AYOJAKARTA.COM - Gonjang-ganjing dugaan perilaku tak baik putra Yasonna Laoly yang merupakan Menteri Hukum dan HAM RI yakni Yamitema Tirtajaya Laoly belakangan makin santer dibahas publik.
Dugaan monopoli yang dilakukan oleh Yamitema Laoly berawal dari pernyataan aktor Tio Pakusadewo yang merupakan mantan narapidana dalam sebuah podcast bersama Uya Kuya pada Sabtu (29/4/2023).
Dalam potongan video yang diunggah Twitter @Heraloebss, Tio Pakusadewo berujar bahwa ada pabrik narkoba di dalam lapas dan seorang anak menteri di belakangnya.
"Even pabriknya ada di dalam," kata Tio Pakusadewo dikutip ayojakarta.com dari Twitter @Heraloebss pada Rabu (3/5/2023).
"Pabrik narkoba?" tanya Uya Kuya.
"Yang menggagas itu bekas napi trus ngegaet anaknya menteri," papar Tio Pakusadewo.
Hal ini kemudian dipertegas oleh pengguna Twitter yang kerap membongkar perilaku minus para pejabat yakni @PartaiSocmed.
“Yang dimaksud Tio Pakusadewo pada bagian akhir video ini adalah Jeera Foundation dgn perusahaannya PT Natur Palas Indonesia yang memonopoli bisnis koperasi dan kantin di beberapa Lapas besar, dimana anak Yasonna Laoly jadi Chairman dan Co Founder,” tulis akun tersebut.
Karena pemberitaan soal putranya semakin santer, Yasonna Laoly lantas memberi pernyataan bahwa kabar tersebut adalah bohong besar.
Ia bahkan menyerang balik Tio Pakusadewo meskipun dalam pernyataanya aktor tersebut tak sekalipun menyebutkan nama Yamitema Laoly.
"Ah, bohong besar itu. Nggak ada. Nanti ada keterangan dari apanya," bantah Yasonna Laoly di depan wartawan di di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, dikutip ayojakarta.com dari suara.com, Rabu (3/5/2023).
"Itu kan si Tio pernah dua kali di sana. Dia juga pernah dipakai Jeera menjadi pelatih. Jadi Jeera itu yayasan yang membina napi, barista, kulit," tegas Yasonna Laoly.
"Tio pernah diminta melatih. Tapi karena dia melakukan pelanggaran berat, diberhentikan. Bahkan dia pernah dimasukkan ke straft cell. Nanti biar Karutan yang menjelaskan," lanjutnya lagi.
Straft cell merupakan sel untuk mengasingkan seorang narapidana dari seluruh penghuni sel.
Bantahan yang disampaikan oleh Yasonna Laoly ini kemudian mendapatkan respons dari Twitter @PartaiSocmed.
Dalam cuitannya, akun tersebut mengatakan bahwa menunggu bantahan lebih banyak dari Yasonna Laoly dan Wakil Menteri Hukum dan HAM RI.
"Thread ini akan kami lanjutkan besok ya, sekalian menunggu bantahan2 baru dari Pak Yasonna dan Wamennya. Biar enak sekalian mematahkan bantahan mereka dgn fakta," tulis akun Twitter @PartaiSocmed.***

Share this article
Menkumham Yasonna Laoly bantah tuduhan monopoli bisnis pada anaknya dan serang balik Tio Pakusadewo.