AYOJAKARTA.COM-- Terkuak siasat penipuan Iphone yang dilakukan si kembar Rihana dan Rihani.
Hal ini diceritakan oleh korban penipuan pre order PO Iphone, Vicky Fachreza.
Vicky mengaku menjadi salah satu korban Rihana-Rihani yang saat ini masih menjadi buron polisi.
Vicky kemudian menceritakan awal mula mengapa dia tergiur membeli Iphone kepada Rihani pada 2021 lalu.
"Awalnya saya ini dapat informasi dari sahabatnya istri saya bahwa ada teman kantornya ini jual handphone Iphone garansi resmi Indonesia dan BNIB," ujar Vicky, dilansir dari YouTube Kompas TV, Kamis (8/6/2023).
"Untuk harganya cenderung di bawah harga yang ada di pasar saat itu, nah ini menarik gitu ya bagi saya. Sehingga saya coba deh beli gitu kan, lagi juga dari referensinya dari sahabatnya," Sambung Vicky.
Saat itu Vicky mengaku membeli satu unit Iphone 12 Pro 128 GB dengan harga Rp 15 juta dibawah harga pasaran yakni 17 juta.
Untuk selanjutnya, Vicky mengaku memilih sistem pre order dengan estimasi waktu 2 minggu.
"Selanjutnya saya pesan itu dengan estimasi waktu 2 minggu pre-order, tidak sampai dua minggu saat itu handphone-nya sudah bisa diambil, kita dikabarin handphone sudah bisa diambil," kata Vicky.
Meski begitu, Vicky memilih untuk mengambil handphone yang ia pesan di tempat si penjual. Ia ingin memastikan Iphone yang ia pesan ini sesuai dengan sertifikasinya dan terdaftar resmi di Indonesia.
Setibanya disana, Vicky mengaku telah mengecek Iphone yang ia pesan. Ia menyampaikan bahwa pesan itu sesuai dan terdaftar resmi.
Dari sana Vicky mengaku diajak untuk mempromosikan dan kerjasama dengan Rihana-Rihani dengan iming-iming komisi per unitnya jika terjual.
"Ada ajakan dari si pelaku ini, kalau misalkan buat tambah-tambahan boleh dipromosikan aja itu nanti kita diberikan komisi," ujar Vicky.
Baca Juga: Anies Baswedan Bisa Gagal Jadi Capres 2024 Jika AHY Jadi Cawapres Ganjar, Kok Bisa?
Adapun komisi yang dijanjikan pelaku yakni handphone Rp 800.000 dan airpods Rp 350.000.
Namun, masalah muncul pada November 2021. Pesanan Vicky mulai tak dikirim si kembar.
Pesanan Vicky mulai berkurang seiring dengan berjalannya waktu, dari biasanya 20 unit per bulan menjadi 15 unit per bulan, hingga tinggal 5 unit saja.
"Saya sudah mulai was-was jadi sudah saya cut di bulan Maret (2022), jadi saya gak masukin orderan dulu," paparnya.
Adapun alasan si kembar terkait pesanan yang terus berkurang, Vicky mengaku pelaku beralasan karena permintaan semakin banyak dan harus antre.
Baca Juga: CEK REKENING! KJP Plus Juni 2023 Sudah Cair, Simak Informasi Selengkapnya di Sini
Selain Vicky, diketahui ada banyak reseller yang mengalami kerugian dengan jumlah beragam.
Untuk kasus Vicky ini, ia mengaku telah mengalami kerugian hingga mencapai Rp 5,8 miliar.
"November-Maret ini yang macet ada 435 unit, jadi dari 435 unit itu ada Rp 5,8 miliar," ujar Vicky.
Kini, Vicky dan para korban yang lain telah melaporkan kasus penipuan si kembar ke Polda Metro Jaya, polres Jakarta Selatan dan Polres Kota Tangerang Selatan.***

Share this article
Terkuak siasat penipuan Iphone yang dilakukan si kembar Rihana dan Rihani. Salah satu korban Vicky menceritakan penipuan yang dialaminya