AYOJAKARTA.COM - Bakal calon presiden Anies Baswedan menyampaikan beberapa hal terkait sosok pendampingnya nanti dalam pilpres 2024.
Dalam pernyataanya di depan awak wartawan setelah menghadiri perayaan Milad Ke-21 Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di Istora Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu (20/5/2023), Anies menyampaikan bahwa pengumuman soal bakal cawapresnya akan mengejutkan publik.
Ia pun juga memberikan sedikit bocoran terkait hal itu, bahkan Anies juga menyebut biasa saja calon pendampingnya adalah perempuan.
Baca Juga: Enzy Storia Menikah, Warganet Salfok Cari Desta! Netizen: Ini Kan yang Kalian Cari?
Itu semua masih dalam proses dan kami, insyaallah, ingin agar yang nanti diumumkan memiliki efek kejut bagi semua," ucap Anies dikutip AyoJakarta.com dari laman suara.com (21/5/2023).
"Terkait dengan penominasian, masih berjalan. Bisa laki-laki, bisa perempuan," lanjutnya.
Lebih lanjut dalam pernyataannya Anies menyampaikan ucapan terima kasih kepada PKS karena telah bersamanya sejak Pilgub 2017 lalu.
Anies Baswedan sempat disinggung oleh awak media soal Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) Ketua Umum Partai Demokrat atau Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno, kira kira siapa yang bakal mendampinginya.
Baca Juga: Siap-siap! Ada Bocoran Fitur Baru Instagram Mirip dengan Twitter, Tertarik?
Namun ia tak memberikan jawaban yang pasti soal kedua nama tersebut, Anies hanya meminta untuk menunggu.
"Tunggu tanggal mainnya," jawab Anies.
Sebelumnya seorang pengamat politik sekaligus Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting Pangi Syarwi Chaniago mengatakan jika penentuan bakal calon wakil presiden (cawapres) akan berdampak pada elektabilitas capres tersebut.
Jika nantinya capres sampai salah pilih, maka akan menjadi blunder dan mematikan langkah politiknya.
Baca Juga: Download Musik MP4 YouTube Gratis Tanpa Log In di Sini!
"Dengan kata lain, cawapres berfungsi sebagai doping politik, salah menggandeng cawapres bisa menjadi blunder yang mematikan langkah politik capres," Ucap Pangi dikutip dari news.republika.co.id (22/5/2023).
"Kenapa penting parpol koalisi meracik cawapres ideal potensial pendamping capres, sebab kalau salah maka bisa bunuh diri politik. Keliru dan salah mengandeng cawapres berpotensi mengerus elektabilitas capresnya," lanjut Pangi.***

Share this article
Bakal calon presiden Anies Baswedan menyampaikan beberapa hal terkait sosok pendampingnya nanti dalam pilpres 2024.