Terkuak! Alasan Mau jadi Menteri Jokowi, Prabowo Subianto Sebut Kerap Diejek Sering Nyapres: Kalah Mati Dalam…

Prabowo Subianto
Prabowo Subianto

AYOJAKARTA.COM - Menteri Pertahanan yang juga Ketua Umum Partai Gerindra mengungkapkan alasan bisa menjadi Menteri di kabinet era pemerintahan Joko Widodo (Jokowi).

Hal tersebut disampaikan oleh Prabowo Subianto dalam acara reuni purnawirawan TNI-Polri di Yogyakarta pada Rabu (3/5/2023).

Menurutnya setelah dirinya keliling ke negara lain ada beberapa yang bertanya mengapa dirinya masih mau bergabung bersama dengan Jokowi.

Baca Juga: Terciduk! Prabowo Subianto Didekati Oleh Airlangga Hartarto, Pembentukan Pasangan Capres-Cawapres?

“Saya katakan, ya memang budaya Indonesia lain dari budaya kalian, kita bersaing tapi akhirnya kita mengutamakan kepentingan rakyat, bangsa kita daripada kepentingan kita sendiri,” ujar Prabowo dikutip AyoJakarta.com melalui YouTube KOMPASTV, Kamis (4/5/2023).

“Sebagaimana kalian ketahui, saya sudah dicalonkan oleh Partai Gerindra untuk maju lagi di Pilpres tahun 2024,” sambungnya.

Pada kesempatan tersebut, Ketua Umum Partai Gerindra tersebut mengungkapkan ada yang mengejeknya karena sudah beberapa kali kalah tetapi masih mau lagi untuk maju sebagai Capres.

Baca Juga: Makin di Atas Angin, Prabowo Subianto Unggul dalam Survey LSI, Kalahkan Ganjar dan Anies!

Menurutnya orang yang mengejeknya tidak mengetahui bahwa Prabowo Subianto merupakan seorang pejuang merah putih.

“Ada yang mengejek saja waktu itu, mengejek. Prabowo ini sudah beberapa kali kalah masih mau maju lagi,” ungkap Menhan.

“Dia tidak tahu bahwa Prabowo Subianto adalah pejuang merah putih,” sambungnya.

Baca Juga: Ketum Parpol Temui Presiden, Prabowo Subianto Sebut Ada Titipan dari Jokowi, Apa?

Ketua Umum Partai Gerindra tersebut juga mengungkapkan bahwa ketika dirinya masuk menjadi prajurit pada saat itu.

Ia mengaku dididik oleh para pelatih angkatan 45 untuk tidak mengenal menyerah dan dirinya memiliki idola Jenderal Soedirman.

Menurutnya Jenderal Soedirman merupakan panutannya yang mengajarkan agar tidak kenal menyerah.

Baca Juga: Prabowo Subianto Beri Bocoran soal Sosok Cawapresnya di Pilpres 2024, Siapa ya?

“Idola kita ikon kita panutan kita Jenderal Besar Soedirman, dan beliau ajarkan jangan sekali-sekali menyerah, tidak kenal menyerah itu nilai-nilai 45,” kata Prabowo Subianto menggebu-gebu.

“Kita diajarkan sampai nafas kita yang terakhir saudara-saudara, selama hayat ada di kandung badan kita berjuang terus selama titik darah penghabisan,” sambungnya.

Kepada yang mengejeknya karena terus-terusan mencalonkan diri menjadi capres meskipun beberapa kali kalah.

Baca Juga: Ganjar Ketar-ketir! Prabowo Subianto Banjir Dukungan Saat Kunjungi Sumatera Barat, Curi Start Kampanye?

Prabowo Subianto mengungkapkan tekatnya bahwa meskipun dirinya jatuh namun bangkit kembali kembali.

Hal ini menurutnya karena dirinya merupakan pejuang yang tidak mengenal kata menyerah.

“Jadi yang mengejek saya, saya katakana Prabowo jatuh tapi bangkit kembali karena tidak ada kata menyerah di dalam hati seorang prajurit,” kata Prabowo Subianto.

Baca Juga: Ternyata Begini Spesialnya Sosok Prabowo Subianto di Mata Iwan Bule, Sampai Bikin Kagum!

“Jangankan menang, kalah mati dalam pertempuran kita siap apalagi selama hayat masih dikandung badan selama tenaga masih ada, selama dirasakan kita diperlukan oleh bangsa dan negara,” sambungnya.

“Selama kita masih memberi sumbang masih mampu memberi sumbangan kepada bangsa dan negara, selama itulah kita berjuang dan mengabdi,” lanjutnya.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Capres
# Prabowo Subianto
# Joko Widodo
# Jokowi

News Update

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Metropolitan

Atasi Masalah Sampah, Pemprov DKI Jakarta Dorong Sekolah Manfaatkan Lahan untuk Urban Farming!

Pemprov DKI Jakarta kini tengah gencar mendorong seluruh sekolah di ibu kota untuk mengoptimalkan pemanfaatan ruang hijau dan lahan terbuka.

Nasional

Kemenkum Naikkan Tarif Lepas Status WNI, Apa Saja yang Berubah di PP No. 30 Tahun 2026?

Melalui PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, tarif lepas WNI naik jadi Rp3,5-5 juta & naturalisasi WNA Rp75 juta. Kenaikan ini ditujukan untuk modernisasi layanan digital Kemenkum.

Metropolitan

Pramono Anung Minta Warga Waspadai Kebakaran di Musim Kemarau, APAR Disiapkan di Setiap RW

Imbauan tersebut disampaikan menyusul prediksi BMKG yang menyebut musim kemarau tahun ini berlangsung lebih panjang dengan kondisi cuaca yang lebih

Gadget

Resmi Meluncur 22 Juli, Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra Bawa Layar Anti-Reflektif Bebas Silau!

Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra rilis 22 Juli 2026 dengan layar anti-reflektif khusus, kamera telefoto, dan lipatan minim. Varian standar dibanderol mulai Rp35 jutaan beserta lini Galaxy Watch 9.

Jakarta Selatan

Pramono Resmikan Bedah Rumah di Mampang Bekas Kebakaran, 22 KK Kini Miliki Hunian yang Lebih Layak

Program ini adalah wujud kolaborasi multipihak untuk mempercepat pemulihan warga yang terdampak kebakaran.