AYOJAKARTA.COM – Memasuki akhir pekan kedua bulan Ramadan, sebanyak sekitar 123 juta pemudik yang diprediksi Kemenhub makin bersiap melakukan perjalanan mudik.
Pada ramadan kali ini, pemerintah melalui sejumlah instansi serta swasta banyak memberikan kesempatan perjalanan mudik gratis.
Namun demikian, tidak sedikit masyarakat yang tetap memilih untuk melakukan perjalanan mudik secara mandiri dengan menggunakan kendaraan pribadi.
Guna mengantisipasi timbulnya kesulitan saat melakukan mudik, selain menyiapkan stamina fisik pribadi, juga harus memperhatikan kondisi kendaraan.
Memastikan kondisi rumah dalam keadaan aman saat ditinggal mudik, juga harus menjadi perhatian.
Bagi Pemudik arah Surabaya dari Jakarta, penting untuk mengetahui pemberlakukan sistem satu arah atau One Way saat musim mudik.
Tujuan pemberlakuan satu arah bagi pemudik adalah agar tidak terjadi penumpukkan kendaraan yang menyebabkan terhambatnya perjalanan.
Baca Juga: Sulawesi Tengah Kabupaten Tojo Una-una Diguncang Gempa 5.3 Magnitudo
Seperti one way arus mudik yang akan diberlakukan pada tanggal 18 sampai dengan 21 April 2023 sejak memasuki KM 72 hingga KM 14.
Sedangkan untuk arus balik mudik, pemberlakuan sistem satu arah di lokasi yang sama juga akan diterapkan pada tanggal 24 dan 25 April 2023 serta 29 April hingga 1 Mei 2023.
Untuk tahun ini, puncak arus mudik lebaran diprediksi akan terjadi pada kisaran tanggal 19 sampai dengan 21 April 2023.
Sedangkan untuk puncak arus balik mudik idul fitri, diprediksi akan terjadi pada 29 April sampai dengan 1 Mei 2023.
Baca Juga: RUJUK? Pajang Foto Dicium Mesra Ambu Anne Bikin Gaduh, Dedi Mulyadi Buka Suara!
Terkait dengan pencabutan status PPKM, Pemerhati Transportasi Djoko Setijowarno menilai lonjakan jumlah pemudik merupakan suatu fenomena yang tidak bisa dihindari.
“Tahun ini sudah tidak pandemi, tentunya akan lebih banyak lonjakan pemudik, terutama sepeda motor,” ujar Djoko.
Adanya penambahan fasilitas untuk pemudik beristirahat, serta sejumlah perbaikan sarana jalan bagi para pemudik, merupakan hal penting lain bagi pemudik.
Lebih lanjut, Djoko menilai bahwa tersambungnya jalur lintas di pulau Jawa yang semakin menyingkat waktu, tidak bisa dijadikan patokan utama saat mudik.
Baca Juga: Pengemudi Harus Tahu! Jelang Mudik, Polisi Lakukan Razia di Ruas Tol Ngawi-Kertosono
“Yang penting dipahami kalau mudik, tidak harus lebih cepat, tetapi yang terpenting pemudik selamat,” imbuh Djoko Setijowarno.
Karena itu, Pengamat Transportasi ini mengingatkan agar para pemudik benar-benar mempersiapkan kondisi baik kendaraan maupun fisik pengendara.
Djoko menilai hal para pemudik yang menggunakan kendaraan pribadi agar tidak terlampau lelah dan mengantuk sehingga bisa membahayakan.
“Ini menjadi perhatian yang utama, kalau lelah, beristirahatlah,” pesan Djoko bagi para pemudik yang dikutip Ayojakarta pada Kamis, 6 April 2023 dari kanal Metro TV. ***

Share this article
Diprediksi untuk bersiap mudik, sebanyak sekitar 123 juta pemudik yang diperkirakan Kemenhub makin siap melakukan perjalanan mudik.