AYOJAKARTA.COM – Kasus penganiayaan yang dilakukan oleh Mario Dandy belum juga tuntas, kali ini kembali viral video penganiayaan oleh anak dari Perwira Polisi AKBP Achiruddin Hasibuan.
Video penganiayaan yang dilakukan oleh anak dari AKBP Achiruddin Hasibuan, Aditya Hasibuan ternyata terjadi pada 22 Desember 2022 namun baru viral saat ini, sedangkan penganiayaan yang dilakukan oleh Mario Dandy terjadi pada 20 Februari 2023.
Seperti halnya Mario Dandy yang akan segera berhadapan dengan proses hukum, baik Aditya Hasibuan maupun AKBP Achiruddin Hasibuan juga akan segera menjalani proses hukum karena Polda Sumatera Utara telah bergerak.
Baca Juga: SADIS! Aniaya Mahasiswa, AH Anak Perwira Polda Sumatera Utara Ditetapkan Tersangka
Dilansir AyoJakarta.com dari akun Instagram @mazzini_gsp (26/4/2023), kronologi kejadian penganiayaan kepada korban, Ken Admiral berawal pada 11 Desember ketika korban sedang bersama keponakan dan kekasihnya mengendarai mobil, dihadang oleh Aditya Hasibuan.
Aditya Hasibuan menghadang dengan rombongan rekan-rekannya dengan menggunakan 3 motor, pada saat itu Aditya Hasibuan memukul korban sebanyak 3 kali.
Dalam laporan yang korban sampaikan kepada Polda Sumatera Utara, ia tidak mengetahui apa sebab Aditya Hasibuan melakukan tindakan tersebut.
Aditya Hasibuan hanya mengajak korban main, namun karena korban sedang bersama keponakan dan juga kekasihnya jadi ia menolak. Setelah melakukan penolakan, Aditya Hasibuan langsung memukul korban. Tidak hanya itu, ia juga merusak kaca spion milik korban.
Baca Juga: Bukan Hanya Guardian of The Galaxy III, Ini Daftar Tayang di Bioskop pada Bulan Mei 2023
Setelah berdiskusi bersama teman-temannya, akhirnya korban memutuskan untuk mendatangi rumah Aditya Hasibuan untuk meminta ganti rugi pada 22 Desember.
Awalnya yang keluar dari rumah Aditya Hasibuan adalah AKBP Achiruddin Hasibuan dan kakak Aditya, tidak lama setelah itu Achiruddin memerintahkan seseorang untuk mengambil senjata api dari dalam rumah.
Aditya Hasibuan keluar dari rumah bersamaan dengan seseorang yang membawa senjata api. Aditya langsung menghajar korban, sedangkan teman-teman korban yang hendak melerai dihalang-halangi oleh seseorang yang membawa senjata api.
Achiruddin Hasibuan sebagai anggota kepolisian alih-alih melerai justru mendukung penganiayaan tersebut terjadi dan memerintahkan seseorang yang membawa senjata api untuk menodongkan senjatanya tersebut ke orang-orang yang hendak melerai.
Baca Juga: Inilah Penyebab Suhu Panas di Sejumlah Kota Indonesia, Pemanasan Global Jadi Faktornya!
“Udah biarkan saja, jangan ada yang melerai, biar sama-sama puas,” ujar Achiruddin Hasibuan dalam laporan korban.
Tidak hanya itu Achiruddin Hasibuan juga mengarahkan putranya untuk melakukan gerakan kuncian agar korban tidak bisa bergerak ketika penganiayaan.
“Sikutnya dek, judonya dek, kakinya dek, pukul sampai puas dia dek,” kata Achiruddin Hasibuan.***

Share this article
Kejam, anak lakukan penganiayaan kepada temannya AKBP Achiruddin Hasibuan malah dukung dan suruh anak lakukan kekerasan hingga todong pistol