AYOJAKARTA.COM -- Unjuk rasa dilakukan di depan gedung KPK oleh ratusan pemuda yang tergabung dalam Aliansi Rakyat Jelata pada Rabu, 5 juli 2023. Mereka menolak kriminalisasi yang ditujukan kepada capres Anies Baswedan.
Dalam unjuk rasa di depan gedung KPK tersebut, mereka mempertanyakan KPK yang menurutnya sibuk ingin menjadikan Anies Baswedan sebagai tersangka.
Selain itu Aliansi Rakyat Jelata juga membawa spanduk dan yel-yel yang untuk mempertanyakan kredibilitas KPK di bawah kepemimpinan Firli Bahuri.
Baca Juga: 6 Tanda Ternyata Banyak Orang yang Bergantung Sama Kamu
"Kami mempertanyakan kenapa KPK sibuk mengurusi kasus kecil dan melupakan kasus-kasus besar", ungkap Sunardi salah satu orator yang mengaku dari kalangan ojek online dikutip dari Antaranews.com, Rabu, 7 Juli 2023.
Didi Suadi juga menambahkan jika KPK sudah menjadi alat politik untuk menjegal capres Anies Baswedan.
Sementara itu menurut aktivis Rinjani dalam orasinya mengatakan, jika KPK didirikan untuk mengangkat harkat bangsa Indonesia di mata dunia Internasional sebagai upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi.
Baca Juga: 10 Kebiasaan Orang Sukses Sebelum Berangkat Kerja, Mau Ikut Coba?
Ia juga mengatakan bahwa KPK merupakan wakil Tuhan di bumi untuk menangkap koruptor. Akan tetapi, yang terjadi malah sebaliknya KPK menjadi tebang pilih dan menjadi alat kekuasaan.
"Seiring perjalanan, KPK sudah tidak netral bahkan KPK terlihat takut sama capres Anies Baswedan. Kenapa saudara? karena takut dibongkar saudara-saudara", ujarnya saat unjuk rasa.
Dalam menyampaikan orasinya secara berturut-turut, Aliansi Rakyat Jelata menggunakan mobil komando. Tidak hanya itu, mereka juga membentangkan sejumlah tuntutan bernada protes.
Baca Juga: 5 Ciri Orang Jenius Dilihat dari Fisik, Punya Ekspresi Wajah Seperti Ini
Sementara itu, menjelang akhir dari aksi unjuk rasa sebagian peserta membakar ban dan nekat untuk masuk ke dalam gedung KPK. Namun, usaha tersebut berhasil dihalangi oleh petugas pengamanan KPK dan aparat kepolisian. ***

Share this article
Aliansi Rakyat Jelata mempertanyakan KPK yang menurutnya sibuk ingin menjadikan Anies Baswedan sebagai tersangka.