AYOJAKARTA.COM – Salah satu alasan yang menjadikan masyarakat berurusan dengan pinjaman online atau pinjol adalah kemudahan.
Selain mudah, alasan utama yang membuat pinjaman online atau pinjol digemari adalah kebutuhan akan pemenuhan ekonomi.
Berbeda dengan perbankan konvensional yang memerlukan banyak persyaratan, pinjaman online atau pinjol sangat mudah dilakukan.
Besarnya pangsa pasar dari masyarakat yang terlibat dengan pinjaman online atau pinjol menunjukan pentingnya pembaharuan terkait regulasi.
Baca Juga: 5 Tanda Orang yang Tak Bisa Menghargai Pasangan, Sering Umbar Janji hingga Emosian
Pernyataan mengenai pinjol tersebut disampaikan Achmad Nur Hidayat yang merupakan Pengamat Kebijakan Publik.
Adanya beragam permasalahan atau tindak kriminal yang timbul akibat pinjol menurut Achmad Nur Hidayat merupakan dampak kurangnya pengawasan.
“Ini menunjukkan atau penyalahgunaan pinjol ini begitu luar biasa di masyarakat kita,” ujar Achmad Nur Hidayat.
Terkait dengan dampak pinjol, sepanjang tahun 2023 masyarakat sempat dikejutkan dengan sejumlah kasus bunuh diri dan pembunuhan.
Baca Juga: 4 Tips Merawat Sasis Motor Matic agar Tidak Berkarat dan Keropos yang Bisa Sebabkan Patah Rangka
Pada Februari di Bogor, seorang wanita berusia 25 tahun nekat mengakhiri hidup akibat tekanan mental karena pinjol.
Selain itu, kasus bunuh diri juga terjadi di sejumlah kota lain seperti Malang, Kalimantan Timur serta Banjarmasin.
Adanya beragam kasus kriminal serta bunuh diri yang terjadi di masyarakat yang berkaitan dengan pinjol, perlu ditangani secara serius.
Selain kasus bunuh diri, pinjaman online juga menjadi pencetus terjadinya sejumlah peristiwa pembunuhan.
Baca Juga: 7 Jurus Jitu Ini Bisa Bikin Kamu Disukai Banyak Orang, Tertarik Coba?
Pada Februari 2023, di Ngawi sempat terjadi kasus pembunuhan yang dilakukan seorang istri kepada suaminya akibat tidak diberi uang.
Kasus pembunuhan akibat pinjol bukan saja terjadi di Ngawi, tetapi juga di Sleman, Semarang serta belum lama ini di Depok.
Sehubungan dengan adanya fakta sosial di masyarakat mengenai dampak dari pinjol, Pakar Psikologi Forensik Reza Indragiri memberi tanggapan.
Menurut Reza Indragiri, selain memiliki efek menyenangkan secara psikologis bagi sebagian orang, berhutang juga memiliki efek tegang.
Baca Juga: 5 Tanda Kamu Tidak Dianggap Teman oleh Orang di Dekatmu
Ketegangan yang dialami seseorang akibat tekanan sosial yang timbul akibat berhutang bisa meningkatkan keinginan untuk menyakiti.
“Saat mengalami financial stress seperti ini, kecenderungannya untuk bunuh diri 20 kali lipat lebih tinggi daripada mengalami stress yang lain,” jelas Reza Indragiri.
Banyaknya kasus bunuh diri atau pembunuhan yang terjadi yang diakibatkan oleh pinjol, menurut Reza Indragiri merupakan hal biasa dalam psikologi.
Baca Juga: 8 Aplikasi Pinjol Cepat Cair yang Diawasi OJK, Hanya Pakai KTP
“Karena orang yang terbebani hutang pasti akan stress, cemas, takut, depresi, kondisi psikologis yang bisa mengantarkan seseorang untuk berlaku agresif,” ungkap Reza Indragiri.
Reza Indragiri menambahkan sikap dan perilaku agresif yang dialami bisa dilakukan ke orang lain, objek selain manusia ataupun ke diri sendiri.
Demikian seperti dirangkum Ayojakarta pada Senin 14 Agustus 2023 dari YouTube Metro TV.***

Share this article
Berikut ini alasan psikologis orang nekat melakukan kriminalitas akibat terjerat pinjol menurut Pakar Psikologi Forensik.