AYOJAKARTA.COM - KPM (Keluarga Penerima Manfaat) bantuan sosial (Bansos) BPNT dan PKH sudah dapat menerima dana bansosnya.
Dikabarkan untuk saat ini ada perbedaan besaran bansos BPNT dan PKH yang cair pada tahap satu alokasi bulan Januari, Februari dan Maret baik melalui kartu KKS atau kantor POS.
Dikutip Ayojakarta.com melalui kanal YouTube Pendamping Sosial, bansos BPNT yang disalurkan berupa uang tunai yang jumlah nominalnya bisa berbeda tergantung perantaranya.
Dana bansos BPNT saat ini dapat dicairkan melalui kantor POS dan kartu KKS, dengan jumlah dana yang berbeda.
Dana bansos yang cair melalui kartu KKS, hanya sebesar Rp400.000, untuk alokasi dana bulan Januari dan Februari saja.
Tetapi berbeda dengan bansos yang cair melalui kantor POS, besaran dananya Rp600.000 alokasi bulan Januari, Februari dan Maret.
Adanya perbedaan pada besaran bansos yang cair melalui kantor POS dan kartu KKS ini, disebabkan oleh pengecualian dari beberapa wilayah.
Pengecualian ini berdasarkan kondisi di beberapa wilayah yang memang masih sulit untuk mengakses atau melakukan pencairan melalui kartu KKS.
Terdapat 83 wilayah kabupaten atau kota yang penyaluran dana bansosnya melalui kantor POS sekaligus untuk alokasi dana 3 bulan.
Untuk dana bansos yang cair melalui kartu KKS hanya diturunkan alokasi bulan Januari dan Februari saja, sedangkan bulan Maretnya berjenjang.
Dana bansos yang masuk ke kartu KKS berupa saldo biasa bukan e-wallet, sehingga para KPM dapat dengan mudah melakukan pencairan dana tersebut.
Pencairannya dapat dilakukan di atm terdekat atau BRILink atau BNI 46 atau juga bisa datang langsung ke kantor bank.
Selain itu, pencairan dana bansos saat ini berupa uang tunai tentunya lebih mudah untuk dimanfaatkan oleh para KPM.
Dalam artian uang bansos tersebut dibelanjakan sesuai kebutuhan yang diperlukan dan membelanjakannya pun bebas dimana saja.
Namun tetap harus dibelanjakan sesuai dengan ketentuannya berupa bahan pokok (sembako) bukan dibelanjakan yang lain.
Penyaluran dana bansos kali ini berupa uang tunai yang bisa dicairkan langsung oleh KPM karena sebelumnya ada suatu kasus yang terjadi.
kabarnya di beberapa wilayah, ada oknum yang dengan sengaja mewajibkan KPM membelanjakan uang tersebut dengan paket-paket sembako.
Diketahui paket-paket tersebut harganya terhitung sangat mahal, maka dari itu untuk penyaluran tahap ini, KPM bebas membelanjakan uang bansosnya di mana pun.***

Share this article
bansos BPNT yang disalurkan berupa uang tunai yang jumlah nominalnya bisa berbeda tergantung perantaranya.