AYOJAKARTA.COM--Kasus kematian Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J yang janggal membuat geger publik belakangan ini.
Setelah berbulan-bulan menggelar persidangan, akhirnya Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel) memutuskan kasus tersebut sebagai pembunuhan berencana.
Eks Kadiv Propam Polri, Ferdy Sambo yang juga merupakan atasan Brigadir J terseret dalam kasus ini begitu juga dengan istrinya yakni Putri Candrawathi.
Majelis Hakim PN Jaksel menjatuhkan hukuman pidana mati terhadap Ferdy Sambo dan menjatuhkan hukuman 20 tahun penjara kepada Putri Candrawathi.
Kasus ini menjadi pukulan terberat bagi anak-anak Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi yang ditinggalkan dan harus menjalani kehidupannya sendiri.
Karena kedua orang tuanya harus menjalani hukumannya di penjara meskipun belum inkrah karena masih ada upaya banding yang ditempuh keduanya.
Salah satu yang juga menjadi sorotan publik yakni anak sulung Ferdy Sambo yang bernama Trisha Eungelica.
Trisha Eungelica seringkali mendapatkan kecaman dari warganet karena dirinya tetap aktif di media sosial dan dianggap tidak memiliki rasa empati terhadap keluarga Brigadir J.
Bahkan setelah kedua orang tuanya divonis berat pun dirinya terlihat biasa saja dan tidak seperti memiliki beban berat.
Hingga ada salah satu pengikutnya di Instagram menanyakan mengapa masih terlihat ceria seperti tidak terjadi apa-apa.
Baca Juga: Waduh! Trisha Eungelica Ngaku Pernah Ingin Lakukan Hal Ini saat Lihat Gunting
Saat itu Trisha menjawab bahwa apa yang ia bagi di media sosial seperti Instagram dan TikTok hanya sebagian sangat kecil dari apa yang tengah terjadi dalam hidupnya.
Jawaban tersebut menunjukan bahwa tidak semua hal yang tengah dirasakan olehnya akan di share di media sosial.
Baru-baru ini anak sulung Ferdy Sambo membuat pengakuan mengejutkan. Ia menunjukkan sisi lain dalam dirinya yang tidak banyak orang tahu.
Cuitan-cuitan di Twitter ini menunjukan sifatnya yang asli tidak seperti yang disampaikan di Instagram dan TikTok miliknya yang seolah seperti tidak terjadi apa-apa dan terlihat biasa-biasa saja.
Namun Twitter milik Trisha diprivat sehingga tidak banyak orang yang tahu apa yang tengah terjadi dengannya, tidak seperti yang terlihat selama ini.
Beberapa screenshot cuitan dirinya di Twitter dibagikan melalui unggahan TikTok miliknya.
Trisha menuliskan tweet pada tanggal 6 Maret 2023 dalam bahasa inggris yang artinya tidak lain dirinya berharap untuk mati.
“I wish I were dead,” cuit Trisha dikutip ayojakarta.com melalui TikTok @troasang, Minggu (2/4/2023).
Di tanggal sebelumnya dirinya juga sempat menuliskan cuitan tentang seberapa traumanya dirinya yang terlihat dari beberapa cuitan sebelumnya.
Tepatnya setelah kedua orang tuanya tersandung kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir J.
“bsru sadar twt2 akun ini triggered me about the traumas he gave,” cuit Trisha pada 13 Februari 2023.
Sebelumnya Trisha juga sempat membuat story di Instagram yang menunjukkan dirinya habis pergi dari konsul psikolog yang menandakan dirinya memang memiliki trauma di dalam hidupnya.
Bahkan pada tweet lainnya, ia juga menuliskan cuitan ketika melihat sebuah benda seperti ingin menusukkan ke lehernya, menunjukan bahwa dirinya sempat memiliki keinginan untuk bunuh diri.
“pagi2 liat gunting kok jadi pengen nusuk leher sendiri :)” cuit Trisha pada 28 Januari 2023 di Twitter miliknya.***

Share this article
Baru-baru ini anak sulung Ferdy Sambo membuat pengakuan mengejutkan. Ia menunjukkan sisi lain dalam dirinya yang tidak banyak orang tahu.