AYOJAKARTA.COM–Layanan moda transportasi Light Rail Transit (LRT) Jabodebek akan memulai masa uji coba (trial run) secara resmi.
Uji coba ini akan dilakukan oleh pihak LRT tanpa melibatkan masyarakat sebagai penumpang.
Uji coba bersama penumpang dijadwalkan akan dilakukan mulai Juli mendatang hingga secara resmi beroperasi pada 17 Agustus 2023. Namun, saat itu uji coba bersama penumpang tidak akan dikenakan biaya alias gratis.
Baca Juga: Pantes Banyak yang Ngebet Jadi Kepala Desa, Ternyata Segini Gaji Perangkat Desa Tahun 2023, Berapa?
Dikutip oleh ayojakarta.com melalui kanal YouTube On Road Indonesia pada 15 Mei 2023, diketahui bahwa Stasiun LRT telah siap menerima penumpang.
Meskipun dilakukan tanpa penumpang, semua sistem dan prosedur yang akan digunakan saat LRT beroperasi akan diuji coba untuk memastikan keamanan dan kenyamanan penumpang.
Sebelumnya, LRT Jabodebek telah mengumumkan rute dan stasiun yang akan dilayani saat beroperasi.
Rute yang akan dilayani mencakup koridor Bekasi Timur - Cikarang Selatan dan koridor Bekasi Barat - Kp. Rambutan.
Sementara itu, total ada 14 stasiun yang akan dilayani, yaitu Stasiun Bekasi Timur, Stasiun Cikarang Selatan, Stasiun Deltamas, Stasiun Jatiasih, Stasiun Cikunir, Stasiun Lippo Cikarang, Stasiun Cibitung, Stasiun West Bekasi, Stasiun Jatiwarna, Stasiun Tambun, Stasiun Cimanggis, Stasiun Cibubur, Stasiun Ciracas, dan Stasiun Kp. Rambutan.
LRT Jabodebek sendiri merupakan salah satu proyek strategis nasional yang dicanangkan oleh pemerintah untuk meningkatkan kualitas transportasi publik di wilayah Jabodetabek.
Dengan adanya moda transportasi modern ini diharapkan dapat meningkatkan mobilitas dan mempermudah akses transportasi bagi masyarakat.
Sebelumnya, pembangunan Light Rail Transit (LRT) Jabodebek didasari oleh Peraturan Presiden Nomor 98 Tahun 2015 tentang Percepatan Penyelenggaraan Kereta Api Ringan/Light Rail Transit Terintegrasi di Wilayah Jakarta, Bogor, Depok, dan Bekasi.
Baca Juga: 3 Hari Lagi, Cek Lagi Harga Tiket Coldplay dan Cara Belinya
Presiden Joko Widodo sendiri telah melakukan peletakan batu pertama (groundbreaking) LRT Jabodebek pada tanggal 9 September 2015 sebagai tindak lanjut dari peraturan tersebut.
Dalam pembangunan LRT Jabodebek, pemerintah mengintegrasikan moda transportasi antar kota dan antar provinsi untuk mengurangi kemacetan dan mempermudah mobilitas masyarakat.
Selain itu, LRT Jabodebek juga diharapkan mampu mengurangi polusi udara dan berkontribusi pada pembangunan yang berkelanjutan.
Pembangunan LRT Jabodebek ini meliputi jalur LRT dari Jakarta hingga Bekasi, dengan total panjang sekitar 44,3 km dan 5 jalur lintas.
Diharapkan LRT Jabodebek dapat beroperasi pada 17 Agustus 2023 setelah sebelumnya melalui tahap uji coba operasional yang dimulai pada bulan Juli mendatang.***

Share this article
Layanan moda transportasi Light Rail Transit (LRT) Jabodebek akan memulai masa uji coba (trial run) secara resmi