AYOJAKARTA.COM - Tagar "Diambang Kematian" yang mencari keberadaan di mana Nadia menjadi trending di Twitter dan menuai banyak respon dari warganet.
Kisah lama, "Diambang Kematian" yang menceritakan seorang anak dengan nama yang disamarkan yaitu Nadia memiliki kisah mistis yang mencekam.
Pencarian di mana Nadia dan kisah "Diambang Kematian" ini pertama dibagikan oleh akun Twitter @JeroPoint pada 15 April 2022 lalu.
Dalam cuitan tersebut, wanita itu membagikan kisahnya kepada @JeroPoint yang kemudian kembali dibagikan di Twitter. Ia adalah seorang anak bungsu, dan memiliki satu kakak laki-laki yang usianya beda empat tahun.
Kakak lelakinya sering mengajarkan dia untuk menutup mata dan telinga ketika ‘dia’ datang.
“‘Dia’ yg kumaksud ialah makhluk bengis yg selalu meneror kami sejak kecil—tubuhnya manusia, namun kepalanya berwujud kambing dengan tanduk-tanduk meruncing, mata merah menyala dan telapak tangan besar lengkap dengan kuku-kuku hitam panjang yang mana nampak lebih tajam dari pisau,” tulisnya.
Disebutkan bahwa makhluk itu yang telah merenggut keutuhan dan keharmonisan keluarga Nadia. Makhluk itu tak pernah absen untuk menerornya setiap malam Selasa.
Wanita itu tinggal bersama keluarganya di salah satu kota besar di daerah Jawa Timur.
Mulanya keluarganya adalah keluarga yang harmonis dan penuh kehangatan, bahkan ia juga merasa beruntung karena memiliki orang tua yang selalu mengayomi.
Kedua orang tuanya merupakan seorang pedagang di pasar, dari toko kecil melesat memiliki punya toko besar dan jadi distributor sembako ke warung-warung yang menyebar sampai ke kota seberang.
Ia tinggal di salah satu kawasan perumahan, diantara rumah yang lain, rumah dialah yang paling sering direnovasi.
Singkat cerita, sang ibu tiba-tiba bersikap aneh, ia menjadi sering melamun, pandangan kosong dan sakit-sakitan. Bahkan setiap jam 12 malam ia selalu melindur berjalan.
Lebih lanjut, ketika mereka sedang berada di ruang makan, lalu ibunda pergi ke dapur. Tak disangka, kejadian mengejutkan pun terjadi. Sang ibu tiba-tiba memasukan kepalanya di air yang mendidih.
“Aku melihat dengan mata kepalaku sendiri, ibu berdiri di depan kompor, dia membuka tutup panci yang airnya sudah menggolak mendidih,” tulisnya
“Setelah itu,secara mengejutkan ibu mencelupkan kepalanya sendiri ke dalam air mendidih yang masih berada di atas kompor yang menyala tersebut,” lanjutnya.
Untuk informasi, ibunya meninggal pada 2002. Setelah sepuluh tahun selanjutnya, di 2012 kakak laki-lakinya juga meninggal dengan cara tragis.
Sebelumnya, ayahnya sempat mengakui bahwa dia telah melakukan pesugihan atas persetujuan sang ibu. Awalnya hanya meminta tumbal kepala kambing.
Namun semakin lama, tumbal yang diminta adalah orang tersayang yang dimiliki orang tuanya.
Setelah itu, Nadia pun ternyata mendapat banyak teror yang membuatnya semakin was-was karena terus melihat kejadian menyeramkan.
Firasat Nadia soal kematiannya mungkin tak bisa lepas dari kemungkinan fakta takdir mengerikan ini.
"2002, ibuku. 2012, kakakku. 2022… apakah aku selanjutnya?"
Apakah itu berarti kematian Nadia sudah pasti? Masalahnya tahun 2022 sudah berlalu. Bagaimanakah nasibnya saat ini?"
Namun, dalam cerita tersebut setidaknya ada dua petunjuk atau clue yang memberikan gambaran di. ana Nadia saat ini.
Baca Juga: Teka-Teki Sosok Cawapres Anies Baswedan, Surya Paloh Pilih Tunggu Dua Sosok Ini Dulu, Siapakah?
Pertama ia menyebut tinggal di salah satu kota besar di daerah Jawa Timur. Berdasarkan pencarian, setidaknya ada lima kota besar di Jawa Timur. Yakni Surabaya, Malang, Kediri, Probolinggo, dan Batu.
Kemudian bisnis yang dikembangkan ayahnya adalah warung sembako yang menyuplai toko-toko di seberang Pulau Jawa.
Selain lokasi, Nadia juga sempat menyebutkan lokasi dukun pesugihan yanh dikatakan ada di kampung di ujung Pulau Jawa yang terkenal akan kleniknya.
Apakah Banyuwangi yang dimaksud? Banyuwangi sendiri dulu dikenal dengan banyaknya dukun yang tinggal di daerah sekitar tersebut.
Saat ini keberadaan dan kondisi Nadia terkini belum diketahui. Apakah dia masih hidup atau sudah meninggal.***

Share this article
Tagar Diambang Kematian yang mencari keberadaan di mana Nadia menjadi trending di Twitter dan menuai banyak respon dari warganet.