AYOJAKARTA.COM- Inspektorat Jenderal Kementerian Keuangan merekomendasikan kepada Menkeu Sri Mulyani untuk memecat ayah Mario Dandy Satrio sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN).
Dimana Inspektur Jenderal Kemenkeu Awan Nurmawan Nuh menjelaskan bahwa pemecatan tersebut dilakukan berdasarkan bukti investasi yang nantinya akan diproses oleh sekjen.
"Dari hasil atau temuan bukti dalam hasil investigasi itu, Inspektorat Jenderal atau Irjen merekomendasikan untuk memecat RAT. Usulannya sudah disampaikan dan Bu Menteri yang sudah menyetujuinya. Proses selanjutnya akan diselesaikan Pak Sekjen," kata Awan.
Kemudian pemecatan Rafael Alun Trisambodo ini juga berhubungan dengan sikap indikasi penyembunyian harta kekayaannya yang juga berhubungan dengan konflik kepentingan terkait jabatan yang dimilikinya selama ini. Bahkan sikap hedon keluarganya pun menjadi salah satu alasan yang membuat dirinya dikuliti karena tidak memiliki integritas kepatuhan terhadap asas kepatutan dan kepantasan sebagai ASN.
Lalu Menkopolhukam Mahfud MD mengatakan bahwa ada aliran dana sebesar 300 T di lingkaran Kemenkeu.
"Saya sudah dapat laporan yang pagi tadi terbaru malah ada pergerakan mencurigakan sebesar Rp300 T di lingkungan Kementerian Keuangan yang sebagian besar ada di Direktorat Jenderal Pajak dan Bea Cukai, itu yang hari ini, " kata Mahfud MD yang dikutip ayojakarta.com pada Kompas TV, Rabu (8/3).
Baca Juga: Pengadilan Tinggi DKI tetapkan Putusan Banding Ferdy Sambo CS Dibacakan 12 April Mendatang!
Mahfud MD juga mengungkapkan bahwa temuan transaksi yang mencurigakan hingga mencapai Rp300 triliun ini sudah disampaikan ke Kementerian Keuangan maupun ke PPATK. Ia turut meminta agar temuan transaksi mencurigakan ini bisa dilacak oleh Kementerian Keuangan maupun PPATK.
"Kemarin ada 69 orang dengan nilai gak sampai triliunan, hanya ratusan miliar. Sekarang, hari ini, sudah ditemukan lagi kira-kira Rp 300 T. Itu harus dilacak," kata Mahfud MD lebih lanjut.
Selanjutnya Awan juga menjelaskan bahwa terkait pegawai dengan profil risiko merah sudah dilakukan pemanggilan sejak senin (6/3) lalu. Tim nya juga membutuhkan proses pemeriksaan ke 69 pegawai terkait sekitar 2 minggu.***

Share this article
Heboh Rafael Alun Trisambodo, Menkopolhukam Mahfud MD mengatakan bahwa ada aliran dana sebesar 300 T di lingkaran Kemenkeu.