anak pejabat Kemenkeu, Mario Dandy yang menganiaya seorang anak dari pengurus GP Ansor.
Mengenai hal tersebut, banyak warganet yang kemudian mengatakan bahwa kasus ini terasa cukup mirip dengan kasus pembunuhan terhadap Brigadir J yang melibatkan Ferdy Sambo.
Bahkan, ada juga pengguna twitter yang mencoba untuk menganalisis kesamaan yang terjadi antara kasus Mario Dandy dengan kasus Ferdy Sambo.
Baca Juga: Sadar Kesalahan Aniaya David, Mario Dandy Tegaskan Ingin Bertemu Korban Namun Tersandung Alasan Ini
Mulai dari disebabkan oleh laporan wanita, hingga institusi pemerintah yang ikut terseret dan terkena imbas dari munculnya dua kasus tersebut.
Dikutip AyoJakarta.com dari akun twitter @Bey_Ddavin, berikut ini adalah perbandingan yang menyetarakan antara kasus Ferdy Sambo dengan Mario Dandy.
Karena pengaduan Putri :
Baca Juga: Pakar Mikro Ekspresi Soroti Gesture Mario Dandy, Masih Tegap dan Berani Menatap, Tiada Sesalkah?
1. Sambo dihukum mati
2. Josua mati
3. Banyak polisi dicopot
4. Krisis kepercayaan kepada polisi
Karena pengaduan Agnes :
1. Mario dipenjara
2. David koma
3. Bapaknya Mario dipecat
4. Pegawai pajak ketar-ketir
5. Krisis kepercayaan kepada @DitjenPajakRI
Kronologi Awal
Memang, kasus pembunuhan terhadap Brigadir J dan kasus penganiayaan oleh Mario Dandy memiliki dugaan motif yang hampir serupa.
Keduanya ternyata sama-sama terjadi akibat sulutan emosi dari seorang laki-laki akibat pasangannya yang merasa diperlakukan tidak baik.
Dikutip AyoJakarta.com dari Suara.com, Kapolres Jakarta Selatan, Kombes Ade Ary Syam Indradi menjelaskan tentang kronologi awal mula kasus penganiayaan terhadap David terjadi.
Baca Juga: Publik Bersatu, Polres Jakarta Selatan Diserbu Karangan Bunga Desak Tangkap Agnes Pacar Mario Dandy
Ia menerangkan, bahwa hal ini bermula ketika Mario Dandy mendapatkan laporan bahwa korban pernah melakukan tindakan yang tidak baik kepada AG ketika mereka masih berpacaran.
"Saksi (APA) yang menyampaikan perbuatan yang tidak baik ke pacar AG," tuturnya.
Mendengar hal tersebut, Mario Dandy yang mendapat konfirmasi langsung dari pacarnya kemudian langsung tersulut api emosi.
Baca Juga: Gara-Gara Baju Tahanan Mario Dandy Beda Kasta, Warganet Geram: Yang Berduit Aman!
"Mario Dandy yang mendapat informasi dari APA, langsung mengkonfirmasinya langsung, Pengakuan AG-lah yang kemudian memicu emosi Mario Dandy," ungkap Kapolres Jakarta Selatan.
Dari sini lah kemudian, Mario Dandy memulai niat jahatnya dengan mengajak korban untuk bertemu dan berakhir dengan penganiayaan.
"Tersangka MDS mengkonfirmasi ke anak saksi AG. Setelah dibenarkan itulah yang membuat Tersangka MDS emosi dan mengajak anak korban untuk ketemu," paparnya.***

Share this article
Ada empat poin kasus Mario Dandy dengan Ferdy Sambo dinilai punya kemiripan, salah satunya soal pengaduan.