AYOJAKARTA.COM--Kini, 32 biksu atau bhante internasional thudong tiba di Semarang.
Kedatangan 32 biksu thudong dari Thailand disambut oleh umat Buddha di Semarang.
Tujuan perjalanan 32 biksu thudong diketahui akan berakhir di Candi Borobudur.
Perjalanan religi yang ditempuh dengan berjalan kaki ini merupakan salah satu ritual umat Buddha.
Para bhante atau biksu akan melakukan perjalanan religi ini hingga nantinya melakukan perayaan hari Waisak.
Baca Juga: Perjalanan 32 Biksu Menuju Candi Borobudur Akan Dihentikan Sementara untuk Istirahat, di Mana?
Seperti halnya yang dilakukan oleh para biksu yang berjalan kaki dari Thailand menuju Indonesia.
Tujuan akhir 32 biksu thudong ini adalah ke Candi Borobudur di Magelang Jawa Tengah.
Dikutip Ayojakarta.com melalui kanal YouTube METRO TV, 32 biksu thudong tersebut tiba di Vihara Adidharma pada Minggu, 28 Mei 2023.
Dalam Vihara, nampak umat Buddha berbaris rapi di sisi kanan dan kiri jalan.
Jalan tersebut dilalui oleh para biksu sambil melakukan ritual tradisi cuci kaki.
Para umat buddha membasuh masing-masing kaki para biksu thudong tersebut.
Setelahnya, umat buddha juga mengelap kaki para biksu thudong hingga kering.
Baca Juga: Disambut Hangat Warga Indonesia, Biksu yang Jalan Kaki dari Thailand ke Borobudur Sampai Terharu
Perayaan Hari Waisak di Indonesia dilaksanakan pada 4 Juni 2023.
Pemerintah telah menetapkan tanggal 2 Juni 2023 merupakan hari cuti bersama dalam rangka Hari Waisak. Baru kemudian hari libur nasional Waisak pada 4 Juni 2023.
Dikutip melalui Direktorat Jenderal Masyarakat Buddha Kementerian Agama, sebelum prosesi peringatan Hari Waisak akan ada pengambilan api alam pada 2 Juni 2023.
" Adapun Pengambilan api alam ini akan mencakup tiga titik api abadi seperti di Purwodadi, Grobogan, dan Mrapen, Jawa Tengah, "jelas laman Direktorat Jenderal Masyarakat Buddha Kementerian Agama.
***

Share this article
Kedatangan 32 biksu thudong dari Thailand disambut oleh umat Buddha di Semarang, dengan tujuan akhir Candi Borobudur