AYOJAKARTA.COM - Ternyata begini perjalanan hidup Dedi Mulyadi yang digugat cerai oleh istrinya, Bupati Purwakarta.
Baru-baru ini, kabar mengejutkan datang dari pasangan Dedi Mulyadi dan Anne Ratna Mustika.
Sebelumnya, telah beredar luas kabar bahwa Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika menggugat cerai suaminya yaitu Dedi Mulyadi.
Bukan hanya kabar burung saja, gugatan cerai dari Anne Ratna Mustika bahkan sudah didaftarkan ke Pengadilan Agama Purwakarta.
Diketahui bahwa Dedi Mulyadi merupakan sosok yang sudah terjun lama dalam dunia politik.
Banyak masyarakat yang telah mengenal Dedi Mulyadi sejak lama, khususnya karena ia merupakan salah seorang politikus yang memiliki nama baik di mata publik.
Dedi Mulyadi juga dikenal oleh masyarakat lewat kanal YouTube yang kini memiliki lebih dari 3,8 juta subscribers.
Melalui kanal YouTubenya, Dedi membagikan berbagai macam pengalaman dan pelajaran hidup untuk para penontonnya.
Pada sebuah video di kanal yang sama, Dedi Mulyadi membagikan kisahnya sendiri tentang seorang anak petani yang berhasil menjadi bupati.
Dikutip AyoJakarta.com dari kanal YouTube KANG DEDI MULYADI CHANNEL pada Senin (26/9/2022), berikut ini adalah kisah Kang Dedi Mulyadi yang bisa dijadikan inspirasi.
Kang Dedi merupakan anak ke-9 yang lahir dari keluarga sederhana dengan orang tua bekerja sebagai tentara palang II prajurit.
Keadaan ayah Dedi Mulyadi yang sakit pada usia 28 tahun membuatnya tidak bisa lagi melanjutkan tugas dan harus tinggal di desa.
Di sisi lain, ibu dari Dedi Mulyadi tidak bisa baca tulis dan bahkan tidak mengenyam bangku sekolah.
Suami dari Anne Ratna Mustika ini kemudian menceritakan sosok ibunya yang memiliki semangat kuat, bahkan bisa mengurus sembilan anak tanpa pendidikan yang cukup.
Ibunya terpaksa harus pergi ke sawah dengan membawa cangkul karena bapak Kang Dedi sakit.
Kang Dedi juga menceritakan awal mula kariernya dari seorang pedagang beras yang mengumpulkan uang hingga mencalonkan diri dan berhasil menjadi anggota DPRD.
Ia kemudian bercerita tentang dirinya yang berusaha untuk maju menjadi Wakil Bupati dengan bermodalkan 500 ribu rupiah di saat usianya baru 30 tahun.
Ia juga bercerita bahwa ibundanya meninggal pada tahun 2003 ketika ia menjabat sebagai Wakil Bupati dan mencoba untuk membalaskan jasa ibunya melalui orang lain.
“Saya ingin berterima kasih dengan cara mengangkat harkat dan martabat orang-orang seperti ibu saya,” ucapnya dalam video tersebut.
“Setiap orang punya harapan. Tidak ada kata miskin, tidak ada kata kampung, tidak ada kata tertinggal, yang ada adalah kita setara dengan siapapun,” pungkasnya.***

Share this article
Berikut perjalanan hidup Dedi Mulyadi, anggota DPR RI yang digugat cerai Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika.