AYOJAKARTA.COM - Bakal calon presiden dari PDI Perjuangan Ganjar Pranowo berjanji akan menuntaskan 12 pelanggaran HAM berat yang diakui pemerintah di masa lalu.
Hal tersebut diungkapkan orang nomor satu di Jawa Tengah tersebut saat melihat pameran foto peringatan 25 tahun reformasi di Graha Pena 98, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (13/5/2023).
Mulanya, Ganjar menyinggung terkait upaya pemberantasan korupsi di Indonesia yang masih kurang.
Sebab usaha penegakan hukumnya harus dikedepankan untuk dapat memberantas korupsi.
"Iya ada pr-pr yang mesti diselesaikan ya, kalau tadi kita ngobrol tentang cerita masyarakat yang menjadi tuntutan itu mesti di reform pemerintahannya. Musti bebas KKN, hari ini effort nya mulai ada, tetapi korupsi nya belum tuntas," ucap Ganjar.
Ia juga mengatakan bahwa Pr tersebut harus dikerjakan ketika sudah mengemban tugas sebagai pemimpin pusat.
"Saya kira itu pr bersama yang hari ini musti dipikirkan oleh semuanya. Kalau kita berbicara tentang otonomi daerah dulu dituntut, hari ini berjalan dan inovasi jauh lebih Bagus. Tapi tentu saja semua akan melakukan evaluasi yang the best, " katanya.
Baca Juga: Terungkap! Hacker Ini Mengaku Berhasil Membobol Data BSI Hingga 1,5 TB Hingga Ancam Hal Ini
Tak hanya itu, Ganjar menyebut bahwa reformasi birokrasi saat ini semakin terlihat karena adanya inovasi dari daerah masing-masing.
Ia bahkan berjanji untuk menyelesaikan semua masalah pelanggaran HAM jika terpilih sebagai presiden. Ganjar menilai kasus-kasus HAM ini belum tuntas dan di masa pemerintahannya akan tuntas semua.
"Catatan pelanggaran HAM yang tadi dibicarakan, saya kira 12 yang diakui pemerintah itu harus diselesaikan. Jadi reformasi ini menurut saya harus kita tuntaskan karena belum tuntas" tutup nya yang dikutip AyoJakarta.com pada Minggu (14/5).
Sebagai informasi tambahan, Ganjar telah memiliki calon cawapres di kontestasi demokrasi di pilpres 2024.
Namun calon pendampingnya ini akan diumumkan oleh ketua umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri. ***

Share this article
Bakal calon presiden PDI Perjuangan Ganjar Pranowo berjanji akan menuntaskan 12 pelanggaran HAM berat yang diakui pemerintah di masa lalu.