AYOJAKARTA.COM - KPK menggeledah kantor Kementerian Sosial terkait dugaan korupsi bantuan sosial (bansos) beras untuk Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH).
Dalam hal ini Menteri Sosial Tri Rismaharini angkat bicara mengenai penggeledahan di Kantor Kemensos di ruangan Ditjen Dayasos pada Selasa (23/5) malam.
Tri Rismaharini mengaku pada 2021 tidak ada bantuan sosial berupa beras. Ia juga mengaku sempat berat menolak bantuan berupa barang tersebut.
"Dibantu dalam bentuk uang. Saya tolak, makanya saya katakan 2021 tidak ada bansos beras di Kemensos, saya tidak tahu di tempat lain. Saya tidak mau ngomong nanti temen-temen aja tahu sendiri di mana. Tapi yang jelas tidak ada di Kemensos karena saya tolak cukup berat saya tolak karena prinsip bahwa saya pegang perintah Presiden buka dalam bentuk barang," kata Risma.
Ia juga menjelaskan bahwa bantuan sosial berupa uang itu lebih bagus dibanding bentuk barang.
Hal ini pun tidak akan membuat rumit para penanggung jawab bansosnya.
"Bagi saya itu saya lebih enak, kalau dalam bentuk barang lebih rumit, habis waktu untuk pengawasan, saya juga seneng, jadi apapun bentuknya minyak goreng saya gak mau, diberikan uang. BBM saya gak mau, harus bentuk uang, tidak mau barang seperti itu,"kata Risma.
Selanjutnya Risma menegaskan kembali bahwa pernyataan tentang bansos berupa beras di tahun 2022 nanti itu tidaklah benar.
"Jadi nanti kalau ada 2022 ini ada bantuan beras, itu bukan kemensos," katanya.
Risma pun membeberkan pesan Presiden Jokowi saat ia dilantik pada 2020 perihal bansos berbentuk barang.
Ia bercerita pada 2021 menolak bantuan sosial berupa beras atas perintah Presiden Joko Widodo.
"Di 2021, saat saya dilantik oleh Presiden beliau menyampaikan ke saya, Bu kalau bisa jangan berupa barang, saya pengen perintah bapak presiden, " kata Risma menirukan perintah Presiden Jokowi yang dikutip AyoJakarta.com pada Rabu (24/5).
Kemudian Risma menjabarkan tentang bansos yang pernah ada pada tahun 2021 seperti Bansos BBM, minyak goreng, top up tambahan bansos untuk 2 bulan bentuk uang.***

Share this article
Tri Rismaharini mengungkap bahwa di Kemensos tidak ada bansos dalam bentuk barang, tapi hanya bantuan berupa uang.