Prabowo Subianto Bertemu Jokowi Lagi, Benarkah Sinyal Duet dengan Ganjar Pranowo?

Prabowo Subianto dan Jokowi
Prabowo Subianto dan Jokowi

AYOJAKARTA.COM - Terendus isu pertemuan kembali antara Presiden Jokowi dengan bakal calon presiden 2024, Prabowo Subianto di Istana Bogor Jawa Barat.

Namun sayangnya, belum diketahui apa maksud dan tujuan dari pertemuan ulang Presiden Jokowi dengan Prabowo Subianto tersebut.

Mungkinkah ini terkait upaya Presiden Jokowi untuk menduetkan Prabowo Subianto dan Ganjar Pranowo pada Pilpres 2024?

Baca Juga: Survei Litbang Kompas: Elektabilitas Prabowo Subianto Berada di Puncak Ungguli Ganjar dan Anies

Burhanuddin Muhtadi selaku Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia menyatakan bahwa kemungkinan duet itu kecil seperti dikutip Ayojakarta.com melalui kanal YouTube METROTV.

"Kalau melihat trend sekarang, sepertinya kemungkinan duet antara kedua nama tersebut kecil, yang terjadi bukan duet tapi duel," ungkap Burhanuddin Muhtadi.

Lantaran menurut Burhanuddin Muhtadi ide untuk menduetkan Prabowo Subianto dan Ganjar Pranowo itu muncul di bulan November 2022 lalu karena elektabilitas Anies Baswedan menyalip Prabowo.

Baca Juga: Prabowo Subianto Jadi Capres Terkaya dengan Harta Capai Rp 2 Triliun, dari Mana Sumbernya?

"Karena ide memasangkan Ganjar dengan Prabowo itu kan muncul di bulan November 2022 ketika elektabilitas Anies Baswedan menyalip Pak Prabowo dan mengancam elektabilitas Ganjar," jelas Burhanuddin Muhtadi.

"Pada saat itu ada kekhawatiran jika ketiganya maju maka Pak Prabowo akan gagal lolos di putaran kedua, untuk memantapkan presiden men maka ada ide untuk menjodohkan Ganjar dengan Prabowo," lanjutnya.

Akan tetapi Burhanuddin Muhtadi menyebut yang akhir-akhir ini terjadi adalah Prabowo Subianto justru menyalip Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo.

Baca Juga: Prabowo Subianto Bertemu dengan SBY, Pakar Ekspresi: Seperti Sedang Diinterogasi

"Tetapi yang terjadi belakanganan ini lain, Pak Prabowo yang awalnya dianggap begitu kurang kompetitif bahkan ratingnya menurun hingga akhir 2022, tiba-tiba mengalami rebound," ujar Burhanuddin Muhtadi.

"Dan bukan hanya menyalip Anies Baswedan, tetapi dalam survei Kompas bahkan menyalip Ganjar Pranowo," sambungnya.

Bahkan Burhanuddin Muhtadi menyebut kemungkinan untuk Prabowo Subianto mengalah jadi cawapres Ganjar Pranowo kecil.

Baca Juga: Ganjar Pranowo dan Gibran Rakabuming Dinner Bareng, Bahas Pertemuan dengan Prabowo Subianto?

"Kalau kemudian Pak Prabowo mengalami kenaikan elektabilitas, kemungkinan untuk mengalah sebagai cawapres Ganjar jadi mengecil," ungkap Burhanuddin Muhtadi.

"Makanya saya mengatakan kemungkinan menduetkan Prabowo dengan Ganjar atau sebaliknya itu menipis, yang terjadi bukan duet antara Pak Prabowo dengan Ganjar tetapi duel," sambungnya.

Bukan hanya itu Burhanuddin Muhtadi menyatakan bahwa Jokowi akhir-akhir ini memiliki agenda yang berbeda dengan Megawati, dan hal itu bisa dimaklumi.

Baca Juga: Megawati Soekarnoputri Minta Gibran Rakabuming Lakukan Hal Ini Usai Bertemu Prabowo Subianto

"Memang yang terjadi belakang terkesan Pak Jokowi punya agenda yang tidak sama dengan Ibu Mega yang notabene adalah Ketua Umum PDI Perjuangan," ucap Burhanuddin Muhtadi.

"Dan menurut saya itu bisa dimaklumi dalam pengertian Pak Jokowi memang tidak punya kendali partai, dia tidak seperti Presiden-presiden sebelumnya, yang umumnya punya kontrol atas partai," lanjutnya.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Pilpres
# Bogor
# Prabowo Subianto
# Jokowi

News Update

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Metropolitan

Atasi Masalah Sampah, Pemprov DKI Jakarta Dorong Sekolah Manfaatkan Lahan untuk Urban Farming!

Pemprov DKI Jakarta kini tengah gencar mendorong seluruh sekolah di ibu kota untuk mengoptimalkan pemanfaatan ruang hijau dan lahan terbuka.

Nasional

Kemenkum Naikkan Tarif Lepas Status WNI, Apa Saja yang Berubah di PP No. 30 Tahun 2026?

Melalui PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, tarif lepas WNI naik jadi Rp3,5-5 juta & naturalisasi WNA Rp75 juta. Kenaikan ini ditujukan untuk modernisasi layanan digital Kemenkum.

Metropolitan

Pramono Anung Minta Warga Waspadai Kebakaran di Musim Kemarau, APAR Disiapkan di Setiap RW

Imbauan tersebut disampaikan menyusul prediksi BMKG yang menyebut musim kemarau tahun ini berlangsung lebih panjang dengan kondisi cuaca yang lebih

Gadget

Resmi Meluncur 22 Juli, Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra Bawa Layar Anti-Reflektif Bebas Silau!

Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra rilis 22 Juli 2026 dengan layar anti-reflektif khusus, kamera telefoto, dan lipatan minim. Varian standar dibanderol mulai Rp35 jutaan beserta lini Galaxy Watch 9.

Jakarta Selatan

Pramono Resmikan Bedah Rumah di Mampang Bekas Kebakaran, 22 KK Kini Miliki Hunian yang Lebih Layak

Program ini adalah wujud kolaborasi multipihak untuk mempercepat pemulihan warga yang terdampak kebakaran.